Kasus Tewasnya Santri di Kediri Terus Bergulir, Keluarga Korban Serahkan Proses Hukum ke Polisi

KEDIRI, KOMPAS.TV - Polisi telah menggelar rekonstruksi kasus penganiayaan yang menewaskan seorang santri di Kediri, Jawa Timur. Dari hasil rekonstruksi diketahui korban tewas akibat dianiaya 4 orang pelaku. Sementara itu, Kementerian Agama Jawa Timur mengungkap pondok pesantren tempat korban dianiaya ternyata belum mengantongi izin oeprasional. Rekonstruksi kasus penganiayaan yang menewaskan seorang santri di Kediri, Jawa Timur digelar tertutup di aula Mapolres Kediri Kota. 4 orang pelaku yang diduga senior korban dan saksi dari pihak pondok pesantren turut dihadirkan dalam rekonstruksi. Rekonstruksi digelar untuk mencocokkan keterangan saksi dan pelaku di berita acara pemeriksaan. Total ada 55 adegan yang diperagakan dalam rekonstruksi tersebut. Dari hasil rekonstruksi diketahui korban mengalami kekerasan dalam 3 waktu yang berbeda, yakni di tanggal 18, 21 dan 22 Februari sebelum dinyatakan meninggal dunia esok harinya. Sementara duka mendalam masih dirasakan keluarga korban, ibunda korban menyayangkan belum adanya permintaan maaf dari pondok pesantren atas kejadian yang menimpa putranya. Ibu korban kini menyerahkan kasus ini sepenuhnya ke polisi dan meminta keempat pelaku diberikan hukuman setimpal. Penyelidikan atas tewasnya korban juga menguak fakta baru. Tak hanya menyita perhatian publik, kasus ini juga mengundang keprihatinan banyak pihak. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas berkunjung ke kediaman keluarga korban untuk menyampaikan dukacita. Bupati juga berjanji akan menjembatani komunikasi agar korban mendapatkan keadilan. Polres Kediri Kota saat ini telah menahan 4 orang tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan, diantaranya MN (18) asal Sidoarjo, MA (18) asal Nganjuk, AF (16) asal Denpasar dan AK (17) asal Surabaya. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini dan terlengkap, yuk subscribe channel YouTube Kompas TV Lampung! Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas TV. Sahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: https://www.kompas.tv.

Polda Jabar Rilis Kronologi Kasus Penyekapan dan Penganiayaan Wanita di Bandung
▶︎

Polda Jabar Rilis Kronologi Kasus Penyekapan dan Penganiayaan Wanita di Bandung

PDIP, Golkar, Adi Prayitno Relawan Soal Safari Politik Jokowi, Untuk 2029?
▶︎

PDIP, Golkar, Adi Prayitno Relawan Soal Safari Politik Jokowi, Untuk 2029?

[FULL] DRAMA KASUS IJAZAH JOKOWI: KEPOLISIAN DAN KEJAKSAAN BERSIMPANG JALAN?
▶︎

[FULL] DRAMA KASUS IJAZAH JOKOWI: KEPOLISIAN DAN KEJAKSAAN BERSIMPANG JALAN?

Grandmother in Kediri Attacks Grandchild to Death, Perpetrator Unable to Move When Arrested by Po...
▶︎

Grandmother in Kediri Attacks Grandchild to Death, Perpetrator Unable to Move When Arrested by Po...

BREAKING NEWS - Polisi Ungkap Motif Taufik Hidayat Lampiaskan Amarah kepada YTR
▶︎

BREAKING NEWS - Polisi Ungkap Motif Taufik Hidayat Lampiaskan Amarah kepada YTR

[FULL] KORUPSI MBG, MAHFUD MD SERUKAN "DADAN CS" DIHUKUM MATI | Primetime News
▶︎

[FULL] KORUPSI MBG, MAHFUD MD SERUKAN "DADAN CS" DIHUKUM MATI | Primetime News

Bibit Psikopat Tersangka Penyekapan dan Penyiksaan
▶︎

Bibit Psikopat Tersangka Penyekapan dan Penyiksaan

Police Reveal Confession of Perpetrator of Violence in Bandung, Abusing Victim to Vent Emotions
▶︎

Police Reveal Confession of Perpetrator of Violence in Bandung, Abusing Victim to Vent Emotions

Safari Politik Jokowi Dimulai, Lampung Jadi Provinsi Pertama Bertemu Kader PSI
▶︎

Safari Politik Jokowi Dimulai, Lampung Jadi Provinsi Pertama Bertemu Kader PSI

BREAKING NEWS - Pemerintah Serahkan Bantuan Keluarga YTR Korban Penganiayaan oleh Taufik Hidayat
▶︎

BREAKING NEWS - Pemerintah Serahkan Bantuan Keluarga YTR Korban Penganiayaan oleh Taufik Hidayat

Polemik Kasus Emas Menteng, Benarkah Hanya Karangan Pelaku?
▶︎

Polemik Kasus Emas Menteng, Benarkah Hanya Karangan Pelaku?

Pelaku Penganiayaan YTR Tampil dengan Wajah Lebam di Polda, Taufik Hidayat: Saya Menyesal...
▶︎

Pelaku Penganiayaan YTR Tampil dengan Wajah Lebam di Polda, Taufik Hidayat: Saya Menyesal...

Dedi Mulyadi Pastikan Biaya Perawatan dan Pendampingan Keluarga Korban Penganiayaan Bandung
▶︎

Dedi Mulyadi Pastikan Biaya Perawatan dan Pendampingan Keluarga Korban Penganiayaan Bandung

Police Officer Caught Having an Affair with a Civil Servant
▶︎

Police Officer Caught Having an Affair with a Civil Servant

🔴LIVE: Taufik Hidayat, Penyekap YTR di Bandung Ternyata Residivis Kasus Penganiayaan & Penggelapan
▶︎

🔴LIVE: Taufik Hidayat, Penyekap YTR di Bandung Ternyata Residivis Kasus Penganiayaan & Penggelapan

UI Criminologist Highlights Behavior of Man Who Held His Girlfriend Captive and Abused Her for Years
▶︎

UI Criminologist Highlights Behavior of Man Who Held His Girlfriend Captive and Abused Her for Years

JANITOR vs THE BIGGEST GUY IN THE GYM. HE Didn’t Expect THAT
▶︎

JANITOR vs THE BIGGEST GUY IN THE GYM. HE Didn’t Expect THAT

Jokowi Mulai Safari Politik dari Lampung, Pengamat Sebut Sarat Makna Filosofis
▶︎

Jokowi Mulai Safari Politik dari Lampung, Pengamat Sebut Sarat Makna Filosofis

IRJEN NAPOLEON BONAPARTE: JANGAN PERLAKUKAN PURNAWIRAWAN POLRI SEPERTI SAMPAH...!!!
▶︎

IRJEN NAPOLEON BONAPARTE: JANGAN PERLAKUKAN PURNAWIRAWAN POLRI SEPERTI SAMPAH...!!!

Confinement Case Heats Up, Suspect and Victim Testimonies Deemed Inconsistent
▶︎

Confinement Case Heats Up, Suspect and Victim Testimonies Deemed Inconsistent