Kasih Yang Memberi Harapan (Ratapan 3:21-24) - Pdt. Yakub Tri Handoko
Khotbah Umum 01 Januari 2017 Kasih Yang Memberi Harapan (Ratapan 3:21-24) - Pdt. Yakub Tri Handoko Ratapan 3 merupakan salah satu teks terindah. Seluruh bagian ini berbentuk akrostis. Artinya, setiap ayat dimulai dengan abjad Ibrani yang urut. Satu huruf menempati tiga ayat. Keindahan struktur ini juga dibalut dengan kosa kata dan ungkapan yang puitis dan menawan. Sayangnya, keindahan sastra di atas tidak dibarengi dengan keindahan nasib penulisnya (Yeremia) maupun bangsa Yehuda. Puisi yang begitu indah ini justru ditulis di tengah keterpurukan Yeremia dan bangsa Yehuda. Puisi ini muncul sebagai respons terhadap pembuangan bangsa Yehuda ke Babel. Secara pribadi situasi ini sangat berat bagi Yeremia (3:1-19). Bertahun-tahun ia memberitakan kebenaran dan peringatan ilahi, tetapi tidak ada respons positif dari bangsa Yehuda. Mereka bahkan menentang dan menganiaya Yeremia. Pada akhirnya mereka benar-benar dihukum oleh Tuhan. Yeremia mungkin merasa semua pelayanannya tidak ada hasilnya sama sekali. Bagi bangsa Yehuda secara umum, situasi ini jelas begitu menekan. Orang-orang Yehuda yang masih tersisa di tanah perjanjian menghadapi kelaparan yang hebat. Entah berapa ribu orang yang sudah mati karena peperangan dan kelapatan. Mereka kehilangan kota Yerusalem, tanah perjanjian, dan bait Allah di dalamnya (1:1, 4, 6, 10; 2:4-5, 13). Apa yang mereka banggakan telah hilang. Lenyap sudah semua kegemilangan dan nama besar Yerusalem. Sunyi senyap tanah perjanjian ditinggalkan oleh penduduknya. Musnah sudah keindahan, kemegahan, dan kekokohan bait Allah. Bagi bangsa Yehuda, kehilangan Yerusalem, tanah perjanjian, dan bait Allah merupakan penderitaan yang tak terlukiskan. Dunia seakan-akan runtuh di depan mereka. Sebagai bagian dari bangsa Yehuda, Yeremia memahami kepedihan yang sedang terjadi. Setiap kali ia mengingat keadaan dirinya dan bangsanya, ia selalu diliputi oleh kesedihan yang mendalam. Celakanya, ia tidak mampu mengalihkan pikirannya dari semua kemelut tersebut. Ia berkata, “Jiwaku selalu teringat akan hal itu dan tertekan di dalam diriku” (3:20). Sesuai dengan perkataan TUHAN, situasi ini akan tetap berlangsung selama 70 tahun (Yer 25:11; 29:10). Sesudah lewat masa 70 tahun pembuangan ke Babel, TUHAN baru akan memulihkan keadaan bangsa Yehuda.

Belajar Penginjilan Dari Yesus (Yohanes 4:3-26) - Pdt. Yakub Tri Handoko

20 Oktober 2024: Aman di Bawah Kedaulatan Tuhan (Kejadian 1:1-2) — Pdt. Yakub Tri Handoko

Menjadi Murid Kristus by Pdt. dr. Rasita Tobing

Konspirasi Piala Dunia Iran VS USA 2026 - Dr. Mat Rofa #iranisraelwar #iran #worldcup #breakingnews

Akui Perbedaan, tapi Cari Persamaan - M. Quraish Shihab | Endgame #255
![PENDALAMAN ALKITAB PEMUDA REMAJA SABTU 23 MEI 2026 "ADAKAH IMAN DI BUMI? [LUKAS 18 : 1-8]"](https://i.ytimg.com/vi/dX1HEdJ_p2U/hqdefault.jpg?sqp=-oaymwEnCNACELwBSFryq4qpAxkIARUAAAAAGAElAADIQj0AgKJDeAG4AvMY&rs=AOn4CLBC02ocQnVzhz-rHeNhPJ4wKNyFig&usqp=CCY)
PENDALAMAN ALKITAB PEMUDA REMAJA SABTU 23 MEI 2026 "ADAKAH IMAN DI BUMI? [LUKAS 18 : 1-8]"

There is Hope Behind Lamentations | LAMENTATIONS 3:17-25

01 November 2020 - Apakah Tuhan Memiliki Plan B? - Pdt. Yakub Tri Handoko

RUACH ADONAI | Soaking Worship Instrumental for Prayer

Kasih-Nya Selalu Baru Tiap Pagi (Ratapan 3) - Petrus Kwik | BIBLE EVERY DAY

Yakub Tri Handoko - Not Number One

His Death, Our Life (Kematian-Nya Kehidupan bagi Kita) - Roma 6:8-14 | Pdt. Yakub Tri Handoko

Kegelapan Yang Mengerikan (Yohanes 3:19-21) | Pdt. Yakub Tri Handoko

KUPAS MISTERI DUNIA ORANG MATI DLL | DR. BAMBANG NOORSENA

Yakub Tri Handoko - Hope For The Broken

Tetap Kuat Dalam Segala Keadaan || Pdt.Marcel Saerang,S.E.,M.Th

Kasih Yang Kekal Bagi Mereka Yang Gagal (Mazmur 103:8-18) - Yakub Tri Handoko

PDT. YANDI MANOBE S.TH. AJARAN TENTANG KASIH DENGAN HUMORIS YANG MENGUATKAN

The Road To The Cross Week 2 "Jalan Menuju Sukacita Ketekunan" Pdt. Yakub Tri Handoko

