Gembong PKI Asal Cilacap Ini Tak Pernah Menyesal Terlibat G30S

Gembong PKI Asal Cilacap Ini Tak Pernah Menyesal Terlibat G30S  Gembong PKI asal Cilacap ini tak pernah menyesal terlibat G30S. Siapa dia? Dia adalah Njono Prawiro.  Dikutip dari artikel berjudul," Profil Njono Prawiro, Gembong PKI Asal Cilacap yang Divonis Mati,"  yang dimuat di situs harapanrakyat.com, Njono lahir di Cilacap, Jawa Tengah pada tanggal 28 Agustus 1925. Dia bernama lengkap Njono Prawiro. Njono merupakan anak pensiunan buruh rendahan kereta api di Yogyakarta.  Banyak bersinggungan dengan kehidupan buruh yang ketika itu memang melarat, membuat Njono pada akhirnya menjadi aktivis kelompok buruh.  Njono pun kemudian aktif dalam organisasi Barisan Buruh Indonesia (BBI). Ia mulai aktif di BBI setelah menyelesaikan pendidikannya di sekolah guru.  Di zaman Jepang, Njono sempat tercatat menjadi wartawan di Kantor Berita zaman Jepang.  Pada tanggal 8 Nopember 1945, Njono didaulat menjadi Ketua Partai Buruh Indonesia (PBI).  Aktivitasnya di  PBI membuat Njono semakin dekat dengan PKI yang lebih radikal dari partainya. Sejak saat itulah sepak terjang Njono mulai diperhatikan oleh petinggi PKI. Sampai akhirnya, Njono dipilih menjadi  pejabat Sekretaris Jenderal II PKI pada tahun 1953. Sosok Njono yang revolusioner membuat ia kemudian dekat dengan DN Aidit. Njono dekat dengan Aidit karena karena kecocokan pemikiran dengan Aidit. Puncak karir politiknya adalah saat  Njono masuk dalam daftar nama tokoh Politbiro CC PKI bersama dengan, DN Aidit, Sudisman dan Njoto. Sampai kemudian peristiwa G30S/PKI meletus pada awal Oktober 1965. Nama Njono terseret dalam gerakan berdarah yang membuat enam jenderal pimpinan teras Angkatan Darat terbunuh. Dia adalah aktor yang menyiapkan tenaga sukarelawan untuk membantu pelaksanaan Gerakan 30 September. Pasca gagalnya G30S PKI, nama Njono pun masuk dalam daftar pencarian orang. Dia diburu tentara karena dianggap  terlibat langsung dalam  tragedi berdarah tersebut. Sampai akhirnya, Njono pun tertangkap. Nyaris mau lolos setelah ditangkap, tapi identitasnya sebagai petinggi PKI terkuak karena ketololannya.  Njono pun kemudian diseret ke hadapan Mahkamah Militer Luar Biasa. Dia dianggap terlibat dalam Gerakan 30 September, karena jadi aktor utama yang mengerahkan b 2.000 Pemuda Rakjat dalam latihan militer di Lubang Buaya. Nantinya latihan ini juga sebagai persiapan pasukan yang akan menghabisi para jenderal yang dituding kelompok kontra revolusi. Hakim Mahkamah Militer pun memvonis Njono dengan hukuman mati. Njono divonis hukuman mati pada tanggal 21 Februari 1966. Saat itu, menurut artikel yang dimuat di Harapan Rakyat, meski sudah diputus bersalah dan divonis hukuman mati, Njono tidak menunjukkan rasa sedih, apalagi bersalah atas apa yang telah diperbuatnya. Gembong PKI asal Cilacap, Jawa Tengah tidak banyak bicara. Ia sesekali bercanda dengan orang-orang yang mengelilinginya di persidangan. Menurut Harapan Rakyat dalam artikel yang dimuatnya, salah seorang yang pernah dibecandain oleh Njono adalah mantan sutradara kondang di Lesbumi, Misbach Yusa Biran.  Misbach Yusa Biran mengaku jika Njono pernah melemparkan pertanyaan menohok padanya “meminta honor”. Ketika itu  Misbach sedang meliput suasana persidangan Njono. Ia kaget ketika Njono minta honor. Karena khawatir ada prasangka buruk dari orang sekitar, Misbach pun bertanya kepada Njono. ”Honor Apa? “ tanya Misbach. Njono yang sedang duduk di tengah persidangan menjawab sambil tersenyum, “honor main film. Kan saya di-shooting Anda”. Menurut Misbach Yusa Biran dalam bukunya ”Kenang-kenangan Orang Bandel”,  Njono sebagai Gembong PKI yang paling sulit diterka gerak-geriknya. Selama persidangan berjalan Njono seperti orang yang tidak bersalah. Tenang, santai, bahkan melontarkan candaan pada Misbach. Salah satunya dengan meminta honor akibat di-shooting oleh sutradara Lesbumi itu saat pengadilan berlangsung. Mengutip artikel di situs Harapan Rakyat, hingga tewasnya Njono karena eksekusi mati, publik yang saat itu menghadiri persidangannya mengenang gembong PKI asal Cilacap ini sebagai seorang komunis sejati. Dalam persidangan itu, Njono yakin dengan apa yang telah diperbuatnya, terutama keterlibatannya dalam Gerakan 30 September. Dia sama sekali  tidak  menunjukkan penyesalannya telah terlibat dalam gerakan berdarah yang membuat enam jenderal dibantai komplotan G30S PKI.

Angkernya Gedung CC PKI | YANG TAK TERUNGKAP (08/03/20)  Part 1
▶︎

Angkernya Gedung CC PKI | YANG TAK TERUNGKAP (08/03/20) Part 1

Gen Z: Generasi Pertama yang Lebih Bodoh dari Orang Tuanya
▶︎

Gen Z: Generasi Pertama yang Lebih Bodoh dari Orang Tuanya

HIKAYAT DIPA NUSANTARA AIDIT
▶︎

HIKAYAT DIPA NUSANTARA AIDIT

Original video | MAHMILUB TRIAL OF G30S PKI (1966) | SOEBANDRIO TRIAL
▶︎

Original video | MAHMILUB TRIAL OF G30S PKI (1966) | SOEBANDRIO TRIAL

Peristiwa 1965: 'Saya membunuh terlalu banyak orang' - BBC News Indonesia
▶︎

Peristiwa 1965: 'Saya membunuh terlalu banyak orang' - BBC News Indonesia

HIKAYAT PASUKAN TJAKRABIRAWA
▶︎

HIKAYAT PASUKAN TJAKRABIRAWA

Jangan Lihat PKI Tahun 1965, Lihat 3 Tahun Sebelumnya | Anhar Gonggong | Tagar
▶︎

Jangan Lihat PKI Tahun 1965, Lihat 3 Tahun Sebelumnya | Anhar Gonggong | Tagar

TERNYATA INI YANG TERJADI DI MALAM 30 SEPTEMBER 1965?! KONFLIK ANTARA PKI DENGAN ANGKATAN DARAT??
▶︎

TERNYATA INI YANG TERJADI DI MALAM 30 SEPTEMBER 1965?! KONFLIK ANTARA PKI DENGAN ANGKATAN DARAT??

[EKSKLUSIF] SATU-SATUNYA SAKSI MATA G30S/PKI yang Masih Hidup Beber Kondisi Dalam Sumur Lubang Buaya
▶︎

[EKSKLUSIF] SATU-SATUNYA SAKSI MATA G30S/PKI yang Masih Hidup Beber Kondisi Dalam Sumur Lubang Buaya

SIAPA YANG PERINTAHKAN PEMBUNUHAN PARA JENDERAL? | SALIM SAID SOAL G30SPKI! | REFLY HARUN TERBARU
▶︎

SIAPA YANG PERINTAHKAN PEMBUNUHAN PARA JENDERAL? | SALIM SAID SOAL G30SPKI! | REFLY HARUN TERBARU

TERPAKSA RAHASIA MBG GUE BONGKAR!!!! INI ISI PERUT MBG!! NEXT HARUS LEBIH TRANSPARAN!
▶︎

TERPAKSA RAHASIA MBG GUE BONGKAR!!!! INI ISI PERUT MBG!! NEXT HARUS LEBIH TRANSPARAN!

5 SKENARIO RAHASIA GESTAPU ATAU G30S/PKI YANG JARANG DIUNGKAP !!!
▶︎

5 SKENARIO RAHASIA GESTAPU ATAU G30S/PKI YANG JARANG DIUNGKAP !!!

The Last Days of Ex Brigadier General Soepardjo (1965-1970) | The Most Difficult G30S Kingpin to ...
▶︎

The Last Days of Ex Brigadier General Soepardjo (1965-1970) | The Most Difficult G30S Kingpin to ...

General Witono's Testimony Regarding the Ambush and Death of Dul ​​Arief
▶︎

General Witono's Testimony Regarding the Ambush and Death of Dul ​​Arief

HIKAYAT PARA GEMBONG PKI
▶︎

HIKAYAT PARA GEMBONG PKI

Census of the '65 Massacre Areas: Which Were Most Affected, and Which Were Hiding Places? | Open ...
▶︎

Census of the '65 Massacre Areas: Which Were Most Affected, and Which Were Hiding Places? | Open ...

Rare Archives | The Reality of Javanese Life During the Colonial Period (1927)
▶︎

Rare Archives | The Reality of Javanese Life During the Colonial Period (1927)

SOEHARTO & THE G30S INCIDENT – WHY WASN'T HE A PKI TARGET? DID HE NOT KNOW OR DID HE STAY SILENT ...
▶︎

SOEHARTO & THE G30S INCIDENT – WHY WASN'T HE A PKI TARGET? DID HE NOT KNOW OR DID HE STAY SILENT ...

KISAH TRAGIS PENCULIKAN PARA AKTIVIS 1998 - Menolak Lupa
▶︎

KISAH TRAGIS PENCULIKAN PARA AKTIVIS 1998 - Menolak Lupa

The Brutal EXECUTION of Benito Mussolini Is HARD to Stomach!
▶︎

The Brutal EXECUTION of Benito Mussolini Is HARD to Stomach!