Polemik Kasus Emas Menteng, Benarkah Hanya Karangan Pelaku?
JAKARTA, KOMPAS.TV - Polisi berhasil mengungkap teka-teki perampokan rumah mewah di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Polisi menyebut kasus perampokan emas tersebut fiktif dan pelaku penganiayaan korban telah ditangkap. Polisi mengungkap awalnya kasus ini dilaporkan oleh seorang saksi sebagai perampokan di sebuah rumah mewah pada 16 Juni lalu yang mengakibatkan salah satu korban terluka hingga kritis. Namun, polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku yang ternyata juga merupakan rekan kerja korban. Polisi menyebut motif pelaku tega menganiaya korban karena sakit hati akibat ulah korban yang dinilai lambat saat bekerja. Polres Metro Jakarta Pusat menetapkan perempuan berinisial T sebagai tersangka kasus percobaan pembunuhan terhadap rekan kerjanya, MHA di sebuah rumah di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Saat awal penyelidikan, T yang saat itu berstatus sebagai saksi menjelaskan bahwa terdapat dua orang yang masuk ke rumah melalui rooftop, menyekap korban, lalu membawa kabur emas batangan dan perhiasan emas dengan total berat sekitar 500 gram. Namun, polisi menemukan sejumlah ketidaksesuaian antara keterangan saksi, barang bukti, dan hasil pemeriksaan sejumlah saksi lainnya. Polisi menyebut peristiwa itu terjadi pada Selasa (16/6/2026) siang. Mulanya, korban dan pelaku berada di lantai satu rumah pelaku. Keduanya sedang beristirahat setelah melakukan perjalanan dari luar kota. Pelaku kemudian menyiapkan power supply yang dirangkai dengan kabel dan kain basah, lalu meminta korban memegang kain tersebut. Akibatnya, korban tersengat listrik dan sempat terjatuh. Karena korban tidak kunjung tidak sadarkan diri, pelaku diduga memukul kepala dan punggung korban menggunakan benda tumpul. Setelah itu, korban sempat berusaha kabur dengan naik ke lantai atas dan keluar melalui jendela kamar. Namun, pelaku mengejarnya dan memerintahkan korban untuk berbaring di kasur. Pelaku kemudian kembali menganiaya korban. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka berat di kepala, leher, dada, dan pinggang. Korban dan pelaku diketahui merupakan rekan kerja dalam sebuah perusahaan yang bergerak di bidang teknologi informasi sejak tahun 2020. Lebih lengkap soal pengusutan kasus rekayasa perampokan emas 500 gram di Menteng, Jakarta Pusat, akan dibahas bersama Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra. #rampok #emas #perampokan #menteng #penganiayaan Sahabat Kompas TV Kediri! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Kediri, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia. Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.

Eks Atasan Taufik Hidayat Ungkap Curhatan Tersangka Sebelum Penyekapan Terbongkar, Singgung Cemburu

Lokasi Penyekapan Perempuan di Bandung Diperiksa, Kekasih Korban Dicari Polisi

Penangguhan Penahanan Roy Suryo Jadi Sorotan, Ini Analisis Azam Khan dan Ade Darmawan

MANOHARA AKHIRNYA BICARA! KETAKUTAN DI MASA LALU YANG DISIMPAN | BUTIK HAJI IGUN

Budiman Sudjatmiko Dari Aktivis Lawan Soeharto Sampai Dukung MBG & Sekolah Rakyat Presiden Prabowo

Hasil Pertemuan Mahasiswa dengan DPR Jadi Sorotan, Ini Kata Doli Kurnia dan Abid

Ibu Kos Bongkar Fakta soal Kasus Penyekapan Wanita 3 Tahun di Bandung: Pelaku Tempramental

🔴BREAKING NEWS - SIASAT LICIK & PENGAKUAN TAUFIK HIDAYAT TERSANGKA PENGANIAYAAN WANITA (24/06)

Pelaku Penyekapan Taufik Hidayat Ternyata Menyerahkan Diri Dibantu Mantan Atasannya | Snapnews

CERITA TAUFIK YTR BISA DITANGKAP! Libatkan Dadang, Berpotensi Dapat Rp 250 juta dari Kang Dedi

UBEDILAH BADRUN TUDING ADA KORUPSI DI ISTANA, INI JAWABAN JUBIR GERINDRA | RAKYAT BERSUARA

Pemilik Hotel Sultan Ungkap ada Pihak Yang Ingin Rampas Hotel & Bisnisnya | #SPEAKUP

🔴BREAKING NEWS - SIASAT LICIK & PENGAKUAN TAUFIK HIDAYAT TERSANGKA PENGANIAYAAN WANITA (24/06)

DeepTalk | CELIOS: Penggunaan Dana Pribadi Prabowo buat Kunjungan Luar Negeri Langgar Undang-Undang!

B1*D^B!! ONE OF THE MOST BRUTAL TORTURES OF A WOMAN‼️

New Chapter in the Roy Suryo and Dr. Tifa Case, File Handover Process Underway

AHMAD KHOZINUDIN: HUKUM TAJAM KEPADA PENGKRITIK JOKOWI NAMUN TUMPUL KEPADA TERMUL...!!!

Inside a Rough, Old-School Banana Blossom Processing Factory You’ve Never Seen Before

Terkini! Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan dan Penganiayaan Ditangkap, Begini Situasi di Polda Jabar

