Teba Modern: Solusi Sampah Organik di Bali
Sejak 2019, Banjar atau Dusun Cemenggaon, di Gianyar, Bali yang terdiri dari 350 Kartu Keluarga berhasil mengelola sampah mereka secara mandiri menggunakan sistem Pengelolaan Sampah Mandiri Pedesaan (Pesan Pede). Ketua Komunitas Pesan Pede, I Wayan Balik Mustiana (@balik_mustiana) mengatakan bahwa mayoritas sampah yang diproduksi rumah tangga di Bali adalah sampah organik. Dalam sistem Pesan Pede, warga dituntut untuk memilah sampah dan menyediakan 3 tempat pembuangan. Sampah organik dibuang ke dalam sumur kompos yang disebut ‘teba modern’. Sementara sampah anorganik, ditabung ke bank sampah, dan residu yang sulit terurai seperti sampah pembalut, puntung rokok, dan bahan berbahaya beracun (B3) diserahkan ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Balik mengklaim bahwa sebelum menerapkan Pesan Pede, warga di Cemenggaon masif terjangkit demam berdarah (DB). “Sekarang DB lumayan jauh lah berkurang, dan kalau dulu tumpukan sampah di pinggir jalan itu berderetan, sekarang hilang semua,” tutur Balik. Menurutnya, dampak yang terpenting yang didapat dari sistem Pesan Pede adalah kebersihan, kesehatan, dan kenyamanan. “Walaupun nanti komposnya kita bisa jual, kita bisa tabung, dapatkan uang itu bonus,” tambahnya. #kompos #canang #bali #sampah #lingkungan #gianyar

Pembuatan Model 3-Dimensi dari Limbah Plastik

Karhutla di Hawaii: Kota Bersejarah Ludes, 36 Tewas

Irit Tagihan Listrik di Amerika Serikat, Pakai Panel Surya Komunitas dan Subsidi

Kreator Konten Restoran Halal di Amerika

Warung VOA: Ragam Makanan Halal di Amerika

Laporan VOA untuk Metro TV: Apakah Ekonomi Amerika Terancam Resesi?

Donald Trump Tepis Ancaman Resesi Ekonomi di Amerika

Vlogger on The Road: Masjid Istiqlal, Kebanggaan Diaspora Indonesia di Houston!

Wajah Toleransi di Kota "Seribu Kelenteng".

Ekonomi AS Bergejolak Hadapi Ketidakpastian Tarif

Inflasi di Amerika Melemah ke 2,8%, "Stagflasi" Terhindari?

