SALAMA' SITAMMU - Arranged By Sultan Alauddin | Cipt. A. Botta

"SALAMA' SITAMMU' Cipt. A.Botta Dipopulerkan oleh NN Arranged By Sultan Alauddin Vocal By Team Uplfiting Journals Lagu Salama' Sitammu / Mambela Lalan adalah lagu asal Mamasa yang berbatasan dengan Tana Toraja... Karena keterbatasan bahasa sehingga Mimin hanya bisa mengartikan beberapa kata yang mirip dengan bahasa Tana Duri yang masih serumpun dengan Mamasa, Tana Toraja, dan Palopo... Mungkin ada teman2 dari Mamasa yang bisa bantu terjemahkan... Hehehe... Salam to Mamasa... Edited 08 June 2026 --- Lagu daerah Salama' Sitammu atau sering dikenal juga dengan judul Mambela Lalan merupakan lagu persaudaraan dan silaturahmi yang sangat mendalam bagi masyarakat Mamasa dan Toraja. Secara garis besar, lagu ini mengisahkan tentang kebahagiaan saat bertemu kembali, rasa syukur kepada Sang Pencipta, serta kerinduan yang mendalam terhadap kampung halaman setelah menempuh perjalanan yang jauh dan berliku. Berikut adalah terjemahan lirik tersebut ke dalam bahasa Indonesia: --- Verse 1 Vokal Wanita Salama' salama' / Selamat, selamat Salama' sitammu tammuki' / Selamat kita bertemu kembali Inde' temo inde' temo na bongi / Di sini, saat ini, dan di malam ini Refrain Mapia mapia / Alangkah baiknya, alangkah indahnya Mapia dengan kada mesa' / Sungguh indah jika ada seia sekata atau satu kata kesepakatan Kada mesa' dipotuo masannang / Satu kata atau persatuan yang menghidupkan kita dalam kebahagiaan Chorus Vokal Grup dan Melodi Suling Mambela lalan ta ola / Jalan jauh telah kita lalui Ullewan buntu lewan pasapa' / Melewati gunung, melewati perbukitan atau lereng Ullewan buntu lewan pasapa' / Melewati gunung, melewati perbukitan atau lereng Merio rio dio tondokta' / Bersuka ria di kampung halaman kita Refrain Ullewan buntu lewan pasapa' / Melewati gunung, melewati perbukitan atau lereng Merio rio dio tondokta' / Bersuka ria di kampung halaman kita --- Verse 2 Vokal Wanita Bennaki' tang ngun saalili / Bagaimana mungkin kita tidak saling merindukan Bamba turunan dio tondokta' / Gerbang atau tangga turun di kampung halaman kita Chorus Bamba turunan dio tondokta' / Gerbang atau tangga turun di kampung halaman kita Disalilita' dikalembe' i / Yang selalu kita rindukan dan kita sayangi Refrain Bamba turunan dio tondokta' / Gerbang atau tangga turun di kampung halaman kita Disalilita' dikalembe' i / Yang selalu kita rindukan dan kita sayangi --- Verse 3 Vokal Pria Mamase mamase / Kasih karunia, kasih sayang Mamasena' puang matua / Kasih sayang dari Sang Pencipta atau Tuhan Yang Maha Kuasa Umpamesa umpamesa ki' temo / Yang mempersatukan kita hari ini Tisolo' tisolo' / Mengalir bersama, menyatu bersama Tisollo' misa li papanna / Mengalir menyatu bagaikan satu papan atau sejalan searah Inde' litak inde' litak disola / Di atas tanah ini kita bersama-sama Chorus Vokal Grup Kela sorongan sorongan / Kalaulah bergeser, biarlah bergeser Angga tanete la mealla' i / Hanya gunung-gunung tinggi yang membatasi atau memisahkan kita Angga tanete la mealla' i / Hanya gunung-gunung tinggi yang membatasi atau memisahkan kita Tisolonganna rante silele / Mengalir berupa hamparan persaudaraan ke seluruh dataran atau lembah sekitar Refrain Angga tanete la mealla' i / Hanya gunung-gunung tinggi yang membatasi atau memisahkan kita Tisolonganna rante silele / Mengalir ke seluruh dataran atau lembah sekitar --- Verse 4 Vokal Pria Puang to merinding palla / Tuhan yang menjaga dan memagari atau melindungi Mekulambuta' runoi temo / Tempat kita bernaung atau berkelambu hari ini Chorus Mekulambuta' runoi temo / Tempat kita bernaung hari ini Tettekan lako lalan mapia / Tuntunlah kami ke jalan yang baik Mekulambuta' rumboi temo / Tempat kita bernaung hari ini Tettekan lako lalan mapia / Tuntunlah kami ke jalan yang baik --- Outro Salama' salama' / Selamat, selamat Salama' salama' / Selamat, selamat Salama' salama' / Selamat, selamat --- Catatan Kontekstual: Istilah seperti Puang Matua merujuk pada Tuhan Yang Maha Esa dalam tatanan kepercayaan setempat. Kata Kada mesa' atau satu kata adalah konsep adat yang sangat penting di Mamasa dan Toraja yang menekankan pentingnya musyawarah, persatuan, dan kerukunan hidup bersama.