[FULL] Konsolidasi Pembangunan Pertanian Wilayah Papua 2026
Dukungan terhadap pembangunan sektor pertanian terus menguat di seluruh wilayah Papua. Dalam Konsolidasi Pembangunan Pertanian Wilayah Papua 2026, kepala daerah, petani, kepala dinas, dan penyuluh pertanian lapangan (PPL) dari Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Barat, Papua Barat Daya, dan Papua menyatakan komitmen bersama untuk mengawal dan menyukseskan berbagai program pertanian pemerintah yang dinilai telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Forum konsolidasi tersebut menjadi wadah penyamaan langkah antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pembangunan pertanian di Tanah Papua. Berbagai program strategis, mulai dari cetak sawah, pengembangan komoditas unggulan, hingga bantuan sarana dan prasarana pertanian, mendapat dukungan luas dari pemerintah daerah maupun para pelaku usaha tani. Sejumlah kepala daerah menyampaikan bahwa program-program pertanian yang dijalankan Kementerian Pertanian telah memberikan dampak positif bagi peningkatan produksi dan kesejahteraan masyarakat. Di Kabupaten Sarmi, misalnya, telah disiapkan lahan seluas 640 hektare untuk cetak sawah melalui kesepakatan bersama masyarakat adat pemilik hak ulayat. Sementara itu, petani dari Sorong Selatan menilai program cetak sawah membuka peluang baru bagi masyarakat Papua untuk meningkatkan kemandirian pangan dan memperkuat ekonomi keluarga. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah akan terus memperkuat pembangunan pertanian di Tanah Papua melalui dukungan anggaran sekitar Rp5 triliun dalam dua tahun terakhir. Anggaran tersebut digunakan untuk pengembangan cetak sawah seluas 80 ribu hektare pada 2025–2026, bantuan alat dan mesin pertanian modern, pembangunan irigasi, serta pengembangan berbagai komoditas strategis seperti padi, jagung, kopi, kakao, pala, sagu, ubi jalar, dan singkong. Dalam pertemuan tersebut, berbagai usulan yang disampaikan kepala daerah, petani, dan pemangku kepentingan daerah mendapat respons langsung dari Kementerian Pertanian. Usulan tersebut mencakup kebutuhan alat mesin pertanian, pembangunan dan rehabilitasi irigasi, hingga perluasan areal cetak sawah yang dinilai penting untuk mempercepat transformasi sektor pertanian di Papua. Menurut Amran, keberhasilan pembangunan pertanian membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, petani, penyuluh, serta seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, konsolidasi lintas wilayah Papua menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh program berjalan efektif, meningkatkan produksi pangan, sekaligus mendorong kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat Papua. #pertanianmaju #PapuauntukIndonesia #kementerianpertanian

Mentan Amran Tantang Kampus Cetak Inovasi, Indonesia Bidik Superpower Pangan

Mentan Amran Gaspol Bangun Ekosistem Bawang Putih, Target Mandiri dalam Tiga Tahun

Energy Forum 2026
![Bagaimana Caranya Bisa Mengolah Dana Desa Dengan Baik? - Jaga Desa Podcast [Episode 1]](https://i.ytimg.com/vi/44LBu8X0yuc/hqdefault.jpg?sqp=-oaymwEjCNACELwBSFryq4qpAxUIARUAAAAAGAElAADIQj0AgKJDeAE=&rs=AOn4CLCLVjbbFomLuMy5f-Jxmdy2ey4c0w)
Bagaimana Caranya Bisa Mengolah Dana Desa Dengan Baik? - Jaga Desa Podcast [Episode 1]
![[FULL] DRAMA KASUS IJAZAH JOKOWI: KEPOLISIAN DAN KEJAKSAAN BERSIMPANG JALAN?](https://i.ytimg.com/vi/RxIehMb5xUQ/hqdefault.jpg?sqp=-oaymwEjCNACELwBSFryq4qpAxUIARUAAAAAGAElAADIQj0AgKJDeAE=&rs=AOn4CLDEoc4CZ-Z7NaQ2mSjXyQxEslZr0A)
[FULL] DRAMA KASUS IJAZAH JOKOWI: KEPOLISIAN DAN KEJAKSAAN BERSIMPANG JALAN?
![[FULL] Consolidation of Agricultural Development in the Papua Region 2026](https://i.ytimg.com/vi/vLJAdVpp0hs/hqdefault.jpg?sqp=-oaymwEjCNACELwBSFryq4qpAxUIARUAAAAAGAElAADIQj0AgKJDeAE=&rs=AOn4CLCGl_-7nsYyfSVIswGsBjLvBXSlAQ)
[FULL] Consolidation of Agricultural Development in the Papua Region 2026

🔴LIVE - Kesejahteraan Guru Terhimpit Anggaran? | DIPO INVESTIGASI

Penas 2026: Wapres Gibran Tegaskan Indonesia Makin Kokoh Menuju Kemandirian Pangan
![[FULL] PESAN PENTING NAKHODA TIM EKONOMI | Top Economy](https://i.ytimg.com/vi/hCIKACTQZJM/hqdefault.jpg?sqp=-oaymwEjCNACELwBSFryq4qpAxUIARUAAAAAGAElAADIQj0AgKJDeAE=&rs=AOn4CLAxEat0a3DPrD3HqfadhHjAuWTOAQ)
[FULL] PESAN PENTING NAKHODA TIM EKONOMI | Top Economy
![[FULL] Marak Demo, Kepala Bappisus Tantang Mahasiswa: Kalau Mau Diskusi, Ayok! | NTV](https://i.ytimg.com/vi/9-wpFt0Vmb0/hqdefault.jpg?sqp=-oaymwEjCNACELwBSFryq4qpAxUIARUAAAAAGAElAADIQj0AgKJDeAE=&rs=AOn4CLAUmzjJgqVaLLozZ7L3E8gvdhDqsA)
[FULL] Marak Demo, Kepala Bappisus Tantang Mahasiswa: Kalau Mau Diskusi, Ayok! | NTV

Konsolidasi Pembangunan Pertanian Wilayah Papua 2026
![[LIVE] Presiden Prabowo Yakin RI Jadi Lumbung Padi Dunia | NBH](https://i.ytimg.com/vi/M-_Kv0YhxVw/hqdefault.jpg?sqp=-oaymwEjCNACELwBSFryq4qpAxUIARUAAAAAGAElAADIQj0AgKJDeAE=&rs=AOn4CLBpXXZHb-Qsm5zR2CC5KVHColJw1A)
[LIVE] Presiden Prabowo Yakin RI Jadi Lumbung Padi Dunia | NBH

Tom Lembong Bicara Tips Survive Financial “in this economy”

Mentan Amran Tegaskan Tak Ada Ampun Bagi Penyedia Benih Nakal: Blacklist Hingga Jalur Hukum

Blak-Blakan di Gudang Beras: Mentan Jawab Kritik Pedas Pengamat Pertanian!

Why Is the Free Nutritious Meal Program Always the Scapegoat for the Prabowo Administration? ft. ...

YANUAR RIZKY: PEMERINTAH TAK MAMPU BERI HARAPAN... PERANG KELAS TERJADI...!!!

Diskusi Publik "Menakar Kebijakan Industri Sawit Menuju Indonesia Emas 2045"

Rocky: Prabowo Perlu “Radical Break”, Ganti 90% Kabinet

