JAKSA MENYAPA SINERGI LAWAN PENIPUAN MEDSOS || DISKOMINFOSAN X KEJARI
Perkembangan dunia digital saat ini ibarat dua sisi mata uang yang membawa kemudahan sekaligus potensi kejahatan siber jika tidak disikapi dengan kewaspadaan yang tinggi. Menanggapi fenomena tersebut, Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi bersinergi dengan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Sukabumi menggelar program edukasi interaktif “JAKSA MENYAPA”. Hadir sebagai narasumber, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfosan Kabupaten Sukabumi, Kiki Avillian, dan Ajun Jaksa Madya Dimas Fir Rizqi, Plt Kasubsi I pada Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi. Tema yang dibahas mengenai “Waspada Penipuan di Media Sosial: Kenali Modus dan Cara Pencegahannya”. Kiki Avillian, mengungkapkan bahwa platform media sosial yang kerap digunakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari justru kerap dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan sebagai lahan subur untuk melancarkan aksi penipuan. Menurutnya, modus penipuan digital saat ini bergerak semakin canggih dan manipulatif, dengan target utama yang tidak hanya mengincar kerugian materiil atau isi dompet korban, melainkan juga menyasar pada eksploitasi data-data pribadi. Guna menekan angka kriminalitas di ruang siber, pihak Diskominfosan menekankan pentingnya penguatan literasi digital bagi seluruh lapisan masyarakat. Jika masyarakat terlanjur menjadi korban tindak pidana penipuan, Kiki Avillian mengimbau agar warga tidak panik dan segera mengambil tindakan cepat dengan mengamankan seluruh bukti digital yang ada. Bukti-bukti krusial seperti tangkapan layar percakapan hingga mutasi rekening harus segera dikumpulkan untuk kemudian dilaporkan ke pihak berwajib serta portal pengaduan resmi yang telah disediakan oleh pemerintah. “Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar jangan panik apabila menjadi korban penipuan di media sosial. Langkah pertama yang paling utama adalah segera mengamankan seluruh bukti digital yang ada, seperti tangkapan layar percakapan hingga bukti mutasi rekening. Setelah semua bukti kuat terkumpul, segera buat laporan resmi ke pihak berwajib serta melalui portal aduan resmi yang sudah disediakan oleh pemerintah agar bisa langsung diproses," ujar Kiki Avillian. Sementara itu dari sisi penegakan hukum, Dimas Fir Rizqi, menyatakan bahwa institusinya memiliki komitmen penuh dalam memastikan ruang digital yang aman bagi warga. Pelaku kejahatan siber akan dijerat dengan sanksi hukum yang tegas mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Dimas Fir Rizqi menjelaskan bahwa Kejaksaan Negeri tidak hanya bertindak pasif di meja pengadilan, namun juga bergerak aktif melakukan tindakan preventif guna meminimalisir angka kriminalitas digital di tengah masyarakat. "Kejaksaan tidak tinggal diam dalam menghadapi maraknya penipuan digital ini. Kami memiliki peran penegakan hukum yang kuat untuk memastikan para pelaku diproses secara hukum berdasarkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik serta Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Selain melakukan penuntutan di persidangan, kami juga gencar turun langsung ke lapangan melakukan sosialisasi proaktif untuk memberikan edukasi agar masyarakat semakin melek terhadap hukum siber," tegas Dimas Fir Rizqi. Melalui sinergi yang utuh ini, Diskominfosan bergerak di bagian hulu melalui penguatan edukasi serta literasi digital, sedangkan Kejaksaan Negeri mengawal di bagian hilir melalui tindakan penegakan hukum yang tegas. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan ruang digital yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi.

BPS Kabupaten Sukabumi Gandeng RCL Sosialisasikan Sensus Ekonomi 2026

Podcast Kemenag I Mengenal lebih dekat Kepala Kantor Kemenag Kab. Sukabumi I H. Dadang Ramdani, M.Si

BREAKING NEWS! Prabowo Panggil Menhan, Kapolri hingga Jaksa Agung ke Istana Malam-Malam, Ada Apa?

Menagih Tanggung Jawab Negara Tuntaskan Kasus Pembubaran Retret di Sukabumi

Hitung Pajak Pakai NPPN? jangan lupa sampaikan Pemberitahuannya.

Cerita Dari Seorang Petugas Lapangan BNN

DARI LITERASI HINGGA RUTILAHU , 5 PROGRAM PRIORITAS KECAMATAN CIBADAK DIRASAKAN LANGSUNG WARGA

Pengungkapan Dugaan Keterlibatan Jaksa Febrie Adriansyah Dalam Beberapa Kasus Korupsi Besar |INDEPTH

MAHFUD MD PERNAH INGATKAN PRABOWO “PERANG DINGIN” KEJAKSAAN VS POLRI

Febrie Adriansyah Jadi Sorotan, Ini Jejak Karier dan Perkara Besar yang Ditangani |iNews Siang 11/7

LOOKING TO THE NEW TERM, FORBUMI REVEALS RECRUITMENT PROCESS FOR 2026-2028 BOARD MEMBERS

PODCAST SPESIAL HARI ANTI NARKOTIKA INTERNASIONAL TAHUN 2026

Jaksa Agung ST Burhanuddin Tunjuk Rudi Margono Jadi PLT Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
![[FULL] 2 ORANG JADI TERSANGKA, KONPERS KEJAGUNG, DPR RI, POLDA METRO JAYA KASUS KORUPSI & TPPU](https://i.ytimg.com/vi/ccsarTmKzN0/hqdefault.jpg?sqp=-oaymwEjCNACELwBSFryq4qpAxUIARUAAAAAGAElAADIQj0AgKJDeAE=&rs=AOn4CLAbTyA-hB-JuCbDGeSljdJprPkiIw)
[FULL] 2 ORANG JADI TERSANGKA, KONPERS KEJAGUNG, DPR RI, POLDA METRO JAYA KASUS KORUPSI & TPPU

Di Mana Batas Rasionalitas? - Husein Ja’far Al-Hadar | Chronicles #35

PERKUAT PERLINDUNGAN MASYARAKAT, KEJAKSAAN KAB. SUKABUMI & DINKES AWASI PENGOBATAN TRADISIONAL

SUASANA TERKINI Kediaman Febrie Ardiansyah Setelah Resmi Mengundurkan Diri | Sindo Siang | 11/07

RCL PODCAST HIGHLIGHTS INSPIRATIONAL STORY OF CALLIGRAPHY ARTISAN FROM CIDAHU

Desain Rumah Mikro 3,5x22 di Tengah Lahan Padat Jakarta

