SDN 207 Palembang 34 Tahun Tidak Pernah Adakan Upacara

PALEMBANG, SRIPO --- Merasakan bagaimana berbaris rapi mengikuti pelaksanaan upacara bendera merah putih, sama sekali belum pernah dirasakan siswa yang bersekolah di SD Negeri 207 Palembang. Bahkan sejak berdirinya bangunan sekolah pada tahun 1983, sekolah yang berlokasi di kawasan Jalan Swakarya Kelurahan Kemang Agung Kecamatan Kertapati Palembang ini belum pernah sekali pun menggelar upacara bendera. Jangankan untuk menggelar upacara bendera 17 Agustusan memperingati hari kemerdekaan RI, upacara bendera setiap hari senin pun tidak ada. Sehingga siswa pun sama sekali belum pernah merasakan bagaimana memberikan hormat kepada bendera merah putih. Bahkan siswa SD Negeri 207 Palembang khususnya kalangan siswa kelas 2, tidak tahu apa itu upacara bendera. "Upacara bendera tidak tahu kak, kalau bendera tahu kak," ujar Fatir, siswa kelas 2 yang dibincangi Sripo pada hari pertama masuk sekolah, Senin (17/7). Dari pantauan Sripo, sekolah SDN 207 Palembang berada di tengah rawa-rawa dan memang tidak mendukung bisa dilaksanakannya upacara bendera. Meskipun halaman sekolah cukup luas, namun halaman hanyalah rawa-rawa yang digenangi air cukup dalam dan berlumpur. Kepala Sekolah SDN 207 Palembang Yulianis S.Pd SD yang baru terhitung enam bulan menjabat, mengakui sedikit terkejut. Melihat kondisi area sekolah yang dikelilingi rawa, memang tidak memungkinkan bisa menggelar upacara bendera. "Bagaimana mau upacara, lihat saja halaman sekolah rawa-rawa. Sebagai solusi agar siswa tetap ada sikap cinta tanah air meskiun tidak upacara bendera, Yulianis mengatakan, para siswa tetap diberikan pemahaman tentang sikap cinta tanah air. Bahkan dulunya tinga bendera dari batang bambu, kini sudah dibuatkan dengan tiang besi dan bendera merah putih yang berkibar tiap harinya. Penjaga sekolah ditugaskan secara khusus untuk menaikkan dan menurunkan bendera," ujarnya.