Kakanwil Sumut Akui Satu Petugas Sipir Siksa Napi di Tanjung Gusta, Namun Hanya Ditindak Disiplin
https://medan.tribunnews.com/2021/09/... TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN-Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumut, Imam Suyudi mengakui anak buahnya yang bertugas di Lapas Klas IA Tanjunggusta Medan siksa narapidana (napi) berinisial S. Napi berinisial S sebelumnya viral karena tubuhnya penuh luka lantaran diduga disiksa dan diperas petugas Lapas Klas IA Tanjunggusta Medan. Tapi anehnya, meski mengakui anak buahnya salah melakukan penyiksaan, pihak Kemenkumham Sumut malah 'mencampakkan' napi yang merekam dugaan penyiksaan itu. Sementara petugas yang menyiksa napi cuma dikenakan sanksi disiplin, yang tak dijelaskan lebih detail disiplin seperti apa yang diberikan. Baca juga: Napi Lapas Tanjunggusta Disiksa Seperti Hewan dan Diperas Rp 40 Juta, Kemenkumham Janji Bertindak "Untuk saat ini ada satu pegawai yang terbukti melakukan penganiayaan, dan kini sedang diberikan pembinaan di Kanwil. Sanksinya nanti ada penindakan disiplin," kata Imam, Kamis (30/9/2021). Dia mengatakan, untuk warga binaan yang merekam kejadian dugaan penyiksaan itu 'dibuang' ke Lapas Nias. "Untuk warga binaan yang berperan memegang handphone atau merekam dipindahkan ke lapas Nias," katanya. Dalam kasus ini, ada empat warga binaan dan dua pegawai lapas yang diperiksa. Baca juga: Dijatuhi Hukuman Mati, Napi Lapas Tanjunggusta Bandar Narkoba Tertunduk Lesu Terkait kasus ini, Ombudsman RI Perwakilan Sumut sempat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Lapas Klas IA Tanjunggusta Medan. Ombudsman RI Perwakilan Sumut mengakui bahwa penyiksaan napi oleh petugas lapas itu benar adanya. "Satu sipir yang menganiaya itu dipindahkan ke Kanwil Kemenkumham Sumut. Sama juga satu lagi sipir yang menyaksikan. Jadi ada dua petugas. Tapi kita masih dalami apakah itu berupa sanksi yang diberikan atau tidak," kata Kasi Penyelesaian Laporan Ombudsman Sumut, James Marihot Panggabean. Ia mengungkapkan, rekaman video viral itu rupanya berada di dalam ruangan strap sel yang biasanya diisi oleh tahanan yang melakukan pelanggaran disiplin.(cr8/tribun-medan.com) Baca selengkapnya di www.tribun-medan.com
![[FULL] GEGER! Mahfud MD Kupas Tiga Skenario Hukum Kasus Febrie Adriansyah | iNews Room (13/7)](https://i.ytimg.com/vi/0bx_GXU7HcQ/hqdefault.jpg?sqp=-oaymwEjCNACELwBSFryq4qpAxUIARUAAAAAGAElAADIQj0AgKJDeAE=&rs=AOn4CLCZfyLAfEgM9AbYnuWK8JiqBd9t2Q)
[FULL] GEGER! Mahfud MD Kupas Tiga Skenario Hukum Kasus Febrie Adriansyah | iNews Room (13/7)

JUSUF HAMKA: PRABOWO BERANGUS KORUPTOR... BAHAYA NEGERI INI JIKA TERJADI REVOLUSI

How Japan Built the Impossible 400 km Great Wall that You've Never Heard Of

Bagaimana Jejak Skandal Korupsi Eks Jampidsus Febrie Terbongkar?

ANGGOTA DPR MENDADAK DESAK EKS JAMPIDSUS FEBRIE Dihukum Mati Ada Apa? Polri Belum Menahan!

Suara Hati Napi Perempuan Penghuni Lapas

Daeng Ampuh, Otak Pelaku Pembakaran Satu Keluarga di Makassar Part 2 - Saksi Kunci 27/09

Kadiv Propam Mabes Polri Enggan Beri Komentar, Saat Ditanyai Soal Banyaknya Tahanan Tewas

Dugaan Pelecehan Seksual di Lapas - Disiksa di Penjara (Part 3) | Mata Najwa
![[FULL] KPK Takut Tangani Kasus Febrie? Ketua MAKI: Mereka Cuma Berani OTT Sekelas Bupati | NTV](https://i.ytimg.com/vi/vz0F5M_z-kQ/hqdefault.jpg?sqp=-oaymwEjCNACELwBSFryq4qpAxUIARUAAAAAGAElAADIQj0AgKJDeAE=&rs=AOn4CLAttbVSDKUOmpF1vbwcVcGP_q_UEw)
[FULL] KPK Takut Tangani Kasus Febrie? Ketua MAKI: Mereka Cuma Berani OTT Sekelas Bupati | NTV

Menembus Jeruji Nusakambangan (Bag. 1)

JANITOR vs THE BIGGEST GUY IN THE GYM. HE Didn’t Expect THAT

Video Viral Kondisi Pelaku Pembunuhan 1 Keluarga di Babulu Berubah Ungu, Disiksa Napi di Penjara

Rico Waas: Absensinya Ada Tapi Orangnya Belum Datang, Lurah Sari Rejo Terancam Dicopot usai Sidak

Terpidana Mati Menjadi Guru Pengajian di Masjid Lapas Tanjung Gusta

I Bought a Wife in Angola? Living With the Tribe

🔴BREAKING NEWS - Kapolri Temui Jaksa Agung, Bahas Kasus Eks Jampidsus?

Napi Baru Dianiaya Napi Lain di Kamar Mandi Lapas Jember #iNewsSiang 04/10

BREAKING NEWS - JAMPIDSUS FEBRIE ADRIANSYAH BERI KETERANGAN TERKAIT DUGAAN KASUS KORUPSI

