Ngaji Filsafat 333 : Mindfullness

Ngaji Filsafat : Mindfullness Ngaji Filsafat 333 Edisi : Menjaga Kewarasan di Akhir Tahun Bersama Dr. Fahruddin Faiz, M. Ag Masjid Jendral Sudirman Yogyakarta Rabu, 22 Desember 2021 Playlist :    • Menjaga Kewarasan di Akhir Tahun   File rekaman audio ngaji (mp3+pdf/ppt) dapat unduh di : http://mjscolombo.com/unduh/ MAKLUMAT LINI MEDIA MASJID JENDRAL SUDIRMAN Maklumat Lini Media Masjid Jendral Sudirman (MJS) ini terkait hasil kegiatan kajian atau ngaji yang telah MJS selenggarakan dalam rangka memakmurkan masjid. Hasilnya berupa rekaman suara ataupun tulisan yang telah terpublikasi lewat kanal media resmi masjid (www.mjscolombo.com; MJS Channel; MJS Jogja mobile app; dan di media sosial MJS lainnya), mudah-mudahan mendatangkan maslahat dan keberkahan. Lain itu, bagi pihak-pihak lain yang hendak atau telah memanfaatkan dan berkepentingan mengolah dari hasil kegiatan kajian atau ngaji berupa rekaman suara maupun tulisan itu, syaratnya yakni dengan adab dan menghindari mafsadat (akibat buruk). Secara adab, izin secara lisan langsung ataupun dengan melayangkan surat elektronik kepada pengelola lini media masjid (subjek: izin lini media; surel: [email protected]) serta mengisi isian data singkat yang telah kami sediakan. “Perbuatan yang baik mestilah dilakukan dengan cara yang benar”, parafrase dari Syekh Abdul Qadir Al-Jilani ini menjadi tiang pancang bagi pihak-pihak lain yang hendak atau telah memanfaatkan dan berkepentingan mengolah hasil dari kegiatan kajian atau ngaji yang telah diselenggarakan Masjid Jendral Sudirman sejauh ini. Demikian maklumat ini kami buat, semoga menjadi perhatian dan kemengertian bersama. Salam, Lini Media MJS NGAJI FILSAFAT Istilah “Ngaji Filsafat” bermula dari selentingan sesukanya. Tidak lebih. Bila dicari-cari alasan antropologisnya, kira-kira istilah “Ngaji Filsafat” hanya diasaskan pada kebiasaan masyarakat Jawa dalam memakai istilah “Ngaji”. Lagipula, bila dipakai istilah “Kuliah Filsafat” kesannya malah semakin memperberat beban. Namun rupanya Fahruddin Faiz sebagai pengasuh, punya alasan hermeneutis di balik maksud dari pemilihan kata “Ngaji”, yang diambil dari kata dasar “Aji”. “Aji” artinya ‘(ke)mulia(an)’. “Ngaji” berarti ‘upaya untuk menjadi mulia’ atau ‘mencari kemuliaan’. Dalam bahasa Islam, “Aji” sepadan dengan kata ‘karamah’. Jadi, menurut Kiai Faiz, “Ngaji Filsafat” berarti ‘upaya mencari kemuliaan dan menjadi mulia dengan filsafat’. Ngaji Filsafat pertama kali diselenggarakan pada Minggu, 21 April 2013. Setelah itu disepakati Ngaji Filsafat berlangsung rutin setiap Rabu (malam Kamis) pukul 20.00 s.d 22.00 WIB, bertempat di Masjid Jendral Sudirman, Jln. Rajawali No. 10, Demangan Baru, Caturtunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta 55281. Kunjungi juga media resmi Masjid Jendral Sudirman Yogyakarta, antara lain : Website : http://mjscolombo.com/ Mobile Apps : https://play.google.com/store/apps/de... Podcast : Spotify : https://open.spotify.com/show/4MDawWe... Apple Podcasts : https://podcasts.apple.com/us/podcast... Google Podcasts : https://www.google.com/podcasts?feed=... Media Sosial : Facebook: https://www.facebook.com/masjid.sudir... FP:   / mjscolombodotcom   Instagram:   / masjidjendralsudirman   Twitter: https://twitter.com/MJS_Jogja?s=09 Lapak Jual Beli :   / lapak_mjs  

Ngaji Filsafat 334 : Q and A - Menjaga Kewarasan di Akhir Tahun
▶︎

Ngaji Filsafat 334 : Q and A - Menjaga Kewarasan di Akhir Tahun

Ngaji Filsafat 335 : Diri dan Identitas
▶︎

Ngaji Filsafat 335 : Diri dan Identitas

MAHFUD MD: USUT KORUPSI MBG SAMPAI KE AKARNYA
▶︎

MAHFUD MD: USUT KORUPSI MBG SAMPAI KE AKARNYA

🏅 Manusia Alternatif: Nasrudin Hoja - Humor Hakikat
▶︎

🏅 Manusia Alternatif: Nasrudin Hoja - Humor Hakikat

Mengapa Perlu Belajar Teologi di Era Teknologi?|Logika Keimanan|Abdul Wahab, Indra Dwi, Ahmad Ataka
▶︎

Mengapa Perlu Belajar Teologi di Era Teknologi?|Logika Keimanan|Abdul Wahab, Indra Dwi, Ahmad Ataka

Does Indonesia Still Have Hope?! Listen to This Economic Soothsayer! | Helmy Yahya Speaks
▶︎

Does Indonesia Still Have Hope?! Listen to This Economic Soothsayer! | Helmy Yahya Speaks

Evaluate Yourself! Live a Light Life, Not Easily Fragile, and Free from Mental Burdens! | Dr. Fah...
▶︎

Evaluate Yourself! Live a Light Life, Not Easily Fragile, and Free from Mental Burdens! | Dr. Fah...

PUTTING BAHLIL TO THE TEST, FROM MBG TO OUR FUEL: "ACCUSE ME OF PLAGIARISM? WHERE'S THE PROOF, PR...
▶︎

PUTTING BAHLIL TO THE TEST, FROM MBG TO OUR FUEL: "ACCUSE ME OF PLAGIARISM? WHERE'S THE PROOF, PR...

Tuhan Dipercayai Dengan Iman Atau Dibuktikan Dengan Akal? | Ibnu Sina Vs. Al-Ghazali
▶︎

Tuhan Dipercayai Dengan Iman Atau Dibuktikan Dengan Akal? | Ibnu Sina Vs. Al-Ghazali

Ngaji Filsafat 392 : Maria Montessori - Filosofi Pendidikan Anak
▶︎

Ngaji Filsafat 392 : Maria Montessori - Filosofi Pendidikan Anak

MENATA ULANG DI 1 MUHARRAM feat UST FATIH KARIM
▶︎

MENATA ULANG DI 1 MUHARRAM feat UST FATIH KARIM

Ngaji Filsafat 320 : Berpikir Religius
▶︎

Ngaji Filsafat 320 : Berpikir Religius

Adakalanya Kita Tidak Perlu Tahu dan Mencari Tahu | Dr Fahruddin Faiz | Ngaji Filsafat
▶︎

Adakalanya Kita Tidak Perlu Tahu dan Mencari Tahu | Dr Fahruddin Faiz | Ngaji Filsafat

dr. Tirta Salting Ketemu Artis
▶︎

dr. Tirta Salting Ketemu Artis

Studying Philosophy - Ibn Arabi - Dr. Fahruddin Faiz
▶︎

Studying Philosophy - Ibn Arabi - Dr. Fahruddin Faiz

PIALA DUNIA 2026 GAGAL SEBELUM DIMULAI? FIFA Dituduh Rakus! Semua Mengeluh! | Learning By Googling
▶︎

PIALA DUNIA 2026 GAGAL SEBELUM DIMULAI? FIFA Dituduh Rakus! Semua Mengeluh! | Learning By Googling

Berhenti Mengharap pada Orang, Mulai Bahagia dengan Diri Sendiri -Ngaji Filsafat - Dr Fahruddin Faiz
▶︎

Berhenti Mengharap pada Orang, Mulai Bahagia dengan Diri Sendiri -Ngaji Filsafat - Dr Fahruddin Faiz

Ngaji Filsafat 479 : Marcus Tullius Cicero - Bijaksana di Usia Tua
▶︎

Ngaji Filsafat 479 : Marcus Tullius Cicero - Bijaksana di Usia Tua

BENTURIN AGAMA SAMA LOGIKA‼️ NIH GUE KASIH PAHAM.. - HABIB JAFAR - Login
▶︎

BENTURIN AGAMA SAMA LOGIKA‼️ NIH GUE KASIH PAHAM.. - HABIB JAFAR - Login

Ngaji Filsafat 282 : Religious Peak Experience
▶︎

Ngaji Filsafat 282 : Religious Peak Experience