Seni Terbang Laro khas Kabupaten Pasuruan

Salah satu sejarah Terbang Laro berawal dari kesenian yang memiliki corak islam di Kabupaten Pasuruan yaitu Seni Pertunjukan Terbang Laro, selain itu Terbang Laro merupakan kesenian yang berasal dari Kabupaten Pasuruan tepatnya berada di Desa Cendono, Kecamatan Purwosari. Kesenian ini berasal dari musik hadrah atau biasanya disebut terbangan yang dimana seni ini melekat dengan unsur islami yang tidak lepas dari sejarah Kabupaten Pasuruan. Seni Pertunjukan Terbang Laro sendiri berasal dari kata “Terbang” dan “Laro”. Terbang merupakan alat musik pukul yang biasanya disebut juga rebana yang digunakan dalam acara keagamaan seperti sholawatan. Sementara itu Laro merupakan kependekan dari kata ular-ular kaweruh yang memiliki arti menyalurkan ataupun memberikan pengetahuan dan suri tauladan yang baik. Jadi Seni Pertunjukan Terbang Laro merupakan suatu kesenian yang menggunakan iringan musik hadrah dimana pada kesenian tersebut terdapat tarian serta seni peran, selain memiliki nilai keindahan kesenian juga memiliki nilai pembelajaran yang sangat berguna bagi kehidupan. Adapun fungsi dan makna penting dalam Seni Terbang Laro, antara lain: • Mendekatkan diri kepada Tuhan yang Maha Kuasa; • Menjadi identitas tersendiri bagi masyarakat Pendalungan; • Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi; • Membentuk jiwa Nasionalis dan Religius; • Menjunjung tinggi semangat Persatuan dan Gotong royong; • Sebagai ikon Kesenian masyarakat Pendalungan khas Kabupaten Pasuruan; • Meningkatkan kesejahteraan masyarakat Instagram : @disbudparkabpas Tiktok : @diabudparkabpas Facebook : disbudpar kaabupaten pasuruan Web : https://disbudpar.pasuruankab.go.id