Kesenjagan Skill : Mengapa Fresh Graduate Sulit Mendapat Kerja ? I UAS Wawasan Pendidikan

Setiap tahunnya mahasiswa yang masuk perguruan semakin meningkat di tambah dengan setiap perguruan tinggi menambah penerimaan kuota mahasiswa baru menurut PDDikti tahun 2023/2024 mahasiswa yang terdaftar sebanyak 9,967 jt dan 1,79 jt lulus dari perguruan tinggi Fresh graduate diharapkan langsung mendapatkan pekerjaan, tetapi menurut BPS tercatat tingkat pengangguran terbuka (TPT) untuk lulusan universitas pada Agustus 2023 mencapai 5,71%, tertinggi di antara jenjang pendidikan lainnya. Terlebih lagi, kelompok usia 15–24 tahun memiliki TPT sebesar 4,91% pada November 2024 (BPS, 2024). Data ini menegaskan bahwa transisi dari dunia pendidikan ke dunia kerja merupakan//- fase yang penuh tantangan, terutama bagi lulusan baru. Sistem pekerjaan di era sekarang menuntut fresh graduate harus memiliki skill yang baik dan relevan untuk industri. Skill bagi fresh graduate sangatlah penting hard skill maupun soft skill. Kesenjangan skill sering terjadi antara fresh graduate, ini terlihat dari individu sendiri dan dari mana lulusan perguruan tinggi. Terkadang lulusan dari perguruan tinggi yang lebih TOP dan lebih baik mempunyai skill yang relevan atau bahkan melampau yang dibutuhkan oleh industri pekerjaan. Dengan adanya kesenjangan skill antara fresh graduate, perlu adanya peningkatan untuk menambah skill. Bootcamp, tempat yang bukan hanya mendapat sertifikat tetapi, pelatihan untuk menambahkan skill yang relevan bagi industri