Garis Nol - Dunia Paralel (Official Audio)

Bantu support creator music baru indonesia dengan tekan like dan subcribe, terimah kasih. Lirik oleh : yono ( Garis Nol ) Bercak tinta biru di punggung seragamku... Dan rambut yang kau ikat rapi hari itu... Aku yang terlalu bodoh menahan ego... Mengira waktu akan menungguku berubah dewasa... Kini lampu ruangan perlahan diredupkan... Pintu terbuka, kau berjalan diiringi pelan... Lagu romantis mengalun sampai ke depan... Tapi bukan namaku yang kau sebut dalam ikatan... Jadi kurapikan kemeja, dan bertepuk paling keras... Tersenyum sangat lebar, walau napasku terampas... Dulu kupikir kisah kitalah yang paling istimewa... Tuhan... ternyata inilah kisahku dengannya... Hanya mengantarmu... sampai ke pelukannya... Kau sangat cantik hari ini... Saking cantiknya, rasanya ingin mati. Kita pernah menangis berdebat di bawah hujan... Menyisakan gengsi yang tak pernah kuutarakan... Kini kulihat pria itu mengusap pipimu lembut... Memberikan rasa aman yang tak pernah bisa kusebut... Kini lampu ruangan perlahan diredupkan... Pintu terbuka, kau berjalan diiringi pelan... Lagu romantis mengalun sampai ke depan... Tapi bukan namaku yang kau sebut dalam ikatan... Jadi kurapikan kemeja, dan bertepuk paling keras... Tersenyum sangat lebar, walau napasku terampas... Dulu kupikir kisah kitalah yang paling istimewa... Tuhan... ternyata inilah kisahku dengannya... Hanya mengantarmu... sampai ke pelukannya... Kau sangat cantik hari ini... Saking cantiknya, rasanya ingin mati. Kau pernah bertanya soal dunia paralel... Apakah kau percaya, di dimensi yang lain... Kita tidak menyerah pada ego yang bermain? Mungkin di sana... akulah yang menciummu hari ini. Namun di sini... aku harus tahu diri. Jadi kurapikan kemeja, dan bertepuk paling keras... Tersenyum sangat lebar, walau napasku terampas... Dulu kupikir kisah kitalah yang paling istimewa... Tuhan... ternyata inilah kisahku dengannya... Hanya mengantarmu... sampai ke pelukannya... Kau sangat cantik hari ini... Saking cantiknya, rasanya ingin mati. Selamat berbahagia... Selamat tinggal, masa mudaku.