Passio - versi Hermann Schroeder - Kisah Sengsara menurut Yohanes
Passio - versi Hermann Schroeder - Kisah Sengsara menurut Yohanes ------------------------------------------ 35 tahun yang lalu.. Saya memiliki memory masa kecil yang kurang baik setiap pekan suci tiba. Jumat Agung adalah ibadat yang sangat membekas di ingatan masa kecil saya, yang di dalamnya ada Passio Kisah Sengsara, lama, tidak selesai2, mengantuk, ditambah lagi dibawakan dengan dilagukan dengan datar (semakin membuat lebih lama lagi), tidak masuk menjadi permenungan bagi "saya kecil" (di kala itu). Berbeda dengan Minggu Palma, yang di dalam pemikiran "saya kecil" sangat menyentuh, karena Passio Kisah Sengsara di Minggu Palma, walaupun panjang, sangat menyentuh dan menjadi permenungan tersendiri tentang Kisah Sengsara Yesus, apalagi dibacakan dengan intonasi, dengan tempo yang sesuai. 2 hal itu terus membekas dalam ingatan saya setiap kali pekan suci tiba, sampai saya dewasa. Sampai suatu kali, sekitar 10 tahun yang lalu, 2018, saya untuk pertama kalinya (walaupun saya aktif dan berkali-kali bertugas paduan suara / mazmur di Pekan Suci sejak kecil s/d remaja), diminta untuk bertugas Passio, hal yang menjadi kenangan kurang baik di masa kecil saya. Di saat itu saya berpikir, inilah saatnya, saya perlu terlebih dahulu "menyembuhkan" kenangan kurang baik saya di masa kecil, sebelum akhirnya bertugas dan mewartakan untuk orang lain, supaya saya bisa bertugas dengan baik, dan tidak lalu menjadi kenangan yang kurang baik juga bagi orang lain. Inilah tantangan terberat saya. Maka, dalam permenungan panjang, saya mendapatkan : saya harus menyampaikan dengan / dari "hati", tidak hanya asal membawakan sesuai not / nada tepat saja. Tantangan terberat lainnya adalah, bagaimana Passio bisa dibawakan bukan dengan bermain drama (berbeda dengan dramatisasi), dimana pewartaan sabda Tuhan adalah intinya, bukan peragaan, bukan acting, dan bukan "show". Ya, inilah tantangan terberat saya. Membawakan sesuatu yang pernah menjadi kenangan kurang baik bagi saya di masa kecil, harus membawakan dengan hati, tidak "show", ditambah lagi, saya menjadi narator ketika itu, dimana narator punya tugas yang paling berat, karena menjadi inti dari seluruh Kisah Sengsara, karena membawakan hampir seluruh isi dari Kisah Sengsara. Saya tidak tahu, apakah pada saat itu saya berhasil atau tidak, tapi paling tidak, trauma saya sembuh, dengan mengalami sendiri bertugas Passio, dengan berusaha untuk menyampaikan dari "hati", saya malah mendapatkan permenungan yang mendalam dari isi Kisah Sengsara itu sendiri. Saat itu, saya membawakan versi Damian Alma, sebagai narator 2 (cukup krusial karena menjadi penyambung antara percakapan Yesus dan Pilatus). Rekamannya audionya ada di sini : • Passio (ver. Damian Alma) Di 2019, setahun kemudian, saya kembali mendapat tugas Passio, tapi kali itu dengan versi Hermann Schroeder, versi yang sangat jarang dibawakan, dengan nada-nada yang susah untuk diinterpretasikan, lagi-lagi sebagai narator (narator 1 ketika itu). Lagi-lagi saya tidak tahu, apakah pada saat itu saya berhasil atau tidak, tapi, semakin saya mendapat permenungan yang lebih mendalam dari isi Kisah Sengsara tersebut. Rekamannya audionya ada di sini : • FULL - Passio (ver. Hermann Schroeder) - ... Di 2023 (setelah covid), saya kembali mendapat tugas Passio, dengan versi Damian Alma, sama seperti sebelumnya di tahun 2018, saya sebagai narator 2. Rekamannya audionya ada di sini : • Passio ver Damian Alma 2023 Dan di 2026 ini, saya kembali mendapat tugas Passio, dengan versi Hermann Schroeder, tapi kali ini sebagai Pilatus. Ternyata kenangan buruk saya hilang, justru ketika saya sendiri yang harus bertugas Passio ini. Tantangan menjadi kesempatan. Saya berpikir, jangan sampai saya menciptakan "saya kecil - saya kecil" yang lain, yang mempunyai kenangan kurang baik terhadap ibadat yang sangat agung ini, ibadat yang seharusnya menjadi permenungan mendalam bagi kita semua. Minggu depan, pekan suci tiba. Sebelum saya bertugas Passio minggu depan, saya mencoba membuat video ini, Passio versi Hermann Schroeder secara lengkap, mulai dari narator 1, narator 2, Yesus, Pilatus dll, termasuk paduan suara yang menyahut, saya coba bawakan. Banyak sekali kekurangan saya dalam video ini, semoga dimaklumi. Saya sangat menerima kritikan, masukan, yang membuat saya belajar untuk menjadi lebih baik lagi di masa yang akan datang. Selamat mempersiapkan hati untuk memasuki pekan suci, selamat mempersiapkan hati bagi yang bertugas, koor, mazmur, passio, lektor, tata laksana, misdinar, dsb. Semoga semua berjalan dengan lancar, dan membawa berkat bagi kita semua. Semoga pekan suci menjadi permenungan mendalam yang berkesan baik bagi kita semua. Berkah Dalem. Johannes A. Setiawan (Johannes Ong) Paroki St. Yohanes Paulus II, Brayut Sleman, D. I. Yogyakarta

PASIO KISAH SENGSARA YESUS KRISTUS MENURUT YOHANES aransemen ONGGO LUKITO

How Proctor’s texts in Karen Read lawsuit could free dangerous criminals

They Thought He Looked Like Jesus… The Song that BROKE EVERYONE IN TEARS | AGT 2026

V#165 - Ijazah UGM, Teknologi Word Processing 1981 1992

WHY IS A PASTOR RUNNING AWAY FROM THE EUCHARIST??? MGR ANTON REVEALS FACTS ABOUT THE EUCHARIST AN...

1 Hour Chant Psalms in English: FULL ALBUM Psalms 1 - 10 (Gregorian Melodies)

Der Himmel ist real | Der Tod hat nicht das letzte Wort | Erfahrungsberichte

CANDI BOROBUDUR DIBUAT OLEH PASUKAN NABI SULAIMAN?

Passio - Kisah Sengsara Tuhan Yesus Kristus Menurut Yohanes - Arr : Hermann Schroeder

5 Protestant Beliefs I Could No Longer Defend as a Pastor

Pasio Jumat Agung. Kisah Sengsara Tuhan kita Yesus Kristus, menurut Injil Yohanes.

Perkuliahan Kitab Wahyu - Perhitungan Masa Kedatangan Tuhan Yesus yg Kedua - KIAMAT 2029 (Sesi 1)

TUHAN MEMBERI SETAN MENGAMBIL? #kristen #khotbah #gereja #khotbahkristen #khotbahterbaru #gbi #injil

TOP 10 COUNTRIES WITH THE LARGEST CHRISTIAN POPULATIONS IN THE WORLD | 2026

The 𝐛𝐢𝐬𝐨𝐮𝐬 in 𝐜𝐨𝐮𝐩𝐥𝐞 when we are 𝐜𝐚𝐭𝐡𝐨𝐥𝐢𝐪𝐮𝐞

Yesus? Haruskah kita ganti dengan nama Yeshua Hamasiah

I am being attacked because I speak the truth I Abbot Nikodemus Schnabel OSB I Katholikentag 2026

YOUTH SERVICE | JUNE 14, 2026 | 9 AM | HFC KOTA

Thursday, June 25th | Lord, Protect Me Today | Morning Prayer for Strength and Victory

