BIFAN (Bincang Kearifan) bersama Luthfi Assyaukanie: ADAKAH MASA DEPAN DALAM AGAMA?
ADAKAH MASA DEPAN DALAM AGAMA? Sains dan agama merupakan dua wilayah pengetahuan manusia yang berbeda dari segi epistemologi. Sains yang berkembang saat ini lebih menekankan kepada pengetahuan rasional dan empiris, sedangkan agama merupakan pengetahuan yang bersifat intuitif. Gelombang teknologi sebagai efek Revolusi Industri ke-4 telah mengubah tatanan di berbagai segi kehidupan. Revolusi ini mengubah dari hal-hal yang tradisional beralih ke sistem yang didukung mesin-mesin canggih. Sains telah mengisi ruang-ruang yang dulu ditempati tuhan. Setiap kali sains datang, tuhan pergi, menempati misteri baru. Dan, ketika peradaban dan teknologi menjadi semakin kompleks, mungkinkan ketergantungan umat manusia terhadap agama akan semakin memudar—jika tak boleh dikatakan lenyap sama sekali? Hasil riset mencengangkan bagi sebagian orang. Negara yang tingkat kebahagiaannya tinggi (World Happines Index), yang negaranya paling bersih (Corruption Perception Index), yang kualitas pembangunan manusianya paling tinggi (Human Development Index), mayoritas warganya tidak menganggap agama itu penting bagi hidupnya. Begitu pun sebaliknya: negara yang mayoritas warganya menganggap agama itu penting, tingkat kebahagiaannya penduduknya, tingkat kebersihan pemerintahannya dari korupsi, dan kualitas pembangunan manusia di sana, hanya di papan tengah hingga di bawah rata-rata. Lalu, bagaimana masa depan agama? Simak bincang kearifan bersama Kang Luthfi Assyaukanie di MAARIF Institute Channel #LuthfiAssyaukanie #agama #peradaban #sains

Masa Depan Umat Manusia: EVOLUSI DAN PERKEMBANGAN PERADABAN | Webinar Anthrophile

Politik Islam, Apa Benar Negara Muslim Terbelakang? Ft. Luthfi Assyaukanie

Bagaimana Ide Tuhan Muncul? | Bagian 3

Pentingnya Orang-Orang Cerdas Bicara tentang Agama | #Agama 7

LURUHNYA KEDAULATAN KESEHATAN - ICHSANUDDIN NOORSY DAN CHUSNUL MARIYAH

Kelas Filsafat. Filsafat Abad Pertengahan: Ibnu Sina dan Ibnu Rusyd dalam Filsafat Barat Pertengahan
![Diskusi dengan Agnostik: Dari Sufisme ke Agnostisisme [#15 FT. FUAD ABDULLAH HARAHAP]](https://i.ytimg.com/vi/OChbW3CKNhs/hqdefault.jpg?sqp=-oaymwEnCNACELwBSFryq4qpAxkIARUAAAAAGAElAADIQj0AgKJDeAG4AvMY&rs=AOn4CLBTbMUZb2BMwH70RhZVuvM2VAHxKA&usqp=CCY)
Diskusi dengan Agnostik: Dari Sufisme ke Agnostisisme [#15 FT. FUAD ABDULLAH HARAHAP]

Masa Depan Pesantren

DISKUSI UGM VS REZIM, FERI AMSARI & PANDJI

Kenapa Bisnis Keluarga Bisa Pecah? Studi Kasus Ayam Goreng Mbok Berek426

Sabrang: Sains dan Agama Tidak Selalu Dikotomis | Chronicles #2

Mengkaji Agama Secara Ilmiah, Bagaimana Caranya? | Conversation with Luthfi Assyaukanie @Idetopia

Luthfi Assyaukanie: STRATEGI CHINA MENAKLUKKAN DUNIA ISLAM I Dunia Luthfi

Diskusi Buku: Islam, Otoritarianisme, dan Ketertinggalan

ZEN RS: MITOS TAN MALAKA! KENAPA DIA JADI "AGAMA BARU" BAGI GENERASI MUDA | PUTCAST

Senjakala Pembaruan Islam di Indonesia

Sabrang: Kenikmatan Dasar Manusia

Mengubah Mindset Kaum Muslim

MAHFUD MD: KALAU POLITIK RUSAK, HUKUM IKUT RUSAK

