BROERY PESULIMA & Jack Lesmana Combo — Full Album ‘MANISKU’ (1976)

Simon Dominggus Pesulima, yang dikenal dengan nama Broery Marantika (25 Juni 1942 – 7 April 2000) adalah penyanyi legendaris dan komponis dari Indonesia. Nama aslinya adalah Simon Dominggus Pesulima, selama kariernya ia juga menggunakan nama Broery Marantika yang diambil dari nama keluarga ibunya. Ia dibesarkan oleh keluarga pamannya dari pihak ibunya, Pdt. Simon Marantika.[1] Ayahnya bernama Gijsberth Pesulima sedangkan ibunya bernama Wilmintje Marantika. Broery memiliki tiga saudara yaitu Henky, Freejohn dan Hemi. Hemi Pesulima juga dikenal sebagai seorang penyanyi. Salah satu lagunya yang terkenal antara lain adalah Angin Malam pada tahun 1962 dan Mawar Berduri pada tahun 1964. Ia mengalami stroke pada tahun 2000, setelah itu ia sering kali masuk keluar rumah sakit. Broery meninggalkan seorang istri dan dua orang anak. Broery menikah pertama kali di Singapura dengan penyanyi setempat yang namanya tersohor di seluruh Asia, Anita Sarawak. Dalam pernikahan itu, Broery menggunakan nama Broery Ridwan Abdullah. Setelah bercerai, ia kembali menggunakan nama aslinya, kembali dari keyakinan Kristen dan menikah Wanda Irene Latuperissa pada tahun 1989. Mereka memiliki dua anak Indonesia Putra Pesulima (lahir 23 Juli 1990) dan Nabila Methaya Pesulima (lahir 1991). Broery juga memiliki seorang putra yang lahir 17 November 1971, bernama Trian Kayhatu Pesulima yang berasal dari hubungan di luar nikah dengan pacarnya pada waktu itu, Astrid Kayhatu. MANISKU adalah album dari penyanyi BROERY PESULIMA (MARANTIKA), dibantu oleh grup Jack Lesmana Combo yang dirilis pada tahun 1976 di bawah label Hidayat yang banyak merilis album genre musik jazz. Album Manisku ditempatkan pada peringkat ke-76 dalam daftar "150 Album Indonesia Terbaik" versi majalah Rolling Stone Indonesia yang diterbitkan pada edisi #32 bulan Desember 2007. Daftar lagu Sisi A No. Judul Pencipta Durasi 1. "Manisku" Broery Pesulima 2:47 2. "Disisiku" Broery Pesulima 2:15 3. "Terpikat" Broery Pesulima 3:24 4. "Hela" (vokal bersama Helmy Pesulima) Broery Pesulima 3:42 5. "Sansaro" Asbon 4:17 6. "Empat Hati" Broery Pesulima, Jack Lesmana, Wimpy Tanasale, Karim 4:32 Durasi total: 20:57 Sisi B No. Judul Pencipta Durasi 7. "Mande-Mande" (tradisional) 3:04 8. "Gepe-Gepe" Melky Goeslaw 3:10 9. "Pesanku" - 3:15 10. "Laguku" Broery Pesulima 3:05 11. "Kau dan Aku" Nien Lesmana 2:30 12. "Mimpi Sedih" A. Riyanto 4:17 Durasi total: 19:21 Personel Broery Pesulima – vokal, bass, penyintesis, piano Jack Lesmana – pengaransemen, bass, gitar, teknisi perekaman, pengawas Didi Chia – piano Nick Mamahit – piano Abadi Soesman – penyintesis Trisno – saksofon Benny Likumahuwa – bass, saksofon, seruling, trombon Ule Patiselano – gitar Ferry Berhitu – gitar Perry Patiselano – bass Wimpy Tanasale – bass Karim – bongo, drum Ucu – drum Personel tambahan Bill Firmansjah – pengawas Selamat bernostalgia dan salam musik Indonesia 🎼🎹🎸🇮🇩🤟#manusiakamar #musikindonesia #kaset #kasetpita #rilisanfisik #albumfisik #albumlawas #lagunostalgiaindonesia #lagunostalgia #lagupopuler #lagupop #musik90an #generasi90an #musikindo #nostalgia #musik #laguhits #tembangkenanganterpopuler #tembangkenanganindonesia #albummusik #tembangkenanganterbaik #musikindonesia #indralesmana #jazz #jazzmusik #musikjazz #fusion #broerypesulima #broerymarantika