Bupati Sukoharjo Etik Suryani Jadi Tersangka lalu Ditahan, Sekda Keluar dari Gedung KPK dan Pulang
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru. Baca berita selanjutnya: https://kaltim.tribunnews.com/news/11... TRIBUNKALTIM.CO - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan tersangka dan menahan Bupati Sukoharjo Etik Suryani. Berbeda nasib dengan Bupati Sukoharjo, Etik Suryani yang mengenakan rompi oranye dan ditahan, Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Abdul Haris Widodo tidak ditahan KPK. Sosok Sekda Sukoharjo, Abdul Haris Widodo terlihat keluar dari Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan Sabtu (11/7/2026) dini hari. Sebelum Sekda Sukoharjo, Abdul Haris Widodo terlihat Bupati Sukoharjo Etik Suryani keluar dari gedung KPK pada pukul 02.41 WIB. Sekda Sukoharjo Abdul Haris Widodo dipulangkan dan berstatus sebagai saksi usai ikut terjaring OTT Bupati Sukoharjo bersama Bupati. Pantauan Ilham Rian, wartawan Tribunnews.com, saat keluar dari gedung KPK, Abdul Haris Widodo terlihat mengenakan kemeja biru dan topi hitam. Ia menutup wajahnya memakai masker dan tampak Sekda saat keluar membawa ransel di pundak kirinya. Tak lama usai keluar, ada pria yang menghampirinya, usai bersalaman keduanya berbicara lirih. Sekda Sukoharjo, Abdul Haris Widodo sempat melayani pertanyaan wartawan di gedung KPK. Ia mengatakan harapannya OTT KPK di lingkup Sukoharjo ini tak mengganggu jalannya proses pelayanan pemerintahan. "Yang penting dalam situasi ini, saya harap masyarakat tenang, hormati proses hukum pemerintahan tetap berjalan," ucapnya di awal menjawab pertanyaan media. Saat ditanya soal dugaan pemerasan yang disangkakan pada Bupati, Haris tak menjawab langsung. Ia berdalih tak menjawab pertanyaan seputar pemerasan. Ia membenarkan hanya menjawab terkait mekanisme pengangkatan pejabat di lingkungan Pemkab Sukoharjo. "Kalau itu di luar pertanyaan saya, saya hanya terkait pengangkatan pejabat saja," ucapnya lagi. Saat ditanya lagi apakah dirinya bertemu Bupati Etik? "Kita kan langsung di ruangan," ucapnya singkat dan membenarkan jika pemeriksaannya di ruangan berbeda dengan Etik. Sebelumnya KPK resmi menetapkan Bupati Sukoharjo Etik Suryani sebagai tersangka usai terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan sang ibu Bupati memakai rompi oranye khas tahanan KPK dan borgol pada kedua tangannya. Pengawal tahanan beserta polisi menggiring Etik bersama dua tersangka lainnya, yakni Richard Tri Handoko dan Tri Mulyo, menuju mobil tahanan. Sepanjang perjalanan menuju kendaraan, Etik memilih bungkam seribu bahasa dan mengabaikan rentetan pertanyaan dari awak media. Mobil tahanan kemudian mengantarkan ketiga tersangka menuju Rumah Tahanan (Rutan) KPK. Penetapan tersangka ini bermula dari operasi senyap penyidik di wilayah Solo Raya pada Kamis (9/7/2026). Pimpinan lembaga antirasuah mengambil keputusan status tersangka tersebut setelah mereka menggelar ekspose perkara. KPK menduga Etik Suryani memeras sejumlah pegawai Pemerintah Kabupaten Sukoharjo yang menerima insentif pemungutan pajak dan retribusi daerah. Keberadaan pihak swasta dalam penangkapan tersebut juga memicu dugaan bahwa praktik pemerasan ini memiliki kaitan erat dengan upaya memonopoli proyek pemerintah daerah. Selain menangkap sang kepala daerah, tim satuan tugas KPK turut menyita berbagai barang bukti bernilai fantastis dari beberapa lokasi, seperti Wonogiri, Solo, dan Sukoharjo. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan temuan penyidik yang menguatkan dugaan tindak pidana korupsi tersebut. "Selain mengamankan sejumlah orang tersebut, tim juga mengamankan barang bukti di antaranya dalam bentuk logam mulia, kemudian uang tunai, baik rupiah maupun valas, ada dolar Australia, kemudian juga ada dolar Singapura. Totalnya mencapai miliaran rupiah," ungkap Budi. Budi juga menegaskan bahwa penyidik membongkar kasus ini murni berdasarkan laporan masyarakat setempat yang resah. "Perkara ini terkait dugaan pemerasan oleh bupati kepada para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo," kata Budi. Editor: Jofan Giantirta Uploader: Jofan Giantirta #bupatisukoharjo #ottkpk #tersangkakorupsi #pemerasan #etiksuryani #sekdasukoharjo 0:00 Beda Nasib Bupati Etik Suryani dengan Sekda Sukoharjo 1:14 Tak Bertemu Bupati Etik saat Diperiksa 1:54 Pakai Rompi Tahanan KPK, Bupati Sukoharjo Etik Suryani Diam 2:31 Berawal dari Dugaan Pemerasan Pegawai hingga Bukti Miliaran Rupiah 4:02 Bupati Sukoharjo Etik Suryani Digiring KPK 5:11 Keterangan Sekda Sukoharjo 7:17 Detik-detik Bupati Sukoharjo keluar Gedung KPK

GJ 158 | JAMPIDSUS FEBRIE ARDIANSYAH : DI TENGAH KONFLIK PRABOWO JOKOWI

JAMPIDSUS FEBRIE ADRIANSYAH FINALLY RESIGNS! WILL HE IMMEDIATELY BECOME A SUSPECT?

Fakta-fakta Etik Suryani Bupati Sukoharjo Kena OTT KPK

Excellent‼️Rismon Will Jail Refly Harun and Roy Suryo

Deolipa Yumara Ungkap Fakta Penggeledahan Kafe dan Rumah Diduga Milik Jampidsus FD || OTT

RUGIKAN NEGARA TRILYUNAN ?? POLRI TETAPKAN TERS4NGK4 DARI TEMUAN RATUSAN MILYAR INI ??

KENAPA TURIS ASING ENGGAN KE FILIPINA? Padahal ASEAN Lagi Kebanjiran Turis! | Learning By Googling

How Japan Built the Impossible 400 km Great Wall that You've Never Heard Of

🔴LIVE: Penampakan Barang Bukti Emas dan Uang Miliaran Kasus OTT Bupati Etik Suryani Sukoharjo

KALIAN GAK AKAN NYANGKA, ANEHNYA KEJADIAN ASLI GUNUNG KAWI‼️- Mamat - Jamal Lentera Malam

Febrie Adriansyah's Residence Appears Quiet Following Resignation

TERBARU! Jampidsus Akui Rumah Sentul Tempat Temuan Rp476 M & Emas 74 Kg Miliknya | BREAKING NEWS

Bupati Sukoharjo Etik Suryani Pakai Sandi Korupsi 'Padakno Karo Bapak'

PLN COAL CORRUPTION: THE CAUSE OF THE BLACKOUT⁉️ - Gema Goeyardi

KOLONEL (PURN) SRI RADJASA: POLRI TAK PEDULI JAMPIDSUS FEBRIE DEKAT DENGAN HASHIM DJOJOHADIKUSUMO...

ATAS PERINTAH PRABOWO‼️ LISTYO SIGIT PECAT PENYIDIK YANG MENANGKAP PAKSA ROY SURYO & dr. TIFA😱

ATTORNEY GENERAL'S OFFICE VS. POLICE HEATS UP!? Many Elite Names Are Starting to Be Dragged Into ...

Banyak Kandidat Berkompetensi yang Bisa Gantikan Febrie Adriansyah Jadi Jampidsus

Komisi III DPR & Eks Penyidik KPK Soroti Penggeledahan Kasus Korupsi & TPPU, Siapa Jadi Tersangka?

