Merawat Kata - Upaya Merawat Bahasa Tegal - Banyumas

Indonesia sangat kaya akan bahasa daerah (bahasa ibu), namun demikian seiring dengan globalisasi, banyak bahasa daerah yang semakin kehilangan penuturnya dengan berbagai alasan. Bahasa Banyuma -Tegal atau dikenal dengan bahasa ngapak adalah salah satunya. Meski secara statistik bahasa ini masih memiliki penutur dengan jumlah jutaan, namun gejala menurunya bahasa ini sudah terasa. Karena stigma yang negatif, bahasa ini diidentikan dengan bahasa kasar, bahasa kaum rendah membuat sebagian penuuturnya malu menggunakan bahasa ini dalam berinteraksi sehari-hari. Yang mengejutkan adalah menurut Ahmad Tohari, sastrawan terkemuka Indonesia, bahasa jawa ngapak inilah yang merupakan bahasa turunan langsung dari bahasa jawa kuno dan memberikan sumbangan pada terbentuknya masyarakat egaliter di wilayah pengguna bahasa ini. Ini dimungkinkan karena bahasa ini tidak memiliki strata bahasa, ringkas dan lebih komunikatif.