Harga Bawang dan Cabai Naik, Disdag Bandar Lampung Pastikan Stok Pangan Masih Aman
LAMPUNG17 TV (SMSI) WWW.LAMPUNG17.COM BANDAR LAMPUNG – Sejumlah komoditas pangan di Kota Bandar Lampung mengalami kenaikan harga dalam beberapa pekan terakhir. Kenaikan tersebut terjadi pada sejumlah bahan kebutuhan pokok yang menjadi konsumsi harian masyarakat, terutama bawang merah dan cabai yang tercatat mengalami penyesuaian harga di sejumlah pasar tradisional. Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin, mengatakan kenaikan harga tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, mulai dari pergerakan nilai tukar dolar Amerika Serikat, kendala distribusi, hingga kondisi cuaca yang kurang mendukung di daerah sentra produksi. Menurutnya, gangguan pasokan dari daerah penghasil turut memengaruhi ketersediaan komoditas di pasar sehingga harga mengalami kenaikan secara bertahap. “Secara umum kenaikan harga masih dalam batas yang wajar. Kenaikannya berkisar antara lima hingga sepuluh persen dibandingkan pekan sebelumnya dan belum terlalu berdampak terhadap daya beli masyarakat,” ujar Erwin. Berdasarkan hasil pemantauan Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, harga bawang merah saat ini mencapai Rp52 ribu per kilogram. Sementara cabai rawit lokal dijual sekitar Rp66 ribu per kilogram dan cabai rawit caplak mengalami kenaikan hingga Rp72 ribu per kilogram. Meski terjadi kenaikan harga pada beberapa komoditas, Pemerintah Kota Bandar Lampung memastikan ketersediaan stok kebutuhan pokok masih dalam kondisi aman. Pasokan dari berbagai daerah penghasil disebut masih terus berjalan sehingga kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi. Erwin mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena stok pangan di pasaran masih tersedia dan distribusi barang berjalan normal. Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung juga terus melakukan pemantauan harga di pasar tradisional maupun modern guna memastikan distribusi komoditas berjalan lancar. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas harga sekaligus mengantisipasi kemungkinan gangguan pasokan yang dapat memicu lonjakan harga lebih tinggi. Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen menjaga kestabilan harga serta ketersediaan bahan kebutuhan pokok melalui koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Dengan upaya tersebut, diharapkan aktivitas perdagangan tetap berjalan baik dan daya beli masyarakat dapat terus terjaga. (red)

Chicken Vendors Complain About Lack of Buyers Despite Stable Prices After Eid al-Adha

Siboras Red Chili Potential Reaching National and Global Markets, Simalungun Regent Attends Grand...

Gubernur dan Wali Kota Hadiri Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-344 Bandar Lampung

PWK - TERNYATA BAYARAN KEMAL JADI PENYIAR RADIO LEBIH MAHAL DARI DESTA

Bandar Lampung Middle School Admissions 2026/2027 Opens Four Enrollment Tracks, Education Office ...

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal melakukan Kunjungan Kerja ke Kabupaten Pringsewu

MBG Mulai Beroperasi Lagi, Harga Cabai hingga Daging Ayam Mengalami Kenaikan

LIBUR MBG PICU PENURUNAN HARGA KEBUTUHAN POKOK DIPASAR

Prices of Chili to Chicken Rise as Free Nutritious Meal Program Resumes on the First Day of School

Bandar Lampung Hosts 2026 National Coordination Meeting for Samsat

Amazing Toilet Bowl Manufacturing Process | How Toilet Bowls Are Made in Factory

Space-Saving Beans Growing | Grow Beans That Are Plentiful And Sweet

BDL Color Run and Zumba Fitness Brighten Up the 344th Anniversary of Bandar Lampung City

Cooking A Massive Lamb Pilaf For a Mountain Village Feast!

Eps 21 - BERTAHAN HIDUP DI PULAU TAK BERPENGHUNI! | Pulau Widi 🇮🇩

First Impressions of Bandung, Indonesia (This City Has The FRIENDLIEST Locals!) 🇮🇩

La granja de sandías más grande del mundo cómo se cultivan las sandías desde la semilla hasta la cos

I've never tried zucchini like this before! Now I cook this zucchini five times a week!

🌴 How Are Dates Harvested and Processed Inside Modern Factories?

