Teori Aktor (Norman Long)

Norman Long mengkritik dua teori pembangunan yang lama berkuasa: modernisasi dan ekonomi politik. Keduanya keliru karena menganggap masyarakat lokal sebagai penerima pasif yang tinggal diatur dari atas. Long membalik cara pandang ini lewat actor-oriented approach. Idenya jelas: setiap program pembangunan yang masuk ke desa tidak pernah berjalan persis seperti rencana. Warga punya agensi—mereka berpikir, menawar, menolak, dan mengubah program itu sesuai kepentingan mereka sendiri. Pertemuan antara dunia perencana dan dunia warga inilah yang disebut titik temu (social interface). Di titik inilah nilai, kepentingan, pengetahuan, dan kekuasaan saling bertabrakan. Long menegaskan dua hal. Pengetahuan bukan sekadar dipindahkan dari ahli ke warga, tetapi diperebutkan. Kekuasaan bukan hanya soal memaksa dari atas, tetapi soal menarik pihak lain ke dalam rencana kita. Tiga kasus di Meksiko membuktikannya. Kesimpulannya: struktur besar seperti negara dan pasar sebenarnya dibentuk oleh tindakan kecil orang biasa setiap hari.