Menjinakkan 'Binatang Liar' atau Menguliti Jargon Kemitraan?
Pernah dengar istilah "berburu di kebun binatang"? Buat kamu yang sering berkecimpung di dunia usaha atau intens mengamati isu perpajakan, metafora ini pasti sudah tidak asing lagi. Istilah ini sering banget dipakai kritikus untuk menyindir otoritas pajak yang dinilai cuma mau cari aman—alias cuma memeriksa dan mengejar Wajib Pajak (WP) yang itu-itu saja, yang datanya sudah jelas terdaftar di sistem. Nah, alih-alih meredam kritik tersebut dengan bahasa humas yang normatif, tanggapan yang sangat blak-blakan justru datang dari Direktur Jenderal Pajak (DJP), Bimo Wijayanto. Biar kita tidak disangka menyebarkan tren obrolan tanpa dasar alias hoax, mari kita bedah kronologinya. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh beliau dalam sebuah webinar yang diselenggarakan oleh FIA UI secara daring pada hari Jumat, 29 Mei 2026, yang kemudian naik sebagai pemberitaan nasional di media Bisnis.com, Jakarta. Baca artikel lengkap disini: https://hlpconsultant.org/menjinakkan...

The World's Most Important Machine

Once Upon a Time in the West Best Scenes 🌀 4K

When Animals Surprise Photographers in the Sweetest Way! 😍

KRI Opentable Podcast Ep. 8: Kedaulatan Tenaga Negara - Bagaimana Malaysia Menjamin Masa Depannya?

Ancient Human Species We Once Co-Existed With

Teman Sefrekuensi Dokter Tirta

Distorsi CRM: Saat Pemetaan Risiko Berubah Menjadi Alat Surveilans Data

Panduan Integrasi Kuasa Perpajakan: PMK 175/2022, PMK 44/2026, & PER-7/PJ/2025 di Portal Coretax

Jangan Kaget! Ditjen Pajak Kini Tahu Omzet Riil Jualan Online Kamu Lewat Jalur Ini

Something is jamming GPS over Europe. Here's what we found

Die Welt ohne Stechmücken: Das wären die Folgen | Quarks Dimension Ralph

“You’ll Never Be Like Us.” Until 500KG Happened 🔥

MAHFUD MD PERNAH INGATKAN PRABOWO “PERANG DINGIN” KEJAKSAAN VS POLRI

Menakar "Gajah di Dalam Ruangan": Risiko Suksesi Politik dan Rapuhnya Tameng Hukum Danantara

Will Ukraine Retake Crimea? | Markus Reisner

Mengintip Slip Gaji, Kok Iuran Pensiun Malah Mengurangi Pajak?

Prajogo Pangestu Dari Orang Terkaya Jadi Rugi Ribuan Triliun?

Berhitung Ongkos "Tameng Pajak": Menakar Kerugian Yield Patriot Bond vs Sanksi Coretax

