Pak Ud

KELAHIRAN KH. Muhammad Yusuf Hasyim atau yang kerap dipanggil dengan Pak Ud lahir pada 3 Agustus 1929, di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang. Beliau merupakan anak terakhir dari sepuluh bersaudara, dari pasangan Hadratussyekh KH. Hasyim Asy’ari dan Nyai Nafiqoh. Saudara-saudara beliau diantaranya, Hannah, Khairiyah, Aisyah, Azzah, Abdul Wahid, Abdul Hakim (Abdul Khaliq), Abdul Karim, Ubaidillah, Mashurroh, dan Muhammad Yusuf. Ketika Nyai Nafiqoh meninggal dunia di tahun 1941, ayahnya KH. Hasyim Asy’arimenikah lagi dengan ibu Masruroh yang kemudian dikaruniai empat orang anak diantaranya, Abdul Kadir Hasyim, Fatimah Hasyim, Chotijah Hasyim dan Yakub Hasyim Abdul Kadir meninggal semasa bayi. Usia Yusuf Hasyim dengan kakak kandungnya terpaut jauh. Seperti contoh kakak termuda Yusuf Hasyim,Abdul Karim Hasyim lebih tua sepuluh tahun darinya. BERGABUNG DI LASKAR HIZBULLAH Secara ideologis, sejak dulu umat Islam di Indonesia sangat anti Barat, sehingga dimanfaatkan oleh pemerintah Jepang untuk melawan Sekutu. Awalnya pemerintah Jepang mengizinkan pendirian Kantor Urusan Agama (KUA) untuk menangani urusan pernikahan, talak, rujuk, dan ibadah haji, dengan tujuan untuk mengambil hati umat Islam. Selain itu, penjajah Jepang juga menyetujui berdirinya Masyumi (Majelis Syuro Muslimin Indonesia) bulan Oktober 1943. Dan ketika ancaman Sekutu kian meningkat, Jepang menyetujui usulan para tokoh Islam untuk membentuk Laskar Hizbullah bulan Desember 1944. Setahun sebelumnya, terbentuk pula PETA (Pembela Tanah Air). Sebagai tokoh Islam yang sangat berpengaruh, KH. Hasyim Asy’ari mendukung penuh berdirinya PETA dan Hizbullah, bahkan merestui dua orang puteranya bergabung di dalamnya. Abdul Kholik Hasyim bergabung ke PETA dan ikut latihan menjadi daidanco (Komandan Batalyon), sedangkan Pak Ud yang saat itu masih berumur 16 tahun, masuk Hizbullah sekitar awal tahun 1945. Setelah Amerika Serikat menjatuhkan Bom Atom di Hiroshima dan Nagasaki (tanggal 14 dan 15 Agustus 1945), lalu disusul dengan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945, di berbagai wilayah banyak organisasi-organisasi massa yang membentuk laskar-laskar bersenjata. Salah satunya adalah Laskar Hizbullah. Yang menggunakan nama Laskar Hizbullah cukup banyak. Masyumi, yang saat itu merupakan salah satu partai besar, mempunyai laskar yang juga bernama Hizbullah. Hadratussyekh KH. Hasyim Asy’ari juga membentuk Laskar Hizbullah, yang kemudian dikenal sebagai Laskar Hizbullah Cibarusa, karena perkembangannya berada di wilayah Cibarusa, Cimahi, Jawa Barat. Sementara Pak Ud, walaupun dalam usia yang masih sangat muda, bergabung dengan Laskar Hizbullah Jombang. Ketika resolusi jihad lahir, disusul dengan meletusnya Peristiwa 10 Nopember 1945 di Surabaya, Pak Ud terpilih menjadi komandan Kompi Laskar Hizbullah Jombang. Setelah berhasil menaklukkan kota Surabaya, pasukan Belanda bergerak ke arah Jombang dan berhasil memporak-porandakan kota santri itu. Pasukan yang dipimpin Kolonel Van Der Plass tersebut lalu bergerak ke arah selatan menuju Tebuireng. Pesantren Tebuireng yang saat itu dipimpin Kiai Wahid Hasyim, dituding sebagai tempat persembunyian Tentara Republik sehingga diserang sampai luluh lantak. WAFAT Setelah 41 tahun mengasuh Pondok Pesantren Tebuireng akhirnya pada 13 April 2006 KH. Yusuf Hasyim menyerahkan jabatan kepemimpinan pondok pesantren kepada Ir. Salahuddin Wahid atau Gus Sholah. Pada waktu itu usia KH. Yusuf Hasyim sudah mencapai 77 tahun. KH. Yusuf Hasyim menjadi Kiai tertua dalam memimpin pondok pesantren se-kabupaten Jombang jika dibandingkan dengan KH. Sholeh Tambakberas Jombang (72 tahun), KH. Asad Umar pengasuh Pesantren Darul Ulum Peterongan Jombang (73 tahun) dan menjadi pengasuh terlama di Pondok Pesantren Tebuireng. Setelah penyerahan jabatan kepemimpinan KH. Yusuf Hasyim pindah ke kediamannya sendiri yakni dari ndalem kesepuhan atau yang dulu ditempati sebagai rumah KH. Hasyim Asyari ke rumah Cukir tepatnya di selatan Tebuireng. Pada akhir tahun 2006 kesehatan KH. Yusuf Hasyim sudah menurun, hingga pada 30 Desember 2006 KH. Yusuf Hasyim jatuh dari kamar mandi kemudian dirujuk ke RSUD Jombang dan dirawat selama tiga hari. Kesehatan yang semakin menurun membuat KH. Yusuf Hasyim di rujuk ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Kemudian pada 11 Januari 2007 KH. Yusuf Hasyim menjalani operasi kecil untuk mengeluarkan lendir dari tenggorokan yang terluka akibat terlalu sering muntah. Namun ternyata virus yang di lendir sudah menjalar sampai ke paru-paru. 14 Januari 2007 KH. Yusuf Hasyim meninggal dunia di rawat inap Graha Amerta DR. Soetomo Surabaya. Pemakaman dilakukan pada tanggal 15 Januari 2007 di Pondok Pesantren Tebuireng.

Gus Baha - Ngaji Bareng Dipesantren Tebuireng ( mengenang Prestasi Presiden IV Gus Dur)
▶︎

Gus Baha - Ngaji Bareng Dipesantren Tebuireng ( mengenang Prestasi Presiden IV Gus Dur)

GUS BAHA: NIGHT VIGIL IN THE MONTH OF SYURO #SYURO
▶︎

GUS BAHA: NIGHT VIGIL IN THE MONTH OF SYURO #SYURO

GUS BAHA : TIRAKAT QIYAMUL LAIL MALAM 10 SYURO #10 SYURO
▶︎

GUS BAHA : TIRAKAT QIYAMUL LAIL MALAM 10 SYURO #10 SYURO

Only Pakistani Mechanics Can Repair This Giant Caterpillar Loader Tire
▶︎

Only Pakistani Mechanics Can Repair This Giant Caterpillar Loader Tire

Kembali ke Sejarah NU di Tengah Riuhnya Munas Ploso | Iip Yahya
▶︎

Kembali ke Sejarah NU di Tengah Riuhnya Munas Ploso | Iip Yahya

Allah itu Nama Bukan Tuhan || kajian Tauhid tasawuf ma'rifat _ KH Muhammad Rusfi
▶︎

Allah itu Nama Bukan Tuhan || kajian Tauhid tasawuf ma'rifat _ KH Muhammad Rusfi

Iran's Unique Market 🇮🇷 This Is What Real Life Looks Like!!
▶︎

Iran's Unique Market 🇮🇷 This Is What Real Life Looks Like!!

SATU INDONESIA TERSENTAK ! PIDATO KDM SOAL PEJABAT YANG TAK PRODUKTIF  PEJABAT GILA JABATAN TERKEJUT
▶︎

SATU INDONESIA TERSENTAK ! PIDATO KDM SOAL PEJABAT YANG TAK PRODUKTIF PEJABAT GILA JABATAN TERKEJUT

Thunders departing RAF Fairford, 21st July 2025.
▶︎

Thunders departing RAF Fairford, 21st July 2025.

Kolumbien  – DR Kongo Highlights | Gruppe K, FIFA WM 2026 | sportstudio
▶︎

Kolumbien  – DR Kongo Highlights | Gruppe K, FIFA WM 2026 | sportstudio

🔥 Jeffrey Sachs: Netanyahu Never Saw This Coming — Israel Faces a Dangerous New Reality
▶︎

🔥 Jeffrey Sachs: Netanyahu Never Saw This Coming — Israel Faces a Dangerous New Reality

🔴Rekaman Video Detik-detik Sidang Munas-Konbes NU 2026 Memanas, Ribut saat Tentukan Lokasi Muktamar
▶︎

🔴Rekaman Video Detik-detik Sidang Munas-Konbes NU 2026 Memanas, Ribut saat Tentukan Lokasi Muktamar

Dangerous Pakistani Factory Works FORGING the World’s Largest Industrial Gear | Full Process
▶︎

Dangerous Pakistani Factory Works FORGING the World’s Largest Industrial Gear | Full Process

I Went Back to Afghanistan in 2026... The Change Shocked Me 🇦🇫
▶︎

I Went Back to Afghanistan in 2026... The Change Shocked Me 🇦🇫

Acara 1 Muharram Terlaknat Mengundang Murka Allah
▶︎

Acara 1 Muharram Terlaknat Mengundang Murka Allah

Portugal  – Usbekistan Highlights | Gruppe K, FIFA WM 2026 | sportstudio
▶︎

Portugal  – Usbekistan Highlights | Gruppe K, FIFA WM 2026 | sportstudio

People Who Messed With The Royal Guard and Regretted It!
▶︎

People Who Messed With The Royal Guard and Regretted It!

Nelson's Battles in 3D: Trafalgar
▶︎

Nelson's Battles in 3D: Trafalgar

Northern Pakistan: Asia’s Hidden Adventure Paradise | 4K Travel Documentary
▶︎

Northern Pakistan: Asia’s Hidden Adventure Paradise | 4K Travel Documentary

meine ENTSCHULDIGUNG an APORED 18
▶︎

meine ENTSCHULDIGUNG an APORED 18