INOVASI LADY DII

UPTD Puskesmas Japah mencetuskan inovasi layanan LADY DII (Selapan Ready dengan Implant dan IUD) untuk menanggulangi tingginya risiko Angka Kematian Ibu dan Bayi akibat minimnya jarak antarkehamilan. Dengan sistem proaktif yang mengintegrasikan layanan persalinan dan tindakan Keluarga Berencana (pemasangan IUD/Implant) dalam satu waktu di ruang PONED, inovasi ini meniadakan kesenjangan "lupa ber-KB" pada masa nifas. Didukung alur operasional komprehensif dan pelibatan lintas sektoral (Pentahelix), LADY DII berhasil menciptakan dampak yang masif dan terukur, terbukti dari lonjakan partisipasi KB pascasalin dari yang awalnya hanya 11 akseptor (2,8% dari total 392 kelahiran pada tahun 2021) melesat menjadi 336 akseptor (80% dari total 420 kelahiran pada tahun 2023). dan di tahun 2025 mengalami kenaikan sebanyak 85 % dari total 325 kelahiran, yaitu sejumlah 276.