GEREJA-GEREJA WAJIB MENGGERAKAN PERDAMAIAN DI PAPUA | Pernyataan Publik : Jake Merril Ibo

Papua sedang memikul luka panjang akibat konflik, kekerasan, ketidakadilan, kemiskinan, pelanggaran HAM, serta penderitaan masyarakat yang terus berulang. Dalam situasi seperti ini, gereja tidak boleh hanya menjadi penonton sejarah. Melalui pernyataan publik ini, Jake Merril Ibo menyerukan agar gereja-gereja di Tanah Papua berani bergerak nyata untuk menghadirkan perdamaian, pemulihan, keadilan, dan rekonsiliasi. Gereja tidak cukup hanya berbicara tentang damai dari mimbar. Gereja harus hadir di tengah umat yang terluka, menjadi rumah aman bagi korban, membuka ruang dialog, memperjuangkan martabat manusia, serta menggerakkan program-program kemanusiaan yang konkret. Pernyataan ini juga mengajak gereja-gereja di Papua untuk bersatu, mempertimbangkan kembali prioritas pembangunan gedung-gedung mewah, dan mulai membangun gerakan besar kemanusiaan bagi Papua: dana kemanusiaan lintas gereja, pusat pemulihan trauma, beasiswa perdamaian, tim mediasi gereja, layanan kesehatan bergerak, rumah aman, pusat data kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi umat, pendidikan damai, serta forum doa dan aksi lintas gereja. Papua membutuhkan gereja yang berani. Berani bersuara benar. Berani berpihak pada kemanusiaan. Berani menolak kekerasan. Berani menjadi jembatan. Berani membangun rekonsiliasi. Berani menggerakkan perdamaian. Perdamaian bukan hanya tugas negara. Perdamaian juga adalah tugas gereja. Tuhan memberkati Tanah Papua. Tuhan memberkati gereja-gereja-Nya. Tuhan menolong kita semua menjadi pembawa damai. Salam bahagia, salam damai. Jake Merril Ibo #PapuaButuhGerejaYangBerani #GerejaMenggerakkanPerdamaian #PerdamaianPapua #GerejaPapua #JakeMerrilIbo #PapuaDamai #KemanusiaanPapua #RekonsiliasiPapua #SuaraGereja #PernyataanPublik