Tidak mau makan babi karena haram tapi korupsi jalan padahal dosa besar

Judul: Lebih Haram dari yang Kau Kecam Verse 1 Kau berkata babi itu haram, Kau ceramahkan siang dan malam, Kau jaga lidah dari yang terlarang, Tapi hak rakyat kau bawa pulang. Kau bicara iman dan takwa, Di mimbar tinggi penuh kata-kata, Namun di balik meja kekuasaan, Kau jual amanah demi kemewahan. Pre-Chorus Apa arti sorban dan pakaian, Jika hati tenggelam dalam keserakahan? Apa arti ayat yang kau bacakan, Jika rakyat terus jadi korban? Chorus Kau bilang haram, kau bilang dosa, Tapi korupsi tetap kau pelihara, Yang kau makan bukan sekadar harta, Itu air mata jutaan manusia. Kau bilang haram, kau bilang nista, Namun tanganmu tak berhenti merampasnya, Babi kau hindari karena larangan, Tapi korupsi kau jadikan makanan. Verse 2 Harga naik, rakyat menjerit, Beban hidup makin menghimpit, Pajak dipungut dari yang lemah, Sementara kau hidup bermewah. Utang negara terus bertambah, Rakyat kecil yang harus menanggungnya, Sedang para pengkhianat amanah, Menumpuk harta tanpa rasa bersalah. Bridge Ingatlah kursi tak selamanya, Kekuasaan hanya sementara, Saat semua topeng terbuka, Tak ada jabatan yang bisa membela. Yang tersisa hanyalah catatan, Antara pengabdian atau pengkhianatan, Di hadapan Tuhan Yang Maha Kuasa, Tak ada uang yang mampu membeli surga. Chorus (Ending) Kau bilang haram, kau bilang dosa, Tapi korupsi tetap kau pelihara, Yang kau curi bukan hanya uang negara, Kau curi masa depan bangsa. Kau bilang haram, kau bilang nista, Namun amanah kau khianati juga, Jangan bicara soal kesucian, Jika kejujuran kau kuburkan. #music #musicreligi #hiphop #religi #slowrock #rock #poprock #gitarakustik #katamutiara #katakatabijak #katabijaksana #musikviral #laguviral #kisahsejarah #kisahsahabat #seharahnabi #sejarahrasul #kisahteladan #laguviral #rock #music