URUTAN sTASI JALAN SALIB YANG BENAR

Kalau anda pernah dengan sungguh-sungguh mengikuti ibadat Jl Salib maka mungkin anda pernah memiliki pertanyaan yg juga muncul dalam benak saya (sejak bertahun-tahun lalu): 1. Kalau sejak jatuh yg pertama Simon Kirene sudah menolong Yesus, mengapa Yesus masih jatuh 2x pada stasi 7 & 9? 2. Kalau sejak kejatuhan pertama, Simon sudah menggantikan Yesus memikul Salib sendirian hingga Golgotha maka bukankah Simon lebih berjasa memikul Salib dosa-dosa dunia? Nah silakan cek jawabannya di video ini. Semoga pra-Paskah tahun depan saya bisa edit video untuk kisah Sengsara yg lebih komplit. Sejak sekitar 5 tahun lalu OMK Grj St Theresia Sedayu sudah memakai urutan stasi spt dlm video ini u visualisasi. Belasan tahun lalu urutan stasi sprti dlm video ini pernah 'digarap' oleh KMK ISI Jogja menjadi Jl Salib multi media (stasi2nya dikisahkan melalui teater, tari klasik Jawa & kontemporer, pantomim, siluet ). Anda tahu betapa bingumgnya seorang sutradara visualisasi jl Salib Jumat Agung kalau harus mengikuti urutan stasi jl Salib yg biasa; ketika sampai di stasi ke-5, apakah Yesus hanya akan jalan berlenggang kangkung setelah Simon mengambil alih Salib di stasi 5? Belasan tahun lalu urutan stasi seperti dlm video ini pernah 'digarap' oleh KMK ISI Jogja menjadi Jl Salib out-door multi media (stasi2nya dikisahkan melalui teater, tari klasik Jawa & kontemporer, pantomim, siluet ) di jalanan paroki St Theresia Sedayu. Ini bukan masalah dogmatikal... semoga kita bisa melakukan koreksi 'kecil' (re-arrange) bersama. Berkat di bagian penutup diambil dari formula SHMA' YISRAEL: YHWH ELOHEYNU YHWH ECHAD - Yehova Allah kita [yaitu Bapa Putera & Roh Kudus] Yehova yang Satu. Saya termasuk yang menganut teori bahwa pembacaan Tetragrammaton yang benar adalah 'YEHOVA/ YEHOWA' ... Semoga suatu saat saya sempat membuat pembahasan tentang itu.