WOW...TERNYATA BEGINI BUDIDAYA BAWANG MERAH YANG MENGUNTUNGKAN
TEKNOLOGI BUDIDAYA BAWANG MERAH Bawang merah (Allium ascalonicum) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat serta memiliki nilai ekonomi tinggi karena dimanfaatkan sehari-hari sebagai bumbu dapur atau bahan masakan, obat tradisional dan berbagai kebutuhan rumah tangga yang lain. Bawang merah dapat dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif bisnis yang menjanjikan dan juga prospektif. Budidaya bawang merah memerlukan penyinaran matahari lebih dari 12 jam sehari. Tanaman ini cocok dibudidayakan di dataran rendah dengan ketinggian 0 - 900 meter dari permukaan laut. Suhu optimum untuk perkembangan tanaman bawang merah berkisar 25-32 derajat Celcius. Sedangkan keasaman tanah yang dikehendaki sekitar pH 5,6-7. Keberhasilan budidaya bawang merah, tentu saja dihadapkan pada berbagai masalah (resiko) di lapangan diantaranya cara budidaya, serangan hama dan penyakit, kekurangan unsur mikro, dll yang menyebabkan produksinya menurun. Kuantitas produksi bawang merah berkaitan erat dengan ukuran dan banyaknya umbi yang dihasilkan. Kualitas bawang merah ditentukan oleh aroma yang tajam serta warna kulit umbinya. Untuk memperoleh kuantitas produksi yang optimal dan berkualitas maka perlu diperhatikan langkah-langkah budidaya bawang merah yaitu sebagai berikut. 1. Pemilihan bibit Varietas benih bawang merah cukup banyak, ada benih lokal hingga impor, pilihlah varietas yang adaptif dan bermutu baik. Bawang merah bisa diperbanyak dengan dua cara yaitu menggunakan bahan tanam berupa biji dan umbi. Kebanyakan budidaya di sentra produksi bawang merah menggunakan umbi sebagai benih. Umbi bawang merah yang digunakan sebagai bibit adalah umbi yang sehat, warnanya mengkilat, tidak keropos, serta kulitnya tidak luka. Benih berasal dari umbi yang dipanen tua, umur lebih dari 80 hari untuk dataran rendah dan 100 hari untuk dataran tinggi. Benih yang baik setidaknya telah disimpan 2-3 bulan, dengan ukuran kecil atau sedang sekitar 1.5-2 cm. Kebutuhan benih untuk budidaya tergantung varietas, ukuran benih dan jarak tanam. Bila bobot umbi lebih kecil, kebutuhan umbi per hektarnya lebih sedikit. Hal yang harus diperhatikan dalam pemilihan bibit bawang merah adalah: 1. Ukuran umbi bibit yang optimal adalah 3 - 4 gram/umbi. 2. Umbi Bibit Telah tumbuh tunas dan umbi masih dalam ikatan (umbi masih ada daunnya) 3. Umbi bibit harus sehat, ditandai dengan bentuk umbi yang kompak (tidak keropos), kulit umbi tidak luka (tidak terkelupas atau berkilau) 4. Benih direndam dengan larutan Hormon Organik sehari sebelum tanam selama 10 menit. 5. Setelah bibit ditiriskan, lalu ditaburi merata dengan satu bungkus (100 g) agensia hayati berbahan aktif Gliocladium + Trichoderma. 2. Pengolahan tanah Pengolahan tanah dilakukan untuk menciptakan kondisi struktur tanah dan aerasi yang lebih baik, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut. 1. melakukan pembersihan dengan cara membabat rumput dan gulma. Setelah itu tanah harus digemburkan dengan menggunakan traktor dan kultivator. 2. Selanjutnya dibuat bedengan dengan ukuran tinggi 20-30 cm lebar 100-120 cm, panjang bedengan menyesuaikan dengan ukuran lahan dan posisi jalan. Jarak antar bedengan 50 cm dan kedalaman parit 50 cm. Lahan diolah dengan kedalaman ± 30 cm menggunakan kultivator atau cangkul. Permukaan tanah bedengan dibuat rata atau tidak melengkung. 3. Lakukan pengukuran pH tanah. Apabila pH tanah kurang dari 5,6, tambahkan Dolomit/kapur pertanian dengan dosis 1 - 1,5 ton/ha disebarkan di atas bedengan dan diaduk rata dengan tanah lalu biarkan kurang lebih seminggu agar kadar asam tidak terlalu tinggi. 4. Aplikasikan pupuk dasar + agensia hayati berbahan aktif Gliocladium dan Trichoderma setelah itu dibiarkan selama seminggu. Pupuk dasar yang digunakan 15-20 t/ha pupuk kandang sapi atau 5-6 ton/ha kotoran ayam atau kompos sebanyak 2,5-5 ton/ha. Bisa juga ditambahkan pupuk Urea, ZA, SP-36 dan KCl sebanyak 47 kg, 100kg, 311 kg dan 56 kg per hektar. Pupuk kandang atau kompos dan pupuk buatan disebar serta diaduk rata dengan tanah satu minggu sebelum tanam. 5. Bedengan dapat dipasangi mulsa plastik untuk menjaga kelembaban tanah dan menekan pertumbuhan gulma. Lihat video lainnya: CARA MUDAH MENYEMAI BIJI BAWANG MERAH • CARA MUDAH MENYEMAI BIJI BAWANG MERAH CARA MENGATASI BULAI DAN PATHEK PADA TUMPANGSARI CABE • CARA MENGATASI BULAI DAN PATHEK PADA TUMPA... WOW...TERNYATA BEGINI BUDIDAYA BAWANG MERAH YANG MENGUNTUNGKAN • WOW...TERNYATA BEGINI BUDIDAYA BAWANG MERA...

Teknik Produksi Biji Botani Bawang Merah TSS

JANGAN RAGU LAGI!! KIAT SUKSES BUDIDAYA BAWANG MERAH ANTI GAGAL | BUDIDAYA BAWANG MERAH

Bertanam Bawang Merah Biji

AS-Eropa Damai. Trump Hilang Sabar Soal Iran.

Growing red onions | Cara Menanam Bawang Merah Hasil Melimpah #bawangmerah #bawang #onions

EKONOMI INDONESIA VS TETANGGA ‼️ Mengapa Kebijakan Prabowo Dianggap Melawan Arus?

#JelajahTani Eps 4: Inilah Varietas Unggulan Bawang Merah Brebes

INI DIA RAHASIA PETANI BREBES TENTANG CARA PERSEMAIAN BAWANG MERAH BIJI

Raising Cub Chickens on a Small Plot, an Odorless Coop Suitable for Densely Populated Homes | Bus...

Shallot fertilizer trial‼️ urea.phonska.npk1616.npk2121.#shallot #fertilizer

How to process hanging red onion seeds, two weeks after planting. #economicalfarmer.

Cara Menanam Bawang Merah agar Hasil Melimpah

BUDIDAYA BAWANG MERAH‼️ PERBEDAAN PROSES BENIH DAN BIJI BAWANG MERAH‼️

TRICKS FOR CULTIVATION OF SHALLOTS ‼ IMPORTANT BUT OFTEN IGNORED ‼

this is how to grow shallots from start to harvest without fertilizer

For Big Bulbs... Farmers Must Know: Water Requirement Phases for Shallots

Tutorial Cara Menanam Bawang Merah | ladang tadah hujan

Complete Guide to Growing Shallots

Balinese Red Onions Grow in Just 2 Months Without Fertilization | A Single Harvest of 4.5 Tons is...

