INOVASI BAIK LO JATIM (BANK IKAN LOKAL JAWA TIMUR) UPT LABORATORIUM KESEHATAN IKAN DAN LINGKUNGAN
Keberadaan Ikan lokal di Jawa Timur mulai terancam punah. Banyak faktor penyebab berkurangnya populasi ikan lokal; antara lain eksploitasi berlebih sumber daya ikan di perairan umum, penggunaan alat tangkap berbahaya (setrum, bom, racun ikan), pencemaran air dan kerusakan lingkungan. Masuknya ikan asing/impor juga mengancam keanekaragaman hayati perairan, merusak estetika ekosistem dan menggusur ikan-ikan asli/lokal Indonesia. Untuk mencegah terjadinya kepunahan terhadap berbagai jenis ikan asli di Jatim yang merupakan kekayaan plasma nutfah sebagai sumber kehidupan, maka perlu adanya upaya pelestarian dalam rangka menjaga keberadaannya secara berkelanjutan. Inovasi ini asli lahir dari kepedulian UPT Laboratorium Keskanling Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jatim terhadap kelestarian ikan lokal Jatim. Pendekatan strategis yang dilakukan: inventarisasi, koleksi, domestikasi, stocking, restocking dan transfer knowledge (sosialisasi, pendampingan teknis, monitoring dan evaluasi) kepada masyarakat dalam upaya melestarikan dan menjaga plasma nutfah perairan dari kepunahan. Untuk menjawab permasalahan tersebut, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jatim melalui UPT Laboratorium Kesehatan Ikan dan Lingkungan menginisiasi inovasi “BAIK L😉 JATIM…!!”. Inovasi dimulai tahun 2012 hingga sekarang, telah berhasil inventarisasi sekaligus koleksi ikan lokal Jatim sebanyak 25 jenis, dengan status 14 jenis telah terdomestikasi. Stocking/produksi ikan lokal sebesar 10.820.000 ekor dan restocking ke alam sebesar 6.512.000 ekor. Inovasi ini juga berpengaruh terhadap peningkatan produksi perikanan tangkap perairan umum pada daerah restocking sebesar 105,18% (2017) dari tahun 2015 (BPS Prov. Jatim) serta menginisiasi terbentuknya 5 wilayah konservasi jenis ikan lokal Jatim yaitu Blitar, Malang, Kediri dan 2 lokasi Pasuruan. Inisiatif ini selaras dengan tujuan 17 pembangunan berkelanjutan, yaitu tujuan ke-15 yang berkaitan dengan keberlanjutan kehidupan di daratan baik ekosistem di daratan maupun ekosistem air tawar di sekitar daratan. Salah satu target dari tujuan ke-15 adalah menghentikan kepunahan keanekaragaman hayati. Ikan lokal yang jumlahnya secara signifikan menurun dan hampir punah sebelum adanya inisiatif inipun berhasil direstorasi dan dilestarikan kembali berkat kerjasama antara pemerintah dan pemberdayaan masyarakat.

GERTAK WADER

Balik ke Kandang Balap Haji Isam, Markas Proyek Cetak Sawah Papua Selatan | Dines Lingkungan Eps #18

SAWERA (2026) | Dhanush | New South Indian Movie Dubbed In Hindi | Action Drama Thriller | Full HD

KALEIDOSKOP 2020 (UPT LABORATORIUM KESEHATAN IKAN DAN LINGKUNGAN - SIDEPAN - WINONGAN - PASURUAN

kunjungan dimas diajeng gunungkidul anap dan salma ke deswita ngoro-oro

UNIK, Kakek Zami di Gresik Mancing Pakai Botol Bekas & Tepung Terigu

Praktek Produksi Garam Rakyat Dengan Teknologi Geomembran

BAIK LO JATIM...!! (BAnk IKan LOkal JAwa TIMur) New

I Spent 90 Days Building, Cooking and Surviving in the Rainforest: Solo Bushcraft (Full)

Ego Bodybuilder HUMILIATED Beyond Belief 🤯 | Anatoly GYM PRANK

Pengembangan Budidaya Udang Windu

Lestarikan Sungai II Restocking Ikan Lokal Kita - Pemandian Alam Umbulan (BAIK LO JATIM)

Profil Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan keamanan Hasil Perikanan Kelas I Surabaya I

ASMR Addictive Fast Tapping Collection For Deep Sleep & Anxiety Relief (No Talking) — 2.5 Hours

Incredible Safari Moments Caught on Camera

MELALUI INOVASI, POLITEKNIK KP SIDOARJO GENJOT PRODUKSI MESKI DI MASA PANDEMI

Unbelievable Smart Worker & Hilarious Fails | Construction Compilation #7 #adamrose #smartworkers

Buttonquail: The Bird That Flips the Rules of Nature

Budidaya Udang Vanamei Skala Rumah Tangga

