Kelembapan Tidak Terjaga, Doc Mati Setelah Melubangi Cangkang Telur

Hati – hati doc mati setelah melubangi cangkang telur. Kegagalan penetasan seperti itu bisa terjadi jika kelembapan udara tidak terjaga atau tidak sesuai dengan kebutuhan. Karena kelembapan udara mempengaruhi tingkat kekerasan cangkang telur. Seperti diketahui, suhu dan kelembapan udara merupakan dua hal yang wajib diperhatikan ketika menetaskan telur menggunakan mesin tetas. Suhu udara harus ideal, begitu juga kelembapan udaranya. Jika dua hal tersebut tidak ideal, bisa kejadian embrio mati dalam telur. Atau, bisa juga menyebabkan telur ayam terlambat menetas. Suhu yang terlalu tinggi atau terlalu rendah bisa menjadi salah satu penyebab telur tidak menetas di mesin penetas. Bahkan kalau terlalu panas pun bisa menyebabkan telur ayam meledak. Setelah telur ayam dalam inkubator berusia 21 hari maka telur tersebut seharusnya sudah menetas. Namun jika ada keadaan yang kurang mendukung bisa saja gagal. Misalnya, doc hanya bisa melubangi cangkang telur tetapi tidak mampu memecah kerabangnya.