TEMUAN INI JADI TANDA TANYA : APAKAH INDONESIA AWAL PERADABAN DUNIA?

#indonesia #malaysia #bahasaindonesia ========================================= Untuk promosi, kerjasama dan penggunaan dengan tujuan komersial, silahkan hubungi kontak berikut: Instagram : www.instagram.com/rezky.anadra whatsapp : https://bit.ly/3rm3ijt ========================================= Hola guys.. Kali ini gw pengen ngajak kalian buat bahas suatu topik yang lumayan seru dan asik. Topiknya adalah penemuan makhluk mitologi yang mirip manusia di Indonesia yang menggegerkan dunia. Geger! Hobbit Ditemukan di Indonesia dan Masih Hidup Sampai Sekarang, Curiga Indonesia adalah awal peradaban dunia Profesor antropologi dari University of Alberta, Gregory Forth, baru-baru ini berpendapat kalau Homo Floresiensis atau manusia purba dari Flores masih hidup sampai sekarang. Dalam tulisan di The Scientists, dia memberi bukti kesaksian penduduk lokal yang melihat penamparan manusia purba itu. Sebagai catatan hobbit adalah manusia purba mini seperti yang ada di film the lord of the rings. Apakah benar Indonesia dicurigai sebagai awal peradaban dunia? Pendapatnya memang perlu dibuktikan lebih lanjut. Namun, ucapannya jelas menggemparkan dunia arkeologi. Sebab, pada dasarnya, penemuan baru tentang manusia purba semakin membuka tabir misteri tentang evolusi manusia yang sebetulnya masih kabur. Tim dan kolaborator internasional meyakini bahwa temuan ini adalah terobosan, dan mereka merahasiakan penemuan itu selama lebih dari satu tahun supaya sisa-sisa tulang belulang tersebut dapat dipelajari secara rinci. Mereka kemudian mempublikasikan hasil penelitian itu dalam dua studi yang terbit dalam jurnal ilmiah terkemuka, Nature. Setahun kemudian temuan tersebut menggemparkan ranah paleoantropologi, ilmu yang mempelajari asal usul perkembangan manusia. Homo Floresiensis sendiri adalah jenis manusia purba yang terbilang baru ditemukan. Manusia purba ini ditemukan oleh tim gabungan dari Indonesia dan Australia pada 2003. Mereka mempublikasikan penelitiannya berjudul "Short for her age: Third Asian Homo Species Reveals Diversity of Pleistocene Humanity" di jurnal Nature pada 28 Oktober 2004. Ketika terbit, jagat pengetahuan dunia gempar. Pasalnya, manusia purba yang kemudian diberi nama Homo Floresiensis ini melengkapi perjalanan evolusi manusia, khususnya migrasi orang Asia ke Australia. Ketika pertama kali ditemukan di Flores, peneliti menemukan rangka manusia lengkap termasuk budayanya. Rangka itu ditemukan di gua besar yang disebut Liang Bua, Flores. Hasil pertanggalan menunjukkan bahwa mereka hidup sekitar 38.000-18.000 tahun lalu. Jika menelaah lokasi tempat penemuan, wajar apabila Homo Floresiensis bermukim di sana. Sebab, sebagian besar daerahnya merupakan perbukitan gamping yang dikenal cukup subur. Bahkan, sejak dahulu wilayah itu sudah dikenal sebagai lumbung padi. Hasil observasi terhadap rangka tersebut menunjukkan bahwa manusia tersebut secara anatomi memiliki ukuran yang sangat kecil. "Berdasarkan hasil analisis awal yang dilakukan oleh Prof. Peter Brown dari Universitas New England, Australia, diperoleh gambaran bahwa tinggi manusia ini hanya sekitar 106 cm dengan volume otak sekitar 380cc,"tulis Jatmiko dan Thomas Sutikno dalam Temuan Homo Floresiensis di Situs Liang Bua (2006). Karena ukurannya yang kecil, manusia ini juga sering disebut sebagai Hobit, merujuk pada karakter fiksi di karya populer. Menurut Prof. Teuko Jacob dari UGM penyebab Homo Floresiensis berukuran kecil karena penyakit, sekaligus juga menegaskan kalau penemuan ini bukan jenis baru, alias masih termasuk dari spesies Homo Sapiens. "Spesies baru manusia dari Flores itu sebenarnya manusia modern yang termasuk dalam spesies Homo sapiens dari ras Australomelanisid. Hanya saja menurutnya, fosil manusia Flores tampak istimewa karena menderita penyakit microchepali yang banyak diderita oleh masyarakat Flores," Tahun 2003 silam, para arkeolog yang mencari bukti migrasi manusia modern dari Asia ke Australia menemukan kerangka kecil cukup lengkap dari spesies manusia yang sudah lama punah di pulau Flores, Indonesia. Kerangka kecil tersebut kemudian disebut sebagai Homo floresiensis, atau yang kemudian disebut sebagai hobbit merujuk kepada makhluk kreasi J.R.R. Tolkien dalam kisah fiksi The Lord of the Rings dan adaptasi filmnya yang populer. Spesies ini awalnya dianggap berumur 12.000 tahun. Namun setelah analisis lebih lanjut, ternyata umur kerangka tersebut sekitar 50.000 tahun. Tapi seorang pensiunan profesor antropologi di University of Alberta mengatakan bahwa bukti kelangsungan hidup spesies itu telah terabaikan, dan manusia flores mungkin masih hidup sampai sekarang. Dalam sebuah opini untuk The Scientist yang mempromosikan bukunya berjudul Between Ape and Human, Gregory Forth berpendapat bahwa ahli paleontologi dan ilmuwan lain telah mengabaikan pengetahuan pribumi dan kisah tentang "manusia kera" yang hidup di hutan Flores. Nah buat kalian yang tertarik dengan konten ini, langsung aja tonton videonya sampai habis ya. Enjoy-

Mengapa Predator Mengabaikan Manusia Purba yang Sedang Tidur?
▶︎

Mengapa Predator Mengabaikan Manusia Purba yang Sedang Tidur?

Mengapa Amerika Pernah Takut pada Belanda??
▶︎

Mengapa Amerika Pernah Takut pada Belanda??

Di Indonesia LARIS MANIS, Padahal 11 Makanan Ini ILEGAL di Negara Lain!
▶︎

Di Indonesia LARIS MANIS, Padahal 11 Makanan Ini ILEGAL di Negara Lain!

TEDDY TERLALU KUAT, MAHASISWA GAK AKAN BERHENTI BERGERAK ⁉️ - Connie Rahakundini (Blak-Blakan #161)
▶︎

TEDDY TERLALU KUAT, MAHASISWA GAK AKAN BERHENTI BERGERAK ⁉️ - Connie Rahakundini (Blak-Blakan #161)

Menuju INDONESIA (C)EMAS Menyambut GENERASI LC
▶︎

Menuju INDONESIA (C)EMAS Menyambut GENERASI LC

Kenapa Nyamuk Diciptakan? Terungkap Rahasia Sains & Teknologi Canggih di Baliknya!
▶︎

Kenapa Nyamuk Diciptakan? Terungkap Rahasia Sains & Teknologi Canggih di Baliknya!

Misteri Bangsa Nisnas, Penghuni Bumi Sebelum Nabi Adam
▶︎

Misteri Bangsa Nisnas, Penghuni Bumi Sebelum Nabi Adam

When Wild Animals Get Way Too Close 😱
▶︎

When Wild Animals Get Way Too Close 😱

Penemuan Aneh dan Misterius di Afrika Yang Membuat Ilmuwan Terkejut. Peradaban Ribuan Tahun Lalu
▶︎

Penemuan Aneh dan Misterius di Afrika Yang Membuat Ilmuwan Terkejut. Peradaban Ribuan Tahun Lalu

China's Nature Hits Different! 15 Most Dangerous Mountains No One in the World Dares to Touch
▶︎

China's Nature Hits Different! 15 Most Dangerous Mountains No One in the World Dares to Touch

Kenapa Kerajaan yang Berkuasa 700 Tahun Ini Hampir Tak Berbekas?
▶︎

Kenapa Kerajaan yang Berkuasa 700 Tahun Ini Hampir Tak Berbekas?

20 Times When Animals Reunited With Owners After Years Make You Cry in a Special Way 2025 #23
▶︎

20 Times When Animals Reunited With Owners After Years Make You Cry in a Special Way 2025 #23

Nothing about the honey badger is normal... and here is why
▶︎

Nothing about the honey badger is normal... and here is why

INKA Indonesia Kini Bersaing dengan Siemens dan Alstom — Dan Menang Kontrak
▶︎

INKA Indonesia Kini Bersaing dengan Siemens dan Alstom — Dan Menang Kontrak

Why Is Going into the Ocean Safer Than Being on Land?
▶︎

Why Is Going into the Ocean Safer Than Being on Land?

Hidden Traces of History: The Archipelago of the Era of Prophet Muhammad SAW
▶︎

Hidden Traces of History: The Archipelago of the Era of Prophet Muhammad SAW

Ancient Structures That Look Like Future Architecture
▶︎

Ancient Structures That Look Like Future Architecture

Kenapa Predator Tidak Memakan Manusia yang Tidur? #predator #manusiapurba #arkeologi #prasejarah
▶︎

Kenapa Predator Tidak Memakan Manusia yang Tidur? #predator #manusiapurba #arkeologi #prasejarah

Stonehenge Was Reanalyzed by AI — And the Findings Are Hard to Explain
▶︎

Stonehenge Was Reanalyzed by AI — And the Findings Are Hard to Explain

Impossible World Under the Sands of the Sahara
▶︎

Impossible World Under the Sands of the Sahara