Museum Gajah | Museum Nasional di Ibukota Jakarta | Peninggalan Belanda untuk Indonesia

Eps. 316/No. 016/Thn. III/2023-2024 Museum Gajah | Museum Nasional di Ibukota Jakarta | Peninggalan Belanda untuk Indonesia Mengenang Museum Nasional, yang sejak Zaman Kolonial dikenal sebagai Olifanten Huis atau Gedung Gajah. Gedung peninggalan Belanda yang mengalami kebakaran hebat pada Sabtu malam, 16 September 2023 ini, dahulu bernama Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen (Lembaga Seni dan Ilmu Pengetahuan Batavia) hasil bentukan Batavian Societeit. Tayangan dibuat dalam format Cinema 21:9, tampilan standar pertunjukan layar bioskop. Mulai episode pertama di tahun 2023, bagian awal tayangan menampilkan logo Padasan Pictures diiringi musik karya GRW Sinsu dari musik pada tampilan logo Perfini untuk film "Darah dan Do'a" karya Usmar Ismail, 1950. Pemakaiannya sebagai bentuk penghormatan pada film pertama karya sineas Indonesia tersebut. (Setiap tayangan dalam channel CGR PLESIR memiliki pola: Pembukaan, deskripsi, rekaman gambar bergerak, foto-foto, ucapan terima kasih) Musik dan lagu: 1. Potongan lagu “Indonesia Raya” karya WR. Soepratman yang direkam pada 1944 2. “Rayuan Pulau Kelapa” karya Ismail Marzuki (1914-1958), dari pembuka siaran di Radio Republik Indonesia/RRI 3. Musik pembuka siaran berita di Radio Republik Indonesia/RRI, 1965 4. Suara penyiar Radio Kootwijk, Belanda. 5. Lagu “Gang Kelinci" karya Titiek Puspa yang dibawakan Lilis Suryani (1963) 6. Lagu "Keroncong Betawi", karya dan dibawakan Koes Plus 7. “Movie” by Alex Production (Source: Audio Library) 8. Lagu “Hallo Bandoeng”, dibawakan Willy Derby 9. Musik karya GRW Sinsu dari film "Darah dan Do’a " karya Usmar Ismail (Pefini, 1950) 10. Lagu “Ajoen-Ajoen” dibawakan Krontjong Orchest Eurasia (Edison Bell Radio-British Manufacture, 1928) 11. Musik “Ride of the Valkyries” karya Robert Wagner 12. Lagu "Ke Djakarta ", karya dan dibawakan Koes Plus 13. Lagu “ Indonesia Raya” karya WR Soepratman, dengan kata pembuka Sultan Hamid II, di Scheveningen, Den Haag, 29 Oktober 1949-14 Desember 1949 14. Lagu "Lenggang Jakarta" karya Harry Sabar yang dibawakan Andi Meriem Matalatta (1987) 15. Musik karya Djaduk Ferianto dari film "Soegija " karya Garin Nugroho, 2012 (Koleksi:Puskat Pictures /Sinematek Indonesia) 16. Lagu “Rasa Sayange” dari film "Lewat Djam Malam"karya Usmar Ismail (Perfini-Persari, 1955) 17. Paduan suara untuk “Rayuan Pulau Kelapa” karya Ismail Marzuki (1914-1958), dari penutup siaran Televisi Republik Indonesia/TVRI Reel: 1. “Dirgahayu Indonesia” karya Dentsu Strat, 2012 (Koleksi PT Gudang Garam). Mengalamai editing ulang dalam susunan adegan, musik dan pewarnaan. Musik menggunakan “Galactic: Trailer Action Cinematic”, karya Infraction Music USA, sebagai inisiatif Padasan Pictures. 2. Koningsplein West, Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen, Waterlooplein di Weltevreden, 1910 (Koleksi: Netherlands Filmarchief) I have permission to use this tracks from the owner. Be a shame to do the fake copyright claim for the music or video. #museumgajah #museumnasional #olifantenhuis #weltevreden #batavia #bataviaaschgenootschapvankunstenenwetenschappen #bataviansocieteit #daendels #sirthomasstamfordbinglyraffles #rri #rrijakarta #radiorepublikindonesia #kingdomofnetherlands #governmentofthenetherlands #netherlandsembassyjakarta #erasmushuisjakarta #theministryofeducationcultureandscienceofnetherlands #ministerievandefensie #nederlandsinstituutvoormilitairehistorie #universiteitvanamsterdam #universiteiterasmus #universiteitleiden #universiteitutrecht #puskatpictures #garinnugroho #djadukferianto #usmarismail #djamaluddinmalik #perfini #persari #infraction #inaudio #infractionmusic #hariankompas #majalahtempo #disbuddki #museumbahari #museumnasionalkebakaran #medanmerdekabarat #monas