Laporan VOA untuk SCTV: Sidang Majelis Umum PBB
Para pemimpin dunia kembali berkumpul di New York, Amerika Serikat untuk mengikuti Sidang Majelis Umum PBB. Isu perang di Timur Tengah dan Ukraina menjadi salah satu topik yang menominasi pidato semua pemimpin negara. Bagaimana dengan Indonesia? Taris Hirziman melaporkan langsung dari New York. Kunjungi website kami 👉 https://www.voaindonesia.com Ikuti VOA di akun media sosial lain: Instagram: / voaindonesia Facebook: / voaindonesia X: https://x.com/voaindonesia Kanal YouTube VOA Indonesia menghadirkan berita terbaru dari berbagai dunia, khususnya berita dari Amerika. Ikuti juga kisah seru diaspora Indonesia di Amerika yang inspiratif lewat berbagai serial kami seperti Amerikuy dan Ketika Hidup Diperjuangkan. Kamu juga bisa intip berbagai aspek kehidupan di Amerika termasuk budaya, teknologi, seni dan hiburan. Voice of America menyiarkan beragam program dalam 48 bahasa dan berpusat di Washington DC.

Eskalasi Konflik Israel-Hizbullah Bayangi Sidang Majelis Umum PBB

VOA Global Report: Indonesia di Sidang Umum PBB dan Revitalisasi Industri Garmen

Toko Kelontong Indo Java, Terkenal Karena Punya Dapur Terkecil di New York

Laporan VOA untuk Metro TV: Apakah Ekonomi Amerika Terancam Resesi?

Pesantren Nusantara Connecticut

Kriminalitas di Kereta Subway New York City Naik 40%, Pengguna Merasa Tak Aman

Sidang Majelis Umum PBB Soroti Dampak Perang dan Perubahan Iklim

Laporan VOA untuk Metro TV: Suasana Perayaan Natal di Manhattan, New York

VOA Creative Talk: Martabak Manis Papadon di New York

Peluncuran Saham Perdana Perusahaan Migas Indonesia di New York Stock Exchange

AS Dukung Perluasan Keanggotaan Dewan Keamanan PBB

VOA Creative Talk: Studio Bumi, Menu Kreatif Indonesia di Brooklyn

Wajah Toleransi di Kota "Seribu Kelenteng".

Ekonomi AS Bergejolak Hadapi Ketidakpastian Tarif

VOA Global Report-Berkeliling Masjid Diaspora Indonesia di AS dan Iftar Gedung Kongres

"Jakarta Munch", Kuliner Indonesia di Area Times Square, New York

Tasya Kamila Meraih Gelar S2 di Columbia University

Irit Tagihan Listrik di Amerika Serikat, Pakai Panel Surya Komunitas dan Subsidi

