ddr art - Tanpa Kepalsuan

Tanpa Kepalsuan Oleh: Didi Suryadi Verse 1 Di kaki bukit mentari bersinar, Menyapa sawah yang hijau terbentang. Sungai bernyanyi mengalir jernih, Seperti hati yang tak pernah letih. Tak ada wajah yang harus berpura, Tak ada senyum yang dibuat-buat. Semua menyapa dengan ketulusan, Hangat terasa dalam kebersamaan. Chorus Di desa kutemukan kehidupan, Tanpa kepalsuan, tanpa kepura-puraan. Alam mengajarkan arti kejujuran, Bahwa bahagia tumbuh dari ketulusan. Langit yang biru, hutan yang lestari, Menjadi saksi damainya hati. Di sanalah hidup terasa indah, Sederhana... namun penuh berkah. Verse 2 Langkah berjalan tak tergesa-gesa, Waktu mengalir seirama alam. Tangan bekerja, hati bersyukur, Menikmati hidup tanpa mengukur. Yang kaya berbagi, yang susah dibantu, Tak ada jarak di antara tetangga. Cinta tumbuh dalam kesederhanaan, Menjadi cahaya sepanjang zaman. Bridge Mungkin dunia terus berubah, Namun desa menjaga arah. Selama hati tetap sederhana, Damai akan selalu menyertai kita. Final Chorus Di desa kutemukan kehidupan, Tempat cinta tumbuh tanpa kepalsuan. Bukan kemewahan yang kucari, Melainkan damai di setiap hari. Bila langkahku terlalu jauh, Desalah tempat hatiku berlabuh. Karena keindahan yang paling nyata, Adalah hidup apa adanya.