Menyulap Kabut Jadi Air

Air berharga selangit di kawasan Boutmezguida di barisan pegunungan Antiatlas. Wilayah tersebut tercatat sebagai yang paling kering di Maroko, kendati kerap dilanda kabut. Tidak heran jika penduduk bisa berjalan dua hingga tiga jam untuk mendapat air. Untuk mengatasi kelangkaan air, teknologi menjaring kabut diterapkan untuk diubah menjadi air minum. Informasi lainnya dari DW Indonesia: Instagram:   / dw.nesia   Facebook:   / dw.indonesia   Twitter:   / dw_indonesia   Website: http://www.dw.com/id Inovator: https://www.dw.com/id/beranda/iptek/s... Tertarik ingin berdiskusi tentang topik iptek di grup inovator? Gabung di   / 569122020135718