Surat Menyurat Aidit dengan Bung Karno Pasca G30S PKI

Surat Menyurat Aidit dengan Bung Karno Pasca G30S PKI  Dalam menghadapi situasi yang pelik usai gagalnya Gerakan 30 September dalam pelariannya Ketua PKI DN Aidit berusaha melakukan pendekatan kepada Presiden Sukarno, agar PKI terhindar dari pembubaran. Dari Solo, Aidit tiga kali mengirimkan surat kepada Presiden Sukarno.  Surat pertama dibawa oleh Bono alias Waluyo, yang mengatakan bahwa DN Aidit tidak bisa menghadiri sidang paripurna kabinet tanggal 6 Oktober 1965 di Bogor, karena tidak ada pesawat terbang. Demikianlah seperti dikutip dari buku," Komunisme di Indonesia: Penumpasan Pemberontakan PKI dan Sisa-sisanya 1965-1981," yang disusun Saleh As’ad Djamhari,  Suparmo, Variani, Yusmar Basri, Ariwiadi, G Ambar Wulan, Agus Sosro, I Gde Putu Gunawan, Syarif Rahmadi, P. Hasibuan, Arief Sulistyo,  Artinur Setiawati, Sutrisminingsih,  Sri Suyanti, A Yusuf, M Adiono, A Rusli, Konsuwensih, Syafril Lubis, YP Tarigan dan Purwanto. Dalam suratnya Aidit juga menyatakan bahwa keadaan di Jawa Tengah sudah berbalik. ABRI mulai menangkapi anggota-anggota PKI. Isi surat itu juga disertai saran-saran bagaimana seharusnya Presiden Sukarno menyelesaikan persoalan untuk mencegah berlangsungnya bentrokan massa.  Bagi mereka yang langsung terlibat G30S/ PKI,  Aidit menyarankan supaya Presiden Sukarno langsung menyelesaikannya secara politis. Saran ini mempunyai maksud untuk menyelamatkan legalitas PKI.  Pada tanggal 6 Oktober 1965 itu, DN Aidit menulis surat kepada Presiden Sukarno, antara lain meminta agar Presiden Sukarno mengeluarkan keputusan yang memuat unsur-unsur sebagai berikut :  Pertama, penyelesaian Dewan Jenderal dan G30S sepenuhnya berada di tangan Presiden/Pangti ABRI. Kedua, untuk itu diperlukan larangan untuk mengeluarkan pernyataan yang bersifat mengutuk Dewan Jenderal maupun G308.  Ketiga, semua alat revolusi terutama ABRI, Orpol atau Ormas dan korban supaya bekerja seperti sebelum G30S. Keempat, masalah keamanan supaya dikembalikan kepada Angkatan Kepolisian Republik Indonesia dengan bantuan Front Nasional. Kelima, kepada alat revolusi supaya berkompetisi melaksanakan lima azimat revolusi. Keenam dilarang tuduh-menuduh dan salah-menyalahkan. Sebaliknya DN Aidit telah menerima dua pucuk surat dari Presiden Sukarno yang kepala suratnya memakai lambang kepresidenan. Isinya sebagai berikut :  “Surat saudara sudah saya terima, mengenai saran-saran yang saudara  ajukan sangat saya perhatikan. Sementara ini saya belum dapat mengadakan pidato-pidato yang garis-garisnya sesuai dengan saran-saran saudara.  Saya waktu ini membuat pidato-pidato secara umum sementara itu saya akan mengusahakan untuk merubah pikiran para Jenderal dan Panglima untuk tidak hanya memikirkan tugas menumpas G30S saja.  "Mengingat situasi, memang saudara tidak dapat lagi di Solo lebih lama. Jadi harus menyingkir dan selekasnya kembali ke Jakarta. Selanjutnya laporan-laporan saudara yang lain akan saya perhatikan benar-benar."

Cerita Sang Kolonel Pemeriksa Para Pelaku Gestapu PKI
▶︎

Cerita Sang Kolonel Pemeriksa Para Pelaku Gestapu PKI

UNTOLD STORY: AMIEN RAIS BONGKAR KELAKUAN PRABOWO, JOKOWI DAN TEDDY
▶︎

UNTOLD STORY: AMIEN RAIS BONGKAR KELAKUAN PRABOWO, JOKOWI DAN TEDDY

Soeharto Dalang G30S? Pengakuan Menggegerkan Soebandrio
▶︎

Soeharto Dalang G30S? Pengakuan Menggegerkan Soebandrio

Buka-Bukaan Bareng Anhar Gonggong: Bagaimana Sejarah G30S/PKI yang Sebenarnya?!
▶︎

Buka-Bukaan Bareng Anhar Gonggong: Bagaimana Sejarah G30S/PKI yang Sebenarnya?!

HIKAYAT PASUKAN TJAKRABIRAWA
▶︎

HIKAYAT PASUKAN TJAKRABIRAWA

PKI: Duri Dalam Daging Sang Garuda (Dialog bersama Anhar Gonggong)
▶︎

PKI: Duri Dalam Daging Sang Garuda (Dialog bersama Anhar Gonggong)

OPERASI TRISULA | Penumpasan Habis Sisa-Sisa Pendukung G30S PKI di Blitar Selatan!
▶︎

OPERASI TRISULA | Penumpasan Habis Sisa-Sisa Pendukung G30S PKI di Blitar Selatan!

Saksi Hidup Tragedi G30S/PKI di Lubang Buaya, Warga: Ketakutan Didatangi Tentara Setiap Malam
▶︎

Saksi Hidup Tragedi G30S/PKI di Lubang Buaya, Warga: Ketakutan Didatangi Tentara Setiap Malam

TERPAKSA RAHASIA MBG GUE BONGKAR!!!! INI ISI PERUT MBG!! NEXT HARUS LEBIH TRANSPARAN!
▶︎

TERPAKSA RAHASIA MBG GUE BONGKAR!!!! INI ISI PERUT MBG!! NEXT HARUS LEBIH TRANSPARAN!

[EKSKLUSIF] KESAKSIAN Anak MT Haryono, Bantah Pengakuan Serma Boengkoes soal Penculikan G30S/PKI
▶︎

[EKSKLUSIF] KESAKSIAN Anak MT Haryono, Bantah Pengakuan Serma Boengkoes soal Penculikan G30S/PKI

🔴Fakta-fakta di Balik Peristiwa G30S/PKI, Berakhirnya Soekarno dan Bangkitnya Era Soeharto
▶︎

🔴Fakta-fakta di Balik Peristiwa G30S/PKI, Berakhirnya Soekarno dan Bangkitnya Era Soeharto

Alasan Mengapa Dewan Jenderal Dibunuh dalam G30S PKI, Awalnya Akan Dibawa Bertemu Soekarno
▶︎

Alasan Mengapa Dewan Jenderal Dibunuh dalam G30S PKI, Awalnya Akan Dibawa Bertemu Soekarno

سوهارتو | جريمة القرن التي لم تسمع عنها | ماذا حدث في إندونيسيا عام 1965؟
▶︎

سوهارتو | جريمة القرن التي لم تسمع عنها | ماذا حدث في إندونيسيا عام 1965؟

Penyesalan Kol. A. Latief Sewaktu Di Dalam Penjara
▶︎

Penyesalan Kol. A. Latief Sewaktu Di Dalam Penjara

Jenderal Jusuf Bercerita tentang G30S PKI, Soekarno dan Soeharto
▶︎

Jenderal Jusuf Bercerita tentang G30S PKI, Soekarno dan Soeharto

[EKSKLUSIF] SATU-SATUNYA SAKSI MATA G30S/PKI yang Masih Hidup Beber Kondisi Dalam Sumur Lubang Buaya
▶︎

[EKSKLUSIF] SATU-SATUNYA SAKSI MATA G30S/PKI yang Masih Hidup Beber Kondisi Dalam Sumur Lubang Buaya

🔴SATU-SATUNYA Saksi Hidup G30S/PKI Ceritakan Betapa Menyeramkannya Lubang Buaya
▶︎

🔴SATU-SATUNYA Saksi Hidup G30S/PKI Ceritakan Betapa Menyeramkannya Lubang Buaya

🔴KETURUNAN Ahmad Yani Marah, Pemerintah 'Minta Maaf' ke Anak-anak PKI
▶︎

🔴KETURUNAN Ahmad Yani Marah, Pemerintah 'Minta Maaf' ke Anak-anak PKI

PENGAKUAN Mantan Cakrabirawa Sebut Letkol Untung Pamit ke Soeharto sebelum Culik Dewan Jenderal
▶︎

PENGAKUAN Mantan Cakrabirawa Sebut Letkol Untung Pamit ke Soeharto sebelum Culik Dewan Jenderal

Kronologis Peristiwa G30S/PKI Menurut Kesaksian Mayjen Raden Pranoto Reksosamodra
▶︎

Kronologis Peristiwa G30S/PKI Menurut Kesaksian Mayjen Raden Pranoto Reksosamodra