Blusukan BRO!! || Eks Dipo Lokomotif Bojonegoro dan Percabangan Jalur Non Aktif Bojonegoro-Jatirogo

pada kesempatan yang indah ini saya kembali lagi melakukan blusukan menelusuri keberadaan Eks Dipo lokomotif Bojonegoro dan juga penasaran tentang bagaimanakah wujud dari dipo lokomotif tersebut, pada saat saya menelusuri bekas bangunan tersebut saya sempat bertemu dengan eks pegawai PJKA (Masinis) Bpk Sutikno. beliau juga pemilik dari warung kopi sebelahnya lokasi keberadaan depo lokomotif bojonegoro. Stasiun Bojonegoro (BJ) merupakan stasiun kereta api kelas besar tipe B yang terletak di Sukorejo, Bojonegoro, Bojonegoro, tepatnya di Jalan Gajah Mada yang menghubungkan Bojonegoro dengan Babat. Stasiun yang terletak pada ketinggian +15 m ini termasuk dalam Daerah Operasi VIII Surabaya. Stasiun ini menghadap ke arah timur laut dan memiliki tujuh jalur kereta api. Semua jalur menyatu pada ujung-ujungnya, kecuali jalur 6. Awalnya jalur 3 adalah sepur lurus, namun setelah pembangunan jalur ganda selesai, jalur 4 juga dijadikan sebagai sepur lurus. Jalur 6 adalah sepur badug yang jalan masuknya dari arah timur. Di jalur 7 ada wesel ke arah timur yang mengarah ke jalur utama dan yang lurus merupakan sepur badug. Dahulu ke arah timur dari jalur 2 stasiun ini terdapat jalur rel yang berakhir di Rembang, namun kini jalur itu sudah tidak dioperasikan lagi. Jalur ini juga bercabang di Rembang menuju Blora dan Cepu yang juga sudah dinonaktifkan. Terakhir jalur ini dipakai untuk mengangkut pasir kuarsa dari Stasiun Jatirogo, sebelum layanan ini dihentikan tahun 2001 silam. Stasiun Bojonegoro dahulu juga mempunyai dipo lokomotif di sebelah barat laut dan pernah melayani kereta api angkutan pasir kuarsa ke Cilacap. (WIKIPEDIA). =============================================================== --- FACEBOOK :   / yulius.kristianto.96   --- Email For Bussiness : [email protected] ===============================================================