🔴Operasi Balasan! Iran Bombardir 85 Fasilitas Militer AS, Trump Nyatakan Gencatan Senjata Berakhir
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Iran dilaporkan melancarkan serangan balasan terhadap sejumlah fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Teluk Persia. Hal itu setelah Washington lebih dulu menggempur lebih dari 80 target militer Teheran. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada Rabu (8/7/2026) buka suara. Dilaporkan bahwa angkatan udara dan angkatan laut Iran telah menjalankan operasi gabungan menggunakan rudal serta drone. Melalui operasi itu menyasar sedikitnya 85 lokasi militer Amerika Serikat di Timur Tengah. Eskalasi terbaru tersebut memperlihatkan konflik kedua negara kembali memanas setelah sebelumnya sempat menempuh jalur diplomasi melalui kesepakatan gencatan senjata sementara. Dalam pernyataan resminya, IRGC mengatakan sasaran utama operasi itu adalah pangkalan Armada Kelima Amerika Serikat di Bahrain dan Pangkalan Udara Ali Al-Salem di Kuwait. Operasi itu disebut sebagai bagian dari serangan balasan Iran terhadap Amerika Serikat. "Respons awal," ujar IRGC, merujuk pada operasi yang dilakukan sebagai balasan atas serangan udara Amerika Serikat. Menurut IRGC, serangan udara Amerika Serikat sebelumnya menghantam lebih dari 80 target militer Iran. Sasaran yang diserang mencakup sistem pertahanan udara, radar pantai, fasilitas rudal antikapal, hingga armada kapal cepat milik IRGC di sekitar Selat Hormuz. Kedua pangkalan militer Amerika Serikat yang menjadi sasaran Iran selama ini diketahui merupakan bagian penting dari jaringan operasi militer Washington di kawasan Teluk dan Timur Tengah. Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa gencatan senjata Washington dan Iran telah berakhir. Hal ini ditegaskan oleh Trump dalam pernyataan terbarunya pada Rabu (8/7/2026) di KTT NATO di Ankara Turki. "Sejauh yang saya ketahui, ini sudah berakhir," kata Trump pada KTT NATO di Ankara. Trump bahkan menyebut bahwa berurusan dengan Iran hanya buang-buang waktu. "Hanya membuang waktu berurusan dengan mereka," cetusnya, dilansir kantor berita AFP, Rabu (8/7/2026). Dari laporan militer AS yang dikutip dari Anadolu Agency, pasukan AS sendiri telah menghantam lebih dari 80 target terkait Iran dalam serangan balasan. Komando Pusat AS atau CENTCOM juga mengumumkan bahwa pasukannya melancarkan serangan ofensif yang menargetkan sistem pertahanan udara Iran. AS mengklaim telah menyerang jaringan komando dan kendali, lokasi radar pesisir, hingga kemampuan rudal anti-kapal. Pasukan Trump juga mengklaim telah menyerang lebih dari 60 kapal kecil milik IRGC di sekitar Selat Hormuz. Sementara itu, IRGC mengklaim bahwa pasukannya telah menyerang 85 fasilitas militer AS. Termasuk di antaranya operasi gabungan rudal dan drone terhadap negara sekutu AS. IRGC mengatakan serangan Iran tersebut juga menghantam pangkalan Armada Kelima AS di Bahrain dan Pangkalan Udara Ali Al-Salem di Kuwait. (Tribun-Video.com) Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Iran Balas Dendam Besar-besaran! 85 Basis Militer AS di Bahrain dan Kuwait Digempur Rudal dan Drone, https://www.tribunnews.com/internasio.... Penulis: Namira Yunia Lestanti Program: Hot Topic Editor Video: Difa Isnaeni Azizah #viory

Kenapa Pejabat Sekarang Makin Sembarangan Bicara?

AS Klaim Dirinya Menang atas Iran, Mantan Dubes RI untuk Iran: Trump Orang Sakit | AKIM

Diduga Hasil TPPU Kasus Asabri, Polisi Angkut Koper Berisi Uang Tunai Rp67,2 Miliar dari Cipete

Polisi Sita 60 Miliar Rupiah Saat Geledah Kafe Milik Jampidsus Febrie Adriansyah di Cipete

🔴Iran Murka! AS Gempur Teheran Saat Pemakaman Khamenei, IRGC Balas Serangan hingga Ancam Washington

Eropa Diterpa Panas Ekstrem! China Panen Ekspor AC | Sindo Prime | 02/07

Argentina vs. Egypt Highlights FIFA World Cup 2026 | Sportschau

🔴 PANAS! KUBU Jokowi Minta Roy Suryo, PSI Ingin Jateng Jadi Kandang Gajah

Neraka Baru Tercipta di Israel? 3000 Rudal Iran ‘Meledak’ Balas Siasat Trump Serang Pelayat Khamenei

Completely Destroyed Giant Gear Turned into Brand New Gear | Extreme Manufacturing Process

🔴 Moment Terakhir Robby Pantjoro Sebelum Kecelakaan McLaren Terbelah Dua, Begini Kondisi Terbaru
![[LIVE] Kafe di Cipete Digeledah, Terkait 3 Kasus Korupsi! | NTV TONIGHT](https://i.ytimg.com/vi/Xt-D5pdiTes/hqdefault.jpg?v=6a4e5e46&sqp=-oaymwEjCNACELwBSFryq4qpAxUIARUAAAAAGAElAADIQj0AgKJDeAE=&rs=AOn4CLDPRF8Rs2efosdNbGFDs_UIXY9Fng)
[LIVE] Kafe di Cipete Digeledah, Terkait 3 Kasus Korupsi! | NTV TONIGHT

REFLY HARUN: MAAF MAS ROY... SAYA MEMBELA DIRI DARI FITNAH...!!!

Did Trump pressure FIFA? | World Cup controversy, tragedy in Venezuela, and ICE separating families

Top Brilliant Recycling and Manufacturing Mass Production Factory Process Videos

OIL PRICES CRASH! PLUMMET to $60, Making TRUMP Harder to Beat... Are IDX Issuers at Risk?

"NATO Faces A Stunning Defeat", Mearsheimer's Chilling Ukraine Prediction | NATO SUMMIT

Key details after Trump says Iran ceasefire is over and threatens more strikes

NADIEM MAKARIM: WHITE-COLLAR CRIME DOES NOT DESERVE POLITICAL PROTECTION

