Podcast OASIS 441 | SOLUSI ISLAM MENGATASI PROBLEM PERBURUHAN
Setiap tanggal 1 Mei, dunia memperingati Hari Buruh Internasional. Di Indonesia, peringatan ini kembali diwarnai dengan berbagai persoalan klasik yang belum kunjung terselesaikan. Salah satunya pengangguran. Data terkini Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa jumlah pengangguran di Indonesia masih sangat besar. Per November 2025, jumlah pengangguran mencapai sekitar 7,35 juta orang dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) sebesar 4,74%. Ini menunjukkan bahwa jutaan rakyat usia produktif belum mendapatkan pekerjaan yang layak. Berbagai hasil survei ketenagakerjaan dan psikologi industri juga menunjukkan bahwa jutaan pencari kerja mengalami tekanan mental akibat sulitnya mendapatkan pekerjaan. Ketidakpastian ekonomi, persaingan kerja yang ketat serta sempitnya lapangan kerja membuat sebagian besar angkatan kerja berada dalam kondisi stress berkepanjangan. Di sisi lain, mereka yang sudah bekerja pun belum tentu sejahtera. Fakta di lapangan menunjukkan masih banyak pekerja yang menerima upah tidak layak. Termasuk para guru honorer. Banyak di antara mereka hanya menerima gaji beberapa ratus ribu rupiah per bulan. Jauh dari standar kebutuhan hidup layak. Berbagai media nasional dalam beberapa waktu terakhir juga memberitakan terjadinya gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di sejumlah sektor industri; mulai dari tekstil, manufaktur hingga start-up digital. Ribuan buruh kehilangan pekerjaan akibat tekanan ekonomi global, penurunan permintaan hingga efisiensi perusahaan. Selain PHK, isu upah juga terus menjadi sumber konflik. Buruh menuntut kenaikan upah yang layak di tengah meningkatnya biaya hidup. Sebaliknya, banyak perusahaan berdalih tidak mampu memenuhi tuntutan tersebut karena kondisi usaha yang tidak stabil. Demonstrasi buruh pun sering terjadi. Mereka menuntut kesejahteraan yang lebih tinggi, jaminan kerja serta perlindungan dari kebijakan yang dianggap merugikan. Fakta-fakta ini menunjukkan bahwa problem perburuhan di negeri ini bukan sekadar persoalan teknikal hubungan kerja, melainkan problem sistemik yang terus berulang dari waktu ke waktu. Mari kita bahas dalam Podcast OASIS 441 | SOLUSI ISLAM MENGATASI PROBLEM PERBURUHAN

Rocky Gerung dan Tom Lembong: Mungkinkah Meritokrasi di Tengah Mediokrasi? | Endgame #243

Purbaya Sadewa: Pendirian dalam Berkebijakan Itu Penting | Endgame #245

Podcast OASIS 443 | JALAN KEBENARAN ITU HANYALAH ISLAM

PESTA BABI: Kolonialisme di Zaman Kita - (Official Full Movie)

Podcast OASIS 444 | DARI IBADAH HAJI MENUJU PERSATUAN UMAT DAN KEJAYAAN ISLAM

OASIS 440 Podcast | HOW ISLAM ERADICATES SEXUAL CRIMES

Rupiah at Rp17,845 — What’s Really Going On?

Allah Will Not Change You Until…| Late Night Reflections #2

Represi dalam Pemutaran Film Pesta Babi | Bocor Alus Politik

OASIS Podcast 442 | BUILDING A GOLDEN CIVILIZATION THROUGH ISLAMIC EDUCATION

KEUTAMAAN BULAN DZULHIJJAH

Ex-Google Officer: You Only Have 3 Years Left Before It Hits! - Mo Gawdat

WHY ARE LESS "RELIGIOUS" COUNTRIES MORE ADVANCED? - FELIX SIAUW | Helmy Yahya Bicara

TERKINI! Siapa Akan Menang PRN Johor? | THE ZAID IBRAHIM PODCAST

TARBIYATUL AULAD, PENDIDIKAN ANAK SECARA ISLAM

TAHUN 2026 UDAH GA ADA USTAD R*DI*AL YANG ADA KOMEDIAN RADIKAL - PODCAST BAHLUL

OKKY MADASARI: KEKUATAN DAHSYAT YANG MENGHANCURKAN JOKOWI & PRABOWO DI 2029

18 Apr 26 | Diskusi Publik Haji 2026: Prospek, Tantangan dan Harapan di Tengah Gejolak Tim-Teng

Webinar Parenting SICA Episode 2 - Ust. Rosman Thalib, M.Pd., Gr.

