[FULL] Analisis Peneliti Pukat UGM soal Polemik Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut Raja Juli

JAKARTA, KOMPAS.TV – KPK menyatakan meski Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengklaim telah mengembalikan amplop yang ditinggalkan Bupati Kuantan Singingi, hal itu tidak serta-merta menghapus pidana seseorang. KPK ingin mendalami isi pertemuan antara bupati dengan Kementerian Kehutanan terkait pengurusan rekomendasi pelepasan kawasan hutan. KPK pun membuka peluang memanggil Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, termasuk soal amplop yang dibawa Bupati Suhardiman saat pertemuan. Namun, menurut klaim Menhut Raja Juli, amplop tersebut sudah dikembalikan. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengakui Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby, pernah meninggalkan amplop usai melakukan audiensi di Kantor Kementerian Kehutanan pada 2 Juni 2026. Namun, Menhut mengaku telah mengembalikan amplop melalui ajudannya pada 12 Juni 2026 atau 17 hari sebelum Suhardiman Amby ditangkap KPK dalam kasus dugaan gratifikasi pelepasan kawasan hutan di Kuantan Singingi. Raja Juli menegaskan tidak pernah menerbitkan surat maupun keputusan yang mengubah status kawasan hutan menjadi Areal Penggunaan Lain di wilayah Kuantan Singingi. Mantan penyidik KPK, Yudi Purnomo, menanggapi peluang Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni diperiksa KPK. Sebelum memanggil Raja Juli, penyidik harus menggali terlebih dahulu terkait alasan amplop diberikan dari Bupati Kuantan Singingi kepada Menteri Kehutanan dan berapa besaran nominal amplop yang diterima serta yang dikembalikan. Memanggil seseorang sebagai saksi harus dikuatkan dengan bukti dan fakta yang dimiliki penyidik. Lebih lengkap soal pengembalian amplop Menhut Raja Juli yang sempat diberikan Bupati Kuantan Singingi yang kini ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, kita berbincang dengan Zaenur Rohman, peneliti PUKAT UGM. Content Creator: Shinta Millenia #bupatikuansing #menhut #rajajuliantoni #kpk Sahabat KompasTV, yuk gabung Membership dan dapatkan akses ke konten eksklusif! Klik tombol Join di sini: https://bit.ly/JoinMembershipKompasTV Jangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia. Subscribe channel youtube KompasTV serta aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. Sahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui: website www.kompas.tv Facebook:   / kompastv   Instagram:   / kompastv   X: https://x.com/KompasTV Thread: https://www.threads.com/@kompastv TikTok:   / kompastv.indonesia  

Saat Hakim MK Tanya Ahli DPR yang Bandingkan MBG Indonesia dengan Negara Eropa
▶︎

Saat Hakim MK Tanya Ahli DPR yang Bandingkan MBG Indonesia dengan Negara Eropa

BABAK BARU: BONJOWI DESAK UGM BUKTIKAN LEGALISIR IJAZAH JKW!!
▶︎

BABAK BARU: BONJOWI DESAK UGM BUKTIKAN LEGALISIR IJAZAH JKW!!

POLDA METRO JAYA OPTIMISTIS! Sidang Praperadilan Roy Suryo Bakal Ditolak Hakim | SINDO SIANG | 04/07
▶︎

POLDA METRO JAYA OPTIMISTIS! Sidang Praperadilan Roy Suryo Bakal Ditolak Hakim | SINDO SIANG | 04/07

Kesaksian Wartawan Melihat Perselingkuhan Bupati Gowa, Ternyata Lakukan Perawatan Selangkangan | NTV
▶︎

Kesaksian Wartawan Melihat Perselingkuhan Bupati Gowa, Ternyata Lakukan Perawatan Selangkangan | NTV

How the Prabowo Administration Stems Protests Against the Free Nutritious Meal (MBG) Program | Bo...
▶︎

How the Prabowo Administration Stems Protests Against the Free Nutritious Meal (MBG) Program | Bo...

Jokowi & Teman Kuliah UGM Tertawa saat Disinggung Soal Ijazah Palsu (Arsip KompasTV)
▶︎

Jokowi & Teman Kuliah UGM Tertawa saat Disinggung Soal Ijazah Palsu (Arsip KompasTV)

Bonatua Exposes Fatal Irregularities in Jokowi's Diploma Legalization! | 10 Minutes eps 33
▶︎

Bonatua Exposes Fatal Irregularities in Jokowi's Diploma Legalization! | 10 Minutes eps 33

Naik Pitam! Perkumpulan Anak Jokowi Tersinggung Pernyataan Abdul Gafur: Tak Punya Kualitas!
▶︎

Naik Pitam! Perkumpulan Anak Jokowi Tersinggung Pernyataan Abdul Gafur: Tak Punya Kualitas!

Terungkap! KPK Beberkan Asal Uang Amplop Bupati Kuansing Untuk Raja Juli
▶︎

Terungkap! KPK Beberkan Asal Uang Amplop Bupati Kuansing Untuk Raja Juli

Dituduh Abu-abu, PDI-P Semprot Parpol Koalisi: Fokus Bantu Presiden, Jangan Sibuk Urus Kami!
▶︎

Dituduh Abu-abu, PDI-P Semprot Parpol Koalisi: Fokus Bantu Presiden, Jangan Sibuk Urus Kami!

LMI Tersangka Baru Korupsi MBG Jenderal Polisi Aktif
▶︎

LMI Tersangka Baru Korupsi MBG Jenderal Polisi Aktif

KPK Investigates Alleged Kuansing Forest Permit Bribery, Forestry Minister Raja Juli May Be Quest...
▶︎

KPK Investigates Alleged Kuansing Forest Permit Bribery, Forestry Minister Raja Juli May Be Quest...

RECEIVING A VISIT FROM COMMISSION V OF THE HOUSE OF REPRESENTATIVES | THIS IS WHAT KDM CONVEYED R...
▶︎

RECEIVING A VISIT FROM COMMISSION V OF THE HOUSE OF REPRESENTATIVES | THIS IS WHAT KDM CONVEYED R...

Harga Daging dan Telur Berubah, Pedagang serta Peternak Hadapi Tekanan Pendapatan | KOMPAS SIANG
▶︎

Harga Daging dan Telur Berubah, Pedagang serta Peternak Hadapi Tekanan Pendapatan | KOMPAS SIANG

Lecturer Breaks Down While Testifying, Constitutional Court Chief Protects Witnesses Against Camp...
▶︎

Lecturer Breaks Down While Testifying, Constitutional Court Chief Protects Witnesses Against Camp...

[FULL] THE POWER OF WORDS | Q&A
▶︎

[FULL] THE POWER OF WORDS | Q&A

Saksi Bongkar Tabiat 'Om Bas' Saat Bupati Gowa Ulang Tahun: Persembahkan ke Kekasih Motor Pak
▶︎

Saksi Bongkar Tabiat 'Om Bas' Saat Bupati Gowa Ulang Tahun: Persembahkan ke Kekasih Motor Pak

PDIP on Political Safari to NTT, Brings Up Diploma Transparency
▶︎

PDIP on Political Safari to NTT, Brings Up Diploma Transparency

🔴 [LIVE] MAHFUD MD: KALAU MAU ADIL BUKTIKAN DULU KEASLIAN IJAZAH JOKOWI | 03/07
▶︎

🔴 [LIVE] MAHFUD MD: KALAU MAU ADIL BUKTIKAN DULU KEASLIAN IJAZAH JOKOWI | 03/07

Debat Panas! Rismon Duga Ada Tekanan ke Mantan Rektor UGM yang Cabut Pernyataan Jokowi Tak lulus
▶︎

Debat Panas! Rismon Duga Ada Tekanan ke Mantan Rektor UGM yang Cabut Pernyataan Jokowi Tak lulus