KEBAIKAN TUHAN - Ps PETRUS HADI SANTOSO

Perjalanan bersama Tuhan sering kali tidak mudah. Seperti bangsa Israel yang dipanggil keluar dari Mesir menuju tempat ibadah yang telah Tuhan tentukan, setiap orang juga dipanggil untuk taat pada penetapan Tuhan. Pelayanan dan pengabdian menuntut kesetiaan, pengorbanan, dan kesiapan mempersiapkan orang lain. Namun jerih payah di dalam Tuhan tidak pernah sia-sia. Tantangan terbesar akhir zaman bukan hanya perang atau krisis ekonomi, melainkan krisis kasih. Di dalam kasih terdapat kebaikan, dan salah satu hal yang tidak boleh luntur adalah kebaikan Tuhan. Tuhan telah menetapkan orang percaya sebagai terang dunia, bukan terang yang kecil, tetapi terang yang menerangi lingkungan sekitarnya. Kehidupan yang dahulu berantakan dapat diubah Tuhan menjadi sesuatu yang indah dan menjadi kesaksian bagi dunia. Matius 5:15 berkata, “Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang yang di dalam rumah itu.” Karena itu, setiap orang dipanggil menjadi berkat dan terang bagi keluarga, jemaat, dan lingkungan sekitar. Matius 5:16 berkata, “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di surga.” Dunia tidak dapat melihat iman yang ada di dalam hati, tetapi dapat melihat perbuatan baik yang lahir dari kehidupan yang telah diubahkan Tuhan. Kepada sesama orang percaya, pertolongan dilakukan dengan kerendahan hati tanpa mencari pujian. Kepada dunia yang belum mengenal Kristus, kebaikan perlu dinyatakan agar mereka melihat kasih Tuhan melalui tindakan nyata. Filipi 4:5 berkata, “Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat.” Tuhan rindu merangkul, menyelamatkan, dan memanggil sebanyak mungkin orang kepada pertobatan sebelum kedatangan-Nya yang kedua kali. Salah satu sarana paling efektif untuk menjangkau dunia adalah melalui kebaikan. Banyak orang di sekitar membutuhkan perhatian, makanan, dan kasih yang sederhana. Kisah lima roti dan dua ikan mengajarkan hidup dalam kepedulian dan kemurahan hati. Yakobus berkata, “Tunjukkanlah kepadaku imanmu tanpa perbuatan, dan aku akan menunjukkan kepadamu imanku dari perbuatan-perbuatanku.” Dunia sedang menunggu bukti nyata dari kasih Tuhan melalui perbuatan orang percaya. Kebaikan harus dimulai dari perkara kecil dan dilakukan dengan tekun. Seperti tetesan air yang mampu melubangi batu, demikian pula kebaikan Tuhan yang dilakukan terus-menerus akan menghasilkan perubahan. Firman Tuhan berkata, “Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.” Semua dilakukan dengan kerelaan, bukan paksaan. Sekecil apa pun pemberian dan pelayanan, semuanya berharga di hadapan Tuhan. Kebaikan Tuhan sanggup mengalahkan banyak hal. Karena Yesus sudah dekat, setiap orang percaya dipanggil untuk terus berbuat baik, setia dalam perkara kecil, dan menjadi saluran kasih serta keselamatan Tuhan bagi sesama. Subscribe to Shekinah Creative Media YouTube Channel here:    / shekinahcreativemedia   Prayer Request (Dukungan Doa): Phone / Whatsapp +62 857 2749 9555 +62 823-2583-4311 Contact: E-mail: [email protected] Connect: TIKTOK: https://www.tiktok.com/@shekinahcreat... Spotify: https://open.spotify.com/show/0QqXCIA... Facebook:   / jkishekinahglory   Instagram:   / jkishekinahglory   Terima kasih. Tuhan Yesus Memberkati. #jkishekinahglory #shekinahglory #JKI #PetrusHadiSantoso #Lindawatitedja #vincentis #jkitemanggung #temanggung