Perang suku Lanny VS Kurima

Konflik horizontal antara kelompok Suku Lani (Lanny) dan Suku Kurima (Hubula) di Distrik Wouma, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, kembali pecah pada Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 04.00 WIT. Bentrokan susulan yang terjadi setelah konflik sehari sebelumnya itu menyebabkan ratusan warga mengungsi dan puluhan unit rumah warga terbakar. Situasi di kawasan pinggir Kali Uwe, Distrik Wouma, hingga Jumat siang masih mencekam. Kapolres Jayawijaya, Anak Agung Made Satria Bimantara turun langsung memimpin pengamanan bersama personel gabungan dari Polres Jayawijaya, Polres Lanny Jaya, dan Kompi 4 Yon B Pelopor Satuan Brimob Polda Papua. Berdasarkan laporan aparat pada pukul 11.15 WIT, massa dari kelompok Suku Lani diperkirakan mencapai 500 hingga 600 orang, sedangkan massa dari Suku Kurima atau Hubula berkisar 400 sampai 500 orang Kapolres menjelaskan, bentrokan lanjutan dipicu isu rencana penyerangan usai proses pencarian korban tragedi jembatan gantung Kali Uwe yang sebelumnya roboh dan menelan korban jiwa. Akibat bentrokan yang terjadi Kamis (14/5), Plt Kepala Distrik Wouma, Fransiskus Itlay, dilaporkan mengalami luka dan pendarahan di bagian kepala. Sementara warga dari kawasan Tolikara-Misai memilih mengungsi dan berlindung di Gereja Katolik Kristus Jaya Wamena demi menghindari bentrokan susulan #perang #suku #wouma #jayawijaya #papuapegunungan