Aitumeri Negeri Ku Papua ~ Dr. Yustus Pondayar, SH.,MH. & Anak YPK
Aitumery Negeri Ku Papua Cipt.: Dr. Yustus Pondayar, SH., MH. Voc: Dr. Yustus Pondayar, SH., MH. & Anak YPK Arranger Musik: Roy Inuri & Lamec G. Aroy Backing Voc.: Lis Waromy & Linda Sawi Peradaban Injil di tanah Papua tidak secara spesifik merujuk pada "Aitumeri," tetapi sejarah masuknya Injil yang kemudian mengubah peradaban dimulai pada 5 Februari 1855 di Pulau Mansinam, Manokwari, oleh dua misionaris Jerman, Carl Wilhelm Ottow dan Johann Gottlob Geissler. Kedatangan mereka membawa ajaran Kristen, pendidikan, dan layanan kesehatan modern, yang menjadi awal dari transformasi peradaban di Papua. Titik awal pekabaran Injil Kedatangan misionaris: Carl Wilhelm Ottow dan Johann Gottlob Geissler tiba di Pulau Mansinam, Manokwari, pada 5 Februari 1855. Tujuan: Mereka datang dengan misi untuk menyebarkan ajaran Kristen dan mengubah peradaban yang masih dianggap primitif pada saat itu. Dampak dan perkembangan peradaban Pendidikan: Ottow dan Geissler mendirikan sekolah dasar pertama di Mansinam pada tahun 1856, yang kemudian diikuti dengan pendirian sekolah-sekolah lain di Papua. Mereka juga menerjemahkan sebagian Alkitab ke bahasa lokal. Kesehatan: Mereka juga memperkenalkan pengobatan modern dan keterampilan praktis seperti bertani. Transformasi sosial: Peran mereka dalam mengajarkan ajaran Kristen, pendidikan, dan kesehatan telah menjadi tonggak penting bagi modernisasi peradaban masyarakat Papua secara luas. Batu Peradaban Aitumeri, di Miei, Distrik Wasior Kabupaten Teluk Wondama yang menjadi cikal bakal lahirnya peradaban baru orang Papua. I.S. Kijne saat menjalankan misi penginjilan di Teluk Wondama tepatnya di Bukit Aitumeiri, Miei pada 1925 mengatakan: “Di atas Batu ini Saya Meletakkan Peradaban Orang Papua, yang dilanjutkan dengan pernyataan “Barang Siapa yang Bekerja di Tanah Ini dengan Setia, Jujur dan Dengar-dengaran, maka Ia akan Berjalan dari Tanda Heran yang Satu ke Tanda Heran yang Lain. Batu Peradaban yang menjadi dasar lahirnya peradaban baru Orang Papua hendaknya di maknai dengan terus menjadi pribadi yang setia dan dengar-dengaran akan Firman Tuhan. Kijne mengingatkan kita, dengar-dengaran akan Injil menjadi syarat untuk bisa menghadirkan perubahan di masyarakat. Dari batu keberadaban, batu inspirasi dan gedung sekolah tua yang didirikan oleh Isak Samuel Kijne, seorang penginjil atau misionaris pada ratusan tahun silam. Sekolah tersebut menjadi tempat belajar bagi para generasi terdahulu Teluk Wondama. Dan kini telah tetap difungsikan menjadi tempat belajar, namun berubah menjadi SMP Yayasan Pendidikan Kristen atau YPK Aitumieri. Untuk melihat situs batu inspirasi yang lokasinya paling jauh, harus mendaki di atas lereng bukit. Dengan berjalan kaki menapaki satu-persatu seribu anak tangga. Untuk menapaki anak tangga tersebut membutuhkan waktu berkisar 30 menit. Namun eloknya pemandangan dan suasana di atas bukit membayar lunas lelah perjalanan tersebut. Batu peradaban dan batu inspirasi pun melengkapi keindahan alam tersebut. Jejak perjuangan Isak Samuel Kijne dalam menyebarkan ajaran kristen saat ini GKI di Tanah Papua serta membuka pendidikan di tanah Papua dapat terlihat. Isak Samuel Kijne menjadi pelaku sejarah yang memiliki jasa besar terhadap keberadaban orang papua di Teluk Wondama. #gkiditanahpapua #isaksamuelkijne #aitumeri

Lagu-Lagu Memperingati HUT GKI di Tanah Papua _ 5 Februari 2026

NEGRIKU PAPUA - Cipt : Frans Iyai & Marlin Ikomou || MAKAMO BAND.#lagudaerah #lagudaerahpapua #musik

Tradisi yang Berbeda, Iman yang Sama Suku Suku Mayoritas Kristen di Indonesia #infokatolik

Daun Kering - Cover Lagu Daerah Biak - Papua/ Cipt. Wem Meosido - Vocal. M. Wonar

Pelajaran dari diplomasi Timor Leste: Mengapa Papua Masih Dalam Bingkai NKRI?

Mendayung - Pdt. Lucky Matui - original klip - Levens Studio Musik

Gadis Tak Remehkan Pengemis Dan Menikahinya Lahirkan Anak Jenius, Ternyata Suaminya Orang Terkaya!

Live Doa & Puasa Pemuda Youth Camp Se Tanah Papua di Wamena 16 Juni 2026 sedang live sekarang!

Black Brothers' Biak Island cover by Trio Papua

"Papua Saksimu" - Lagu versi baru & Cerita bagaimana lahirnya lagu ini dari Pdt. Rainer Scheunemann

PAPUA SAKSIMU (Versi baru) & Cerita proses penciptaan lagu oleh Pdt. Dr. Rainer Scheunemann

Sanggar Seni "OYANDI" Kota Jayapura - Papua

Jauh, Dekat Hulu Sungai Grime (Seruling Mas 38)

SATU ABAD PERADABAN ORANG PAPUA

LAGU PUJIAN ROHANI PAPUA || Lagu Rohani Papua Nonstop

Medley Rohani & Mars PKB GKI Di TANAH PAPUA

Yorbo: Biak String Bands in Papua

01 PROFIL BPAM GKI DI TANAH PAPUA 2017 2022

