Ketika Jaran Kepang Menjadi Penggerak Ekonomi Desa Polosiri

Bagaimana seni budaya mampu menjadi penggerak ekonomi dan perubahan sosial? Melalui Program PLN Peduli "NYALA BUDAYA", Desa Polosiri, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, bertransformasi menjadi desa yang lebih berdaya melalui pelestarian seni Jaran Kepang, penguatan UMKM lokal, peningkatan kapasitas SDM, hingga dukungan kesehatan masyarakat. Berawal dari tantangan kemiskinan, keterbatasan lapangan kerja, dan menurunnya minat generasi muda terhadap budaya lokal, kini masyarakat Desa Polosiri berhasil membangun ekosistem yang menghubungkan seni budaya, ekonomi kreatif, dan pariwisata desa secara berkelanjutan. Program ini menghadirkan berbagai inisiatif, mulai dari pembangunan Joglo Panji Semirang, penguatan Paguyuban Jaran Kepang Krido Asih Arumsari, pendampingan UMKM, pembentukan KUBE, pengembangan etalase digital, hingga penyelenggaraan Festival Polosiri yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat. Lebih dari sekadar pelestarian budaya, NYALA BUDAYA membuktikan bahwa warisan budaya dapat menjadi sumber kesejahteraan, membuka peluang usaha, memperkuat identitas desa, dan mendorong kemandirian masyarakat. Bersama PLN, budaya tidak hanya dilestarikan, tetapi juga menjadi energi bagi masa depan yang lebih berdaya dan berkelanjutan. #PLNPeduli #NyalaBudaya #PadmamitraAward2026 #TJSLPLN #DesaBerdaya #EkonomiKreatif #JaranKepang #BudayaIndonesia #UMKMNaikKelas #FestivalPolosiri #DesaPolosiri #CSRIndonesia #SDGsIndonesia #PelestarianBudaya #PLNUITJBT