“Kebesaran-Ku”_ atau _“Kesombongan-Ku”_ : A 4 Juni 2026

"MOGEH MANFA'ATAH" -/+ 🙏🏻 FULL VIDEO DI CHANEL A nono suropute    / @nonosuropute   بسم الله الرحمن الرحيم 40. رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِن ذُرِّيَّتِي ۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ 41. رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ . اللهم فقهنا فى الدين وعلمنا التأويل اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين 🤲 قال رسول اللّه صلى اللّه عليه وسلم : قال اللّه عزّ وجل : « الكبرياء ردائي ، والعظمة إزاري ، فمن نازعني في واحدة منهما ألقيته في النار » Terjemahan: Rasulullah ﷺ bersabda, Allah عز وجل berfirman: “Kebesaran itu selendang-Ku dan keagungan itu kain sarung-Ku. Barangsiapa menyaingi-Ku pada salah satu dari keduanya, niscaya Aku akan melemparkannya ke dalam neraka.” HR. Muslim no. 2620, Abu Dawud, Ibnu Majah Maksudnya: Allah mengumpamakan sifat kibriya’ dan ‘azhamah seperti pakaian yang khusus milik-Nya. Selendang dan sarung itu nempel di badan, tidak pantas dipakai orang lain. Begitu juga sifat sombong dan merasa agung, itu hak khusus Allah. Karena hanya Allah yang Maha Besar, Maha Sempurna, tidak butuh siapa pun. Sedangkan manusia itu lemah, asal dari air hina, ujungnya jadi bangkai. Jadi kalau ada manusia yang “menyaingi” Allah dengan sombong, merendahkan orang, menolak kebenaran karena merasa lebih tinggi, maka ancamannya neraka. Contoh “menyaingi” Allah dalam sifat ini: 1. Menolak kebenaran karena gengsi. Udah jelas dalilnya, tapi nggak mau terima karena _“aku lebih paham”_. 2. Merendahkan manusia lain. Jalan nundukkin orang, ngerasa paling mulia nasabnya/hartanya/ilmunya. 3. Suka dipuji dan marah kalau tidak dihormati, padahal semua kemuliaan hak Allah. Lawannya sombong itu _tawadhu’_. Nabi ﷺ paling mulia, tapi tidur beralas tikar, jahit sandal sendiri, dan makan bareng budak. اللهم فقهنا فى الدين وعلمنا التأويل اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين 🤲