Abdul Wahid 3 Kali Bersumpah di Ruang Sidang: "Demi Allah, Ini Adalah Penzaliman Buat Saya!"
#rino Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru Video Editor : Rino Syahril Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid, tak mampu menyembunyikan emosinya saat diberi kesempatan menyampaikan pembelaan di hadapan majelis hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru, Kamis, 2 Juli. Dengan suara bergetar, Abdul Wahid berulang kali bersumpah bahwa perkara dugaan korupsi yang menjeratnya merupakan bentuk penzaliman terhadap dirinya. "Demi Allah saya bersumpah bahwa ini adalah sebuah penzaliman bagi saya. Demi Allah saya bersumpah ini adalah penzaliman buat saya. Demi Allah saya bersumpah ini adalah penzaliman buat saya!" ucap Abdul Wahid sambil mengulang kalimat tersebut sebanyak tiga kali dengan intonasi yang semakin tinggi. Pernyataan itu menjadi penutup pembelaannya dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi dengan modus pemerasan anggaran di lingkungan Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau, yang beragenda pemeriksaan terdakwa. Sepanjang memberikan keterangan, Abdul Wahid beberapa kali menghentikan ucapannya untuk menahan tangis. Ia menegaskan tidak pernah memerintahkan ataupun meminta uang kepada siapa pun selama menjabat. "Demi Allah, semenjak saya hidup sampai hari ini saya tidak pernah memerintah meminta uang dari siapa pun," katanya. Abdul Wahid mengaku sangat terpukul karena dituduh melakukan pemerasan. Menurutnya, perkara tersebut telah menghancurkan nama baik dan martabatnya. "Kejadian hari ini merupakan kejadian yang luar biasa menurut saya, yang menghancurkan martabat saya," ujarnya. Di hadapan majelis hakim, Abdul Wahid juga menceritakan latar belakang kehidupannya. Ia mengaku dibesarkan oleh sang ibu setelah ayahnya meninggal dunia saat dirinya masih berusia 10 tahun. Menurutnya, sang ibu mengajarkan nilai kejujuran, keikhlasan, serta tidak menjadikan jabatan sebagai tujuan hidup. Ia juga membantah pernah mengeluarkan uang demi memperoleh jabatan politik. Abdul Wahid mengatakan sengaja mengikuti seluruh proses persidangan agar masyarakat dapat melihat sendiri fakta-fakta yang terungkap di ruang sidang. "Saya hanya berharap di ruang pengadilan ini ada harapan untuk keadilan. Kalau pun saya tidak mendapatkan keadilan di sini, saya memohon kepada Allah agar memberikan keadilan kepada saya," ucapnya. Sebagai informasi, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa Abdul Wahid, Gubernur Riau periode 2025–2030, bersama sejumlah pihak dalam perkara dugaan pemerasan terhadap pejabat di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau. Dalam dakwaan, Abdul Wahid diduga bersama Kepala Dinas PUPR-PKPP Muhammad Arief Setiawan, tenaga ahli gubernur Dani M. Nursalam, serta ajudannya, Marjani, memaksa para kepala UPT Jalan dan Jembatan menyerahkan sejumlah uang. Jangan lupa follow akun-akun sosial media TribunPekanbaru.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya: YouTube: / @tribunpekanbaruofficial Facebook: / tribunpekanbarufanspage Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLZ... TikTok: / tribunpekanbaru Instagram: / @tribunpekanbaru

LIbtalk #1 : Strategi Membangun Citra Profesi Pustakawan Berbasis Personal Branding

Uji Publik RUU Hak Asasi Manusia | Mataram, 30 Juni 2026

🔵 DOKTER TIFA TOLAK JALUR DAMAI! BEGINI REAKSINYA SAAT HAKIM SINGGUNG RESTORATIVE JUSTICE DI SIDANG

🔴 ABDUL WAHID NGAKU Diancam SF Hariyanto Pakai Rekaman KPK: Kalau Pak Wahid Tak Menuruti Saya, Awas!

🔴LIVE: Sopir Calya Tabrak Sekeluarga hingga Tewas di Pekanbaru Tak Cuma Nyabu Tapi Juga Mabuk Miras

Tanpa Pandang Bulu! Kapolri Tindak Tegas Oknum Polri Nakal: "Waktunya Berbenah" | Dialog Spesial

Abdul Wahid Ngaku Diancam SF Hariyanto Pakai Rekaman KPK: Kalau Pak Wahid Tak Menuruti Saya, Awas!

BREAKING NEWS: Presiden Prabowo Sambut Kedatangan Presiden Belarus Aleksandre Lukashenko

Antara Kesalahan Administratif dan Korupsi: Di Mana Garis Batasnya?

BREAKING NEWS Sidang Perdana Dokter Tifa Perkara Kasus Ijazah Jokowi di PN Jakarta Timur
![[FULL] Nadiem Makarim Blak-blakan Baca Isi Duplik di Sidang Kasus Korupsi Chromebook](https://i.ytimg.com/vi/T34RyacCxkc/hqdefault.jpg?sqp=-oaymwEjCNACELwBSFryq4qpAxUIARUAAAAAGAElAADIQj0AgKJDeAE=&rs=AOn4CLD7NgBeBjmpPxHikqvzdfRiMxlEWg)
[FULL] Nadiem Makarim Blak-blakan Baca Isi Duplik di Sidang Kasus Korupsi Chromebook

সংসদে দীর্ঘ এক ঘণ্টার বক্তব্যে বিরোধীদলীয় নেতার কথার ফুলঝুরি | Jamaat Amir | Parliament | Jamuna TV

Bukan Sekadar Penyekapan, Korban Disebut ‘Terbiasa Dipasung’ oleh Pihak Perusahaan #HOTROOM

Kesaksian Wartawan Melihat Perselingkuhan Bupati Gowa, Ternyata Lakukan Perawatan Selangkangan | NTV

Pakar Hukum Pidana,Kuasa Hukum dr Tifa & Ade Darmawan Soal Dakwaan Dokter Tifa, Jokowi Bakal hadir?

Di Depan Hakim Dokter Tifa Tolak Berdamai dengan Jokowi Saya akan Lawan! iNews Terkini

GELAR KARYA SENDRATARI KENDHIT PAGESANGAN "MERAJUT WARISAN MENGENAL TRADISI"
![[FULL] DRAMA KASUS IJAZAH JOKOWI: KEPOLISIAN DAN KEJAKSAAN BERSIMPANG JALAN?](https://i.ytimg.com/vi/RxIehMb5xUQ/hqdefault.jpg?sqp=-oaymwEjCNACELwBSFryq4qpAxUIARUAAAAAGAElAADIQj0AgKJDeAE=&rs=AOn4CLDEoc4CZ-Z7NaQ2mSjXyQxEslZr0A)
[FULL] DRAMA KASUS IJAZAH JOKOWI: KEPOLISIAN DAN KEJAKSAAN BERSIMPANG JALAN?

PoV Times - Bocoran 3,5 Jam Pidato Presiden Saat Wartawan Disuruh Keluar

