Setubandha Punggel | Cerita Wayang Bali (Bahasa Bali)
Cerita Setubandha Punggel merupakan salah satu lakon dalam Yuddha Kanda, bagian dari epos Ramayana. Alur cerita dimulai ketika Sang Rama Dewa bersama pasukan Wanara membangun Jembatan Setubandha untuk menyeberangi lautan menuju Alengka. Pembangunan jembatan dipimpin oleh Kapi Nala, putra Bhagawan Wiswakarma, yang bertindak sebagai arsitek. Di bawah kepemimpinannya, para Wanara bekerja sama mengangkut dan melempar batu ke laut hingga batu-batu tersebut mengapung dan membentuk jembatan yang menghubungkan daratan utama dengan Alengka. Sementara itu, di Alengkapura, Sang Dasanana (Rahwana) berusaha membujuk Dewi Sita agar bersedia menjadi permaisurinya. Pada saat yang sama, ia memperoleh kabar bahwa pembangunan Jembatan Setubandha hampir selesai dan pasukan Rama akan segera menyerang Alengka. Untuk menggagalkan rencana tersebut, Dasanana memanggil putranya, Detya Kala Surabutha, raja siluman buaya dari Rawa Kumbala. Surabutha bersama pasukan buayanya diperintahkan untuk menghancurkan Jembatan Setubandha serta membinasakan Rama dan pasukan Wanara. Setelah menerima perintah, Surabutha dan pasukan buaya menyerang pembangunan jembatan di tengah lautan. Serangan itu menyebabkan Setubandha mengalami kerusakan, air laut bergelora, dan banyak pasukan Wanara gugur. Melihat keadaan tersebut, Kapi Nala segera memimpin pasukan Wanara untuk melakukan perlawanan. Pertempuran sengit pun terjadi antara pasukan Wanara dan pasukan buaya. Sugriwa turut menghadapi para siluman buaya, sedangkan Hanoman bertarung secara langsung melawan Surabutha sebagai pemimpin musuh. Pada akhir cerita, Hanoman berhasil mengalahkan Surabutha dengan kekuatan dan kesaktiannya hingga raja siluman buaya tersebut gugur. Kekalahan Surabutha membuat pasukan buaya mundur dari medan pertempuran. Setelah ancaman berhasil diatasi, pembangunan Jembatan Setubandha kembali dilanjutkan sehingga pasukan Rama dapat meneruskan perjalanan menuju Alengka untuk menyelamatkan Dewi Sita. Cerita ini menggambarkan nilai kerja sama, kepemimpinan, keberanian, dan keteguhan dalam menghadapi berbagai rintangan demi menegakkan kebenaran. Sumber gambar: / 873060399513517 https://www.pinterest.com/ ville-ge.ch/meg/sql/musinfo00.php?debut=0&what=wayang bali&bool=AND&dpt=ETHAS / nopa_widjaya / djhony_wangked Sumber cerita: • Setubandha Punggel Sumber audio: • Tabuh petegak ( GIN... #Wayang #WayangBali #WayangKulit #WayangParwa #Pewayangan #CeritaWayang #LakonWayang #Ramayana #RamayanaBali #YuddhaKanda #Setubandha #JembatanSetubandha #SetubandhaPunggel #SangRama #Rama #DewiSita #Sita #Dasanana #Rahwana #Hanoman #Anoman #Sugriwa #KapiNala #Nala #BhagawanWiswakarma #Wiswakarma #Surabutha #KalaSurabutha #RawaKumbala #Wanara #Alengka #Alengkapura #BudayaBali #BudayaIndonesia #WarisanBudaya #SeniTradisional #MitologiHindu #MitologiNusantara #CeritaRamayana #EposRamayana #TraditionalArt #BalineseCulture #IndonesianCulture #Mythology #HinduBali #CeritaNusantara #LegendaNusantara #Indonesia

Ruwajaya Ruwaketu | Cerita Wayang Bali

🚨Sparen bis in den Tod: Nun droht das große Sterben der Arztpraxen I NIUS Live ab 6 Uhr, 13.07.2026

MAHFUD MD PERNAH INGATKAN PRABOWO “PERANG DINGIN” KEJAKSAAN VS POLRI

Baruna Murti | Cerita Wayang Bali (Bahasa Bali)

Bali Island, Bali Club, Legend Appears, Latest Guide to Getting to the Gili Islands, 90 Minutes f...

River Flowing Birds Chirping, Natural Forest Sounds for Sleeping, Relaxation, and Mental Clarity #30

💥Erneuter ANSCHLAG: Bahn steht KOMPLETT still!

Anny DUPEREY: "My truth about BELMONDO, MARIELLE and that nasty guy GODARD"

Things are changing: First isolated severe thunderstorms - summer-like for now, potential cooling...

Heated Debate in the Bundestag! | Prof. Homburg

Berlin Blackout: Wegner Scandal Now Becomes the Merz Scandal | NIUS Live

Brotoseno Sungging Process | Wayang Kulit Meda Gallery

Babad Yudha Jayaningrat | Wiratmaka Suwita (Episode 1)

Ex-BILD-Chef zerlegt meine größte Überzeugung

After Traveling the World, We Found Our Favorite Resort in Bali 🇮🇩

IDA SESUHUNAN SAKING PURA DALEM PURI JAGI MASOLAH | CALONARANG UPAS NILUH KECUBUNG

Serdar Somuncu: Die Altparteien treiben die AfD an die Macht

