KPK: Raja Juli Semestinya Laporkan Dugaan Gratifikasi
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni semestinya melaporkan dugaan gratifikasi berupa amplop yang ditinggalkan Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby seusai audiensi di Kantor Kementerian Kehutanan. KPK menegaskan, pelaporan dugaan gratifikasi merupakan kewajiban setiap penyelenggara negara sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. "Ya, mestinya itu kesadaran dari pihak penyelenggara negaranya," kata Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu, 4 Juli 2026. Taufik mengatakan setiap penyelenggara negara semestinya memahami kewajibannya untuk melaporkan dugaan gratifikasi. Menurut dia, peraturan perundang-undangan telah mengatur kewajiban tersebut sehingga pejabat tidak perlu menunggu pemberitahuan dari aparat penegak hukum. Pernyataan itu disampaikan setelah Raja Juli menggelar konferensi pers di Kementerian Kehutanan. Dalam kesempatan tersebut, Raja Juli mengaku Suhardiman meninggalkan sebuah amplop seusai audiensi pada 2 Juni 2026. Ia mengklaim baru mengetahui keberadaan amplop itu setelah Suhardiman meninggalkan ruang pertemuan. Raja Juli kemudian memerintahkan ajudannya mengembalikan amplop tersebut pada 12 Juni 2026 atau 17 hari sebelum KPK menggelar operasi tangkap tangan. Meski demikian, Taufik menegaskan pengembalian amplop tidak serta-merta menghapus unsur pidana. Penyidik masih akan menilai posisi pengembalian tersebut dalam konstruksi perkara dugaan suap terkait pengurusan rekomendasi pelepasan kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT). "Pengembalian kan tidak menghapus pidana," ujarnya. Foto: tempo.co Editor: Ridian Eka Saputra

Chronology of Ustaz Abdul Somad Being Blocked and Rejected by Kutai Barat Residents While Arrivin...

Playing with Fire: The Remaining Budget Emergency Fund | Explain This!

Polemik Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing, KPK: Kembalikan Amplop Tak Hapus Pidana

Sempat Disuruh Belikan Tiket Om Bas, Eks Kabag Umum Setda Gua Beberkan Alasan Dicopot Bupati

Dosen Menangis Saat Bersaksi, Ketua MK Pasang Badan Tekan Kampus Tidak Boleh Intimidasi Saksi
![[FULL] Analisis Peneliti Pukat UGM soal Polemik Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut Raja Juli](https://i.ytimg.com/vi/616Q9vVLda0/hqdefault.jpg?sqp=-oaymwEjCNACELwBSFryq4qpAxUIARUAAAAAGAElAADIQj0AgKJDeAE=&rs=AOn4CLBnEMcoNBGERzXyjNR62G8yvaPhag)
[FULL] Analisis Peneliti Pukat UGM soal Polemik Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut Raja Juli

How the Prabowo Administration Stems Protests Against the Free Nutritious Meal (MBG) Program | Bo...

Forestry Minister Returns Mysterious Envelope from Kuansing Regent, KPK: Does Not Eliminate Crimi...

Nama Raja Juli Disebut, Akankah KPK Lanjut? | Buka Kartu

Amplop Bupati Kuansing ke Menhut Raja Juli Tuai Polemik, Ini Analisis Pukat UGM

CUKUP MINTA MAAF GAK PERLU GANTI RUGI! DR BONATUA TUNTUT SEMUA PIHAK TERKAIT ISU IJAZAH JKW!!

KPK's Response to Forestry Minister Raja Juli Returning Envelope from Kuansing Regent

Heated Debate: Gowa Regent's Household Head Rejects "Facilitation" Label in Alleged Affair Case

Amplop Bupati di Meja Menteri Raja Juli | Kabar Pagi
![Polemik Menhut Kembalikan Amplop Bupati Kuansing - [Primetime News]](https://i.ytimg.com/vi/_3pGhDw82B0/hqdefault.jpg?sqp=-oaymwEjCNACELwBSFryq4qpAxUIARUAAAAAGAElAADIQj0AgKJDeAE=&rs=AOn4CLCzD-BB9m4i3_rIb465BUjYSJeYvQ)
Polemik Menhut Kembalikan Amplop Bupati Kuansing - [Primetime News]

Kenapa Pejabat Sekarang Makin Sembarangan Bicara?

Ritual Kejawen Soeharto, Meditasi di Gunung-Sungai Tiap Malam Jumat | GASPOL Ft Bambang Wiwoho

KPK Soal Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop dari Bupati Kuansing : Tak Hapus Pidana!

ROCKY GERUNG: "KALAU IJAZAHNYA HILANG, APAKAH OTAKNYA JUGA HILANG?"
![[Full] Analisis Peneliti Pukat UGM soal Polemik Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut Raja Juli](https://i.ytimg.com/vi/dDSjkaN95uc/hqdefault.jpg?sqp=-oaymwEjCNACELwBSFryq4qpAxUIARUAAAAAGAElAADIQj0AgKJDeAE=&rs=AOn4CLDdwOE_sM6owFGz8B-W_qB_Due5nQ)
