Waktu Tak Melupakanmu Versi 1

Waktu Tak Melupakanmu [Spoken Intro] (Spoken softly, slow, emotional) "Orang berkata... waktu akan menghapus semua kenangan. Tapi bagiku, waktu tidak pernah menghapusmu. Ia hanya mengajarkanku bagaimana tetap tersenyum, sambil diam-diam masih mengingatmu." --- Verse 1 Musim terus berganti arah Daun-daun gugur meninggalkan jejak Namun setiap langkah yang kulalui Masih menyimpan namamu di hati Banyak hari telah kulewati Banyak malam telah kusadari Tak semua luka hilang bersama waktu Ada yang berubah menjadi rindu Pre-Chorus Aku tak lagi mengejarmu Tak lagi berharap kau kembali Namun setiap doa yang kupanjatkan Masih menyebut namamu diam-diam Chorus Waktu tak melupakanmu Meski dunia terus berputar maju Namamu tetap tinggal di hatiku Seperti bintang yang tak pernah redup Waktu tak melupakanmu Ia hanya mengajarkanku bertahan Menerima bahwa cinta sejati Kadang hidup hanya dalam kenangan --- [Spoken Bridge] (Spoken with deep emotion) "Aku tidak sedang menunggumu kembali. Aku hanya sedang menjaga kenangan yang pernah membuatku percaya bahwa cinta bisa seindah itu. Dan mungkin... itu sudah lebih dari cukup." --- Verse 2 Kini aku mulai memahami Bahwa perpisahan bukan akhir cerita Karena ada cinta yang tetap hidup Walau tak lagi saling menyapa Jika suatu hari kita bertemu Aku ingin tersenyum tanpa ragu Bukan karena aku telah lupa Tetapi karena aku telah menerima Final Chorus Waktu tak melupakanmu Begitu pula hatiku yang dulu Meski kita tak lagi berjalan bersama Aku tetap bersyukur pernah mengenalmu Waktu tak melupakanmu Dan aku tak ingin memaksanya Biarlah kenangan menjadi cahaya Yang menemani langkahku selamanya --- [Spoken Outro] (Whispered, very soft, with piano, violin, and saxophone fading) "Mungkin suatu hari nanti namamu tak lagi membuatku menangis. Tapi aku yakin... namamu akan selalu menjadi bagian dari doa-doaku. Karena waktu memang terus berjalan... namun ia tak pernah benar-benar melupakanmu." (Piano perlahan memudar, diikuti solo violin dan saxophone yang lembut.)