Keutamaan Haji dan Qurban | Ustadz Ammi Nur Baits

KEUTAMAAN HAJI & QURBAN Ustadz Ammi Nur Baits حَفِظَهُ الله تعالى 🗓️ Selasa, 20 Mei 2025 🏢 Masjid Ulil Albab UII, Yogyakarta بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم Pembahasan kajian siang tentang Keutamaan Haji & Qurban di bulan Dzulhijjah, kita ketahui bahwasanya ketika amal dilakukan tepat pada waktunya maka nilainya lebih afdhal karena sesuai panduan, terkadang di waktu istimewa ada amalan istimewa, salah satunya amalan-amalan di bulan Dzulhijjah. Keutamaan Haji, berikut ini dalil-dalil tentang ancaman bagi mereka yang menolak berhaji, Nabi ﷺ bersabda : يَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ : إِنَّ عَبْدًا أَصْحَحْتُ جِسْمَهُ وَأَوْسَعْتُ عَلَيْهِ فِى الْمَعِيشَةِ تَأْتِى عَلَيْهِ خَمْسَةُ أَعْوَامٍ لَمْ يَفِدْ إِلَىَّ لَمَحْرُومٌ Allâh Azza wa Jalla berfirman, “Sesungguhnya seorang hamba yang telah Aku anugerahi kesehatan badan, Aku telah luaskan penghidupannya, telah lewat padanya lima tahun, (namun) dia tidak mendatangiKu (yakni: melakikan ibadah haji), dia benar-benar dicegah (dari kebaikan). [1][1]. HR. al-Baihaqi dalam as-Sunan al-Kubra Kemudian sebagaimana dalam hadist Ibnu Abbas : تَعَجَّلُوا إِلَى الْحَجِّ فَإِنَّ أَحَدَكُمْ لَا يَدْرِي مَا يَعْرِضُ لَهُ “Bersegeralah melaksanakan ibadah haji ( yaitu haji yang wajib) karena kalian tidak tahu apa yang akan di hadapinya (HR. Ahmad dan Baihaqi) Doa dari nabi Ibrahim ‘alaihissalam, beliau berdoa, رَبَّنَا إِنِّي أَسْكَنْتُ مِنْ ذُرِّيَّتِي بِوَادٍ غَيْرِ ذِي زَرْعٍ عِنْدَ بَيْتِكَ الْمُحَرَّمِ رَبَّنَا لِيُقِيمُوا الصَّلَاةَ فَاجْعَلْ أَفْئِدَةً مِنَ النَّاسِ تَهْوِي إِلَيْهِمْ وَارْزُقْهُمْ مِنَ الثَّمَرَاتِ لَعَلَّهُمْ يَشْكُرُونَ “Ya Rabb kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Rabb kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezkilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur” (QS. Ibrahim: 37). Ibnu Abbas, Mujahid, Sa'id bin Jubair, dan lainnya berkata bahwa seandainya dia berkata, “Af’idatan nasi” (hati seluruh manusia) maka tentu berdesak-desakan orang-orang Persia, Romawi, Yahudi, Nasrani dan lainnya memenuhinya. Akan tetapi, nabi Ibrahim berkata, (Minan nas) yaitu khusus bagi orang-orang muslim.[Tafsir Ibnu Katsir] Haji adalah jihad bagi wanita sebagaimana hadits عَنْ عَائِشَةَ أُمِّ المُؤْمِنِينَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّهَا قَالَتْ:يَا رَسُولَ اللَّهِ، نَرَى الجِهَادَ أَفْضَلَ العَمَلِ، أَفَلاَ نُجَاهِدُ؟ قَالَ: «لَا، لَكُنَّ أَفْضَلُ الجِهَادِ: حَجٌّ مَبْرُورٌ». [صحيح] - [رواه البخاري] - [صحيح البخاري: 1520] Ummul Mukminin Aisyah raḍiyallāhu 'anhā meriwayatkan, bahwa ia berkata,"Wahai Rasulullah! Kami melihat jihad sebagai amal ibadah yang paling utama. Tidakkah kami ikut berjihad?" Beliau ﷺ bersabda, "Tidak. Tetapi jihad yang paling utama ialah haji yang mabrur."[Sahih] - [HR. Bukhari] - [Sahih Bukhari - 1520] wallahu'alam Youtube;   • Keutamaan Haji dan Qurban | Ustadz Ammi Nu...   Facebook;  / ustadzamminurbaits   #haji #qurban #wajib #hadits